Selasa, 27 Oktober 2026

GERAK DAN GAYA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal        : Selasa, 27 Oktober 2026

Fase/Kelas           : D/VII A - VII E

Materi                  : GERAK DAN GAYA

Pertemuan           : Ke 1

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi gerak, percepatan, perpindahan, gerak relatif dan gaya serta hukum newton dalam teknologi dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

 

Tujuan Pembelajaran:

Siswa mampu mendefinisikan gerak dan gaya benda, mengetahui besaran pokok dan turunan, mengetahui rumus-rumus pada gerak, dan memahami Hukum Newton

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita bagaimana kita berjalan ke sekolah yang berkaitan dengan materigerak dan gaya

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi gerak dan gaya serta bagaimana terjadinya perpindahan benda yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan  gerak dan gaya benda, mengetahui besaran pokok dan turunan, mengetahui rumus-rumus pada gerak, dan memahami Hukum Newton dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran :  

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Bumi yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang gerak dan gaya yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. Gerak dan gaya ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang gerak dan gaya dalam teknologi ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya 
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia." 

 

Gerak Benda

Gerak adalah perubahan jarak dan/atau posisi benda terhadap titik acuan yang pilih. Jarak tempuh adalah informasi tentang nilai lintasan yang dilalui gerak benda.

BAB 4 GERAK DAN GAYA BENDA

Perpindahan dan Jarak Tempuh Benda

Makhluk hidup bergerak dengan kemauan dirinya sendiri untuk mencari makanan. Lemari bergerak karena didorong oleh ayah. Gerak semua benda tersebut memerlukan informasi besarnya perpindahan yang diperlukan dari satu posisi ke posisi lainnya atau informasi tentang nilai lintasan yang dilalui gerak benda yang dikenal dengan jarak tempuh.

Perpindahan adalah seberapa jauh suatu benda berpindah dihitung dari titik awal acuan, tanpa memperhatikan bentuk lintasan, apakah berkelok-kelok atau lurus. Semuanya diukur dengan menarik garis lurus dari posisi awal hingga posisi akhir benda.

Dengan membandingkan jarak tempuh terhadap waktu,  akan mendapatkan nilai kelajuan sebuah benda ketika bergerak. 

Kelajuan dapat ditulis dalam persamaan berikut.

Keterangan:

v = Kelajuan, satuannya m/s

s = Jarak tempuh, satuannya meter (m)

t = waktu, satuannya adalah sekon atau detik (s)

 

Dalam gerak benda ada istilah gerak nyata dan gerak semu.


Gerak nyata yaitu ketika benda tersebut benar-benar bergerak. misalkan kita berjalan kaki ke sekolah, nah kita nya benar-benar bergerak dengan kaki kan?


Gerak semu adalah benda yang sebenarnya diam namun oleh pengamat teramati bahwa benda tersebut seolah-olah bergerak. Misalkan kita naik bus, terus melihat pohon pohon di jalan, pohon itu seakan bergerak berlari-larian padahal nyatanya tidak. Nah gerakan pohon itu yang disebut dengan
gerak semu

Untuk kelajuan rata-rata berlaku persamaan berikut.

 

 

Bagaimana Kita Menghitung Kecepatan Sebuah Benda?

Kecepatan rata-rata dapat dinyatakan oleh persamaan berikut.

 


Percepatan adalah besarnya pertambahan kecepatan tiap satuan waktu.

Percepatan dapat dituliskan dengan persamaan berikut.

 

Gaya

Gaya adalah sesuatu berupa dorongan atau tarikan yang dapat menyebabkan benda bergerak.Tidak hanya itu, gaya juga dapat menyebabkan perubahan arah, bentuk dan kecepatan sebuah benda.

Arah resultan untuk kasus gaya pada meja yang didorong tersebut total kedua gaya yang saling berlawanan.

Resultan kedua gaya adalah:

                R = F1 + (- F2)

Arah dan resultan kedua gaya adalah nol. Jika ada gaya-gaya yang segaris dan searah lebih dari satu, maka besar resultan gaya-gaya tersebut adalah jumlah semua gaya itu.

                R = F1 + F2 + F3 + ………. dan seterusnya

 

Macam-Macam Gaya

Ada berbagai maca gaya yang dapat langsung kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya seperti gaya otot, gaya pegas, gaya magnet, gaya mesin, gaya listrik, gaya gravitasi dan gaya gesekan.

Gaya gesek adalah gaya yang ditimbulkan oleh dua benda yang saling bergesekan dan arahnya berlawanan dengan arah gerak benda. Gaya gesek dapat dipengaruhi oleh kekasaran permukaan benda dan berat benda, tetapi tidak dipengaruhi luas permukaan benda.

Hukum I Newton 

bisa ditulis dengan persamaan ∑F = 0.

penerapan hukum newton I

Orang-orang terdorong ke depan ketika bus tiba-tiba berhenti (sumber: giphy.com)

Contoh penerapan Hukum I Newton, yaitu pada saat kita sedang naik bus yang bergerak dengan kecepatan tetap (konstan). Tubuh kita ada pada posisi duduk nyaman. Namun, ketika supir bus mengerem mendadak. Maka, otomatis tubuh kita pada saat itu akan terdorong ke depan.

Hukum II Newton

Bunyi Hukum II Newton dan Rumusnya

Hukum II Newton berkaitan dengan keadaan benda yang bergerak, di mana massa benda dan gaya yang diberikan pada benda tersebut diperhitungkan. Hukum ini juga menjelaskan bahwa ketika resultan gaya yang bekerja pada suatu benda nggak sama dengan nol, maka benda tersebut akan bergerak dengan suatu percepatan tertentu. Artinya, benda yang bergerak ini memiliki percepatan, ya.

Secara matematis, rumus Hukum II Newton dapat ditulis dengan persamaan berikut ini:

Rumus/Persamaan Hukum II Newton

 Dari bunyi Hukum II Newton dan persamaan di atas, kita tahu bahwa percepatan berbanding lurus dengan gaya yang bekerja pada benda dan berbanding terbalik dengan massa bendanya. Artinya, semakin besar gaya yang diberikan pada suatu benda, maka percepatan benda juga semakin besar. Sebaliknya, semakin besar massa benda, maka percepatan benda justru semakin kecil.

Contoh dari Hukum II Newton ini, misalnya kamu punya sebuah mobil mainan. Lalu, kamu menarik mobil mainan itu. Maka mobil tersebut akan mulai bergerak. Semakin kuat kamu menariknya, akan semakin cepat mobil itu bergerak. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa semakin besar gaya yang diberikan pada benda, maka percepatan benda juga semakin besar.

Tapi, ketika di atas mobil mainan itu kamu kasih beban. Kira-kira apa yang terjadi? Pasti kamu merasa lebih berat kan saat menarik mobil mainannya dan gerakannya juga lebih lambat. hal ini sesuai dengan pernyataan semakin besar massa benda, maka percepatan benda semakin kecil. 

penerapan hukum newton II

Truk yang membawa beban dengan massa yang lebih besar akan semakin kecil percepatannya. (sumber: giphy.com)


Hukum III Newton

Bunyi Hukum III Newton dan Rumusnya

Hukum III Newton ini berkaitan dengan gaya aksi dan reaksi. Maksudnya adalah setiap benda yang kita berikan gaya aksi, maka benda tersebut akan kembali memberikan gaya reaksi yang sama besar terhadap kita. Tapi inget ya, arahnya berlawanan. Jadi, Hukum III Newton dapat ditulis dengan persamaan Faksi = -Freaksi.

contoh hukum 3 newton

Saat mendayung, gerakan tangan ke belakang, tapi perahu akan bergerak ke depan. (sumber: giphy.com)

Contoh dari Hukum III Newton ini adalah pada saat kamu mendayung perahu. Coba perhatikan deh. Sewaktu kamu menggerakkan dayung ke arah belakang, perahu yang kamu kendarai akan bergerak ke depan. Hal ini terjadi karena ada gaya aksi yang kita berikan melalui dayung (kita mendayung adalah gaya aksi), sehingga perahu akan memberikan gaya reaksi yang sama besar tetapi arahnya berlawanan, yaitu dengan bergerak ke depan.

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan gerak

2. Jelaskan tentang gaya

3. Tuliskan bunyi hukum newton 1, newton 2, dan newton 3

4. Tuliskan contoh-contoh dari hukum newton 1,2 dan 3


Kesimpulan materi:

- Gerak adalah perubahan jarak dan/atau posisi benda terhadap titik acuan yang pilih. Jarak tempuh adalah informasi tentang nilai lintasan yang dilalui gerak benda.

- Gaya adalah sesuatu berupa dorongan atau tarikan yang dapat menyebabkan benda bergerak.Tidak hanya itu, gaya juga dapat menyebabkan perubahan arah, bentuk dan kecepatan sebuah benda.

- Contoh penerapan Hukum I Newton, yaitu pada saat kita sedang naik bus yang bergerak dengan kecepatan tetap (konstan). Tubuh kita ada pada posisi duduk nyaman. Namun, ketika supir bus mengerem mendadak. Maka, otomatis tubuh kita pada saat itu akan terdorong ke depan.


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar