Senin, 03 Agustus 2026

BESARAN DAN SATUAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                   : VII A - VII E

Materi                 : Besaran dan Satuan

 

Tujuan Pembelajaran:

peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup, sifat dan karakteristik zat, sistem

organisasi kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya,  serta menunjukkan adab

bersyukur atas nikmat keteraturan alam semesta ciptaan Allah SWT dengan benar.

 

Materi Pembelajaran :

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

 

Besaran terbagi menjadi dua jenis, yakni besaran pokok dan besaran turunan.

 

Apa itu Besaran Pokok?

Pertama, kita akan membahas tentang pengertian besaran pokok. Besaran pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak dapat disusun dari besaran lainnya. Satuan dari besaran pokok sudah ditetapkan lebih dulu.

 

Macam-Macam Besaran Pokok

Apa saja yang termasuk besaran pokok? Ada 7 besaran pokok yang perlu kamu tahu.    (Jumlah zat, Intensitas cahaya, Waktu, Arus listrik, Suhu, Massa, dan Panjang). Kamu bisa lihat daftar besaran pokok beserta lambang dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel lambang besaran pokok dan satuannya

 Apa itu Besaran Turunan?

Besaran turunan adalah besaran yang bisa dinyatakan oleh beberapa besaran pokok, karena besaran turunan ini disusun dari beberapa besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disusun dari satuan besaran-besaran pokoknya.

 

Macam-Macam Besaran Turunan

Apa saja yang termasuk besaran turunan? Ada 9 besaran turunan yang perlu kamu tahu. Kamu bisa lihat daftar besaran turunan beserta rumus dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel rumus besaran turunan dan satuannya

 

Bisa kamu lihat pada tabel, besaran turunan itu disusun dari beberapa besaran pokok dan satuannya pun juga disusun dari satuan besaran pokoknya.

Contohnya misalnya massa jenis. Bisa kamu lihat pada tabel, massa jenis memiliki rumus massa dibagi dengan volume. Nah, massa sendiri merupakan besaran pokok dengan satuan kilogram (kg).

Sedangkan volume merupakan besaran turunan yang disusun dari besaran pokok panjang yang dipangkatkan tiga (panjang x lebar x tinggi) sehingga satuannya adalah meter pangkat tiga atau meter kubik (m3).

 

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

supaya kamu lebih mudah memahami perbedaan antara besaran pokok dengan besaran turunan, simak rangkuman tabel di bawah ini, yuk!

Aspek Besaran Pokok Besaran Turunan
Pengertian Besaran fisika yang ditetapkan secara langsung, atau tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran fisika yang diperoleh dari turunan atau gabungan besaran pokok.
Satuan

 

Satuan baku yang ditetapkan secara khusus. Contohnya, meter, sekon, kilogram, dan sebagainya.

Diperoleh dari kombinasi satuan besaran pokok. Contohnya, m/s, m2, cm3, dan sebagainya.

 

Contoh

 

 

Ada 7, yaitu: Panjang (meter), Massa (kilogram), Waktu (sekon), Suhu (kelvin), Kuat Arus (ampere), Jumlah Zat (mol), Intensitas Cahaya (candela). Ada 9, yaitu: Luas (m²), Volume (m³), Kecepatan (m/s), Percepatan (m/s²), Gaya (Newton), Tekanan (Pascal).

 

Cara Melakukan Pengukuran

Besaran pokok dan besaran turunan digunakan dalam kegiatan pengukuran. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran yang diukur menggunakan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengukuran, antara lain:

1. Melakukan kalibrasi

Kalibrasi adalah proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkan dengan standar atau tolak ukur. Kalibrasi dilakukan agar kegiatan pengukuran bisa mendapatkan hasil yang akurat atau mendekati nilai sebenarnya.

2. Memposisikan mata dengan tepat

Posisi mata saat melakukan pengukuran harus tepat tegak lurus dengan skala yang dibaca. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan baca yang menyebabkan hasil ukur jadi tidak sesuai dengan kenyataannya.

3. Mengetahui ketelitian alat ukur

Ketelitian alat ukur dinyatakan dengan Nilai Skala Terkecil (NST). NST alat ukur bisa dilihat dari jarak antara dua garis berdekatan pada alat ukur. Semakin kecil NST, berarti alat ukur tersebut semakin teliti.

4. Menggunakan alat ukur yang sesuai

 kita harus melakukan pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. 


Assesment

Untuk memperkuat pemahaman materi kalian silahkan kalian kerjakan soal dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan besaran pokok

2. Sebutkan macam-macam besaran pokok

3. sebutkam macam-macam besaran turunan

4. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pengukuran


Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

SPESIALISASI SEL

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                   : VIII A - VIII B

Materi                 : Spesialisasi Sel

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat  mendeskripsikan bagian-bagian atau organel pada sel hewan dan tumbuhan dan dapat membedakan organel-organel tersebut, dan mengenal mikroskop dan bagian-bagiannya, serta memahami spesialisasi sel makhluk hidup

 

Materi Pembelajaran :

Spesialisasi sel adalah proses di mana sel-sel berkembang dan berubah bentuk serta fungsi untuk melakukan tugas tertentu di dalam tubuh makhluk hidup.

Wety Yuningsih: Materi Spesialisasi Sel Kelas 8 Fase D                                                                     

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Spesialisasi Sel pada Hewan dan Manusia

Jenis Sel

Ciri Khas

Fungsi Utama

Sel darah merah

Bentuk cakram, tanpa inti

Mengangkut oksigen

Sel otot

Panjang, lentur, mengandung banyak mitokondria

Kontraksi untuk menggerakkan tubuh

Sel saraf (neuron)

Memiliki akson & dendrit panjang

Mengirimkan impuls listrik

Sel telur

Bulat, besar, mengandung cadangan makanan

Reproduksi (betina)

Sel sperma

Kecil, berekor

Membuahi sel telur (jantan)

Sel epitel

Rapat, pipih

Pelindung permukaan tubuh

 

Contoh Spesialisasi Sel pada Tumbuhan

Jenis Sel Tumbuhan

Ciri Khas

Fungsi

Sel xilem

Dinding sel tebal, mati, seperti pipa

Mengangkut air dan mineral

Sel floem

Hidup, berdampingan dengan sel pengiring

Mengangkut hasil fotosintesis (makanan)

Sel stomata

Berpasangan, seperti celah di daun

Mengatur keluar-masuk gas dan uap air

Sel palisade

Mengandung banyak kloroplas

Tempat utama fotosintesis

Sel rambut akar

Memiliki tonjolan panjang

Menyerap air dan mineral dari tanah

 

Spesialisasi pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan - Daring Nur Hidayah Press 


Spesialisasi pada Sel Tumbuhan

1. Sel Epidermis

Sel epidermis adalah sel yang membentuk lapisan pelindung terluar pada bagian luar tumbuhan.

Mereka memiliki dinding sel yang kuat dan membantu melindungi tumbuhan dari kehilangan air dan serangan patogen.

Sel-sel epidermis juga dapat memiliki rambut-rambut kecil yang disebut trikomata.

Bagian ini membantu mengurangi penguapan air dan melindungi dari serangga.

2. Sel Parenkim

Sel parenkim adalah sel yang paling umum ditemukan dalam jaringan tumbuhan.

Mereka memiliki bentuk yang beragam dan berperan dalam banyak fungsi penting.

Sel-sel parenkim dapat terlibat dalam fotosintesis, menyimpan cadangan makanan, dan melakukan respirasi seluler.

3. Sel Kolenkim

Sel kolenkim adalah sel tumbuhan yang memiliki dinding sel yang tebal dan fleksibel.

Mereka membantu memberikan dukungan mekanis pada tumbuhan, terutama pada daun, batang muda, dan daun muda.

Sel-sel kolenkim memiliki dinding yang elastis sehingga memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh secara normal.

4. Sel Sklerenkim

Sel sklerenkim memiliki dinding sel yang lebih keras dan kaku dibandingkan dengan sel kolenkim.

Mereka terdapat di jaringan yang sudah matang, seperti kulit kayu dan serat pada buah.

Berapa spesialisasi sel.

Sel adalah satuan unit struktural dan fungsional terkecil makhluk hidup yang merupakan dasar penyusun bagian-bagian tubuh. Sel merupakan komponen yang paling sederhana dalam sistem organisasi kehidupan.

sistem organisasi kehidupan

 

Sel pertama kali diobservasi dan diidentifikasi oleh fisikawan Inggris bernama Robert Hook pada tahun 1665. Kemudian, dua ilmuwan Jerman – Schwann dan Schleiden mengemukakan prinsip dasar baru sel pada tahun 1893. Teori mengenai sel terdiri dari 3 prinsip berikut:

  1. Semua makhluk hidup tersusun dari satu sel atau lebih.
  2. Sel adalah unit dasar dari struktur dan fungsi pada makhluk hidup.
  3. Sel-sel lainnya berasal dari proses penggandaan (replikasi) sel yang telah ada sebelumnya. 

Sel merupakan unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup dan merupakan tempat terselenggaranya fungsi kehidupan

jaringan adalah tingkat organisasi kehidupan di antara sel dan organ. Jaringan merupakan kumpulan sel yang serupa beserta matriks ekstraselulernya yang bersama-sama menjalankan fungsi tertentu. Di tingkat selanjutnya, sejumlah jaringan yang berbeda dapat bekerja sama untuk membentuk organ.

 Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki satu fungsi atau lebih. Berdasarkan letaknya, organ tubuh terbagi menjadi organ dalam dan organ luar. Organ dalam tubuh ini terdiri dari jantung, ginjal, lambung, dan usus, sedangkan contoh organ luar tubuh adalah hidung dan kulit.

Sistem organ adalah kelompok organ yang bekerja sama membentuk suatu fungsi yang berkesinambungan. Sistem organ pada tubuh hewan dan manusia dibedakan menjadi sepuluh sistem, yaitu pencernaan, pernapasan, peredaran darah, ekskresi, rangka, saraf, otot, kelenjar, integument, dan reproduksi

Organisme adalah makhluk hidup apa pun yang berfungsi sebagai individu .

Tingkat Organisasi Kehidupan dari yang Terkecil hingga Terbesar 

 

 Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan spesialisasi sel

2. Sebutkan spesialisasi sel pada sel tumbuhan

3. Sebutkan urutan yang benar tentang organisasi kehidupan

4. Sebutkan contoh-contoh spesialisasi sel tumbuhan dan hewan


Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

 

 

 

 

Jumat, 31 Juli 2026

SEL DAN MIKROSKOP

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Jum'at, 31 Juli 2026

Kelas                   : VIII A - VIII B

Materi                 :  Sel dan Mikroskop

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat  mendeskripsikan bagian-bagian atau organel pada sel hewan dan tumbuhan dan dapat membedakan organel-organel tersebut, dan mengenal mikroskop dan bagian-bagiannya

 

Materi Pembelajaran :

Mikroskop  

Mikroskop adalah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil yang tidak dapat dilihat secara kasat mata. Di bidang life science atau penelitian, mikroskop diperlukan dalam mengklasifikasi makhluk hidup yang berukuran sel dan mempelajari kareakteristiknya. Di industri, mikroskop sangat diperlukan untuk mengetahui keberadaan kontaminan atau defect sample yang sangat kecil. Sedangkan di dunia edukasi atau sekolah, mikroskop diperlukan hanya untuk proses pembelajaran.

Bagian-Bagian Mikroskop

Ada 14 bagian mikroskop yang harus kamu ketahui fungsinya. Ketigabelas bagian tersebut dibagi lagi menjadi 2 bagian lho, yaitu bagian optik dan bagian mekanik. Yuk, kenalan satu persatu! 

bagian-bagian mikroskop

Bagian-bagian mikroskop yang perlu kamu ketahui.

 

A. Bagian Optik Mikroskop

Bagian mikroskop yang termasuk ke bagian optik, antara lain lensa okuler, lensa obyektif, diafragma, dan cermin. Berikut masing-masing fungsinya.

1. Lensa okuler merupakan lensa yang melakukan kontak langsung dengan mata kita. Fungsi lensa okuler ini untuk memperbesar bayangan objek (benda).

2. Lensa obyektif adalah lensa yang posisinya ada di dekat objek untuk memperbesar bayangan objek (benda) tersebut bersama lensa okuler. 

3. Diafragma

Lalu, diafragma dan cermin ini fungsinya apa? Diafragma berfungsi untuk mengatur  intensitas cahaya yang akan masuk ke lensa obyektif. Dengan kata lain, banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk ke mikroskop itu diatur oleh lensa obyektif ini.

4. Cermin berfungsi untuk menyalurkan cahaya yang sudah masuk lewat diafragma. Cerminnya juga terdiri dari 2 jenis, yaitu cermin datar dan cermin cekung. 

B. Bagian Mekanik Mikroskop

1. Tabung mikroskop ini berfungsi untuk menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif, supaya kamu bisa melihat objeknya dengan jelas.

2. Revolver fungsinya untuk mengatur besar kecilnya lensa obyektif, lho.

3. Meja preparat fungsinya untuk meletakkan objek (benda) yang akan diamati.

4. Penjepit preparat 

5. Lengan mikroskop (pegangan)dijadikan pegangan ketika kamu membawa atau memindahkan mikroskopnya. 

6. MikrometeR dikenal juga dengan sebutan pemutar halus. Mikrometer berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tabung mikroskop dengan tempo yang lambat. Bentuknya mikrometer ini juga lebih kecil dibandingkan dengan makrometer.

7. Makrometer makrometer ini fungsinya untuk menggerakan tabung mikroskop dengan cepat. Ukurannya juga lebih besar dari mikrometer, lho. 

8. Kondensor Fungsi kondensor ini untuk mengumpulkan cahaya yang masuk. Semacam penampungan cahaya gitu, ya. Hehehe.

9. Sekrup (sendi inklinasi) Fungsinya untuk mengatur sudutnya mikroskop ini.

10. Kaki mikroskopSesuai dengan namanya, kaki mikroskop ini untuk menyangga atau menopang mikroskop supaya nggak jatuh. Sama seperti kakimu, kan? 

Cara Menggunakan Mikroskop

Setelah kenalan dengan bagian-bagian mikroskop, sekarang coba cari tahu bagaimana cara memakai mikroskop ini, 

  1. Ambil mikroskop dengan posisi tangan berikut ini: tangan kanan memegang lengan mikroskop dan tangan kiri memegang alas atau kaki mikroskop.
  2. Atur lensa okuler dan lensa obyektif sampai perbesaran paling kecil.
  3. Putar diafragma agar terbuka.
  4. Arahkan cermin pada mikroskop sedemikian rupa, sehingga cahaya dapat dipantulkan dengan baik.
  5. Siapkan preparat yang akan diamati dan jepit di meja preparat.
  6. Atur fokus objek dengan memutar makrometer atau mikrometer.
  7. Putar revolver untuk mendapatkan perbesaran gambar yang diinginkan.

Jenis-Jenis Mikroskop

Tahukah kamu kalau secara umum mikroskop itu ada 2 jenis, yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Nah, mikroskop yang biasa kita gunakan untuk kegiatan penelitian di sekolah itu adalah mikroskop cahaya,

A. Mikroskop Cahaya

Cara kerja mikroskop cahaya atau mikroskop optik adalah dengan memantulkan cahaya ke cermin. Jadi, kamu dapat melihat objek (benda) yang ada pada preparat dengan lebih jelas. Mikroskop cahaya dapat memperbesar bayangan benda sebanyak 1.000 kalo, loh! Terdapat beberapa jenis mikroskop cahaya, yaitu:

1. Mikroskop monokuler

Mikroskop monokuler hanya memiliki 1 lensa okuler yang dapat kamu gunakan untuk mengamati objek. Mikroskop ini tergolong jenis yang pertama kali ditemukan. Itulah mengapa mikroskop monokuler kelihatan lebih jadul kalau kita bandingkan dengan mikroskop-mikroskop yang lainnya.

2. Mikroskop binokuler

Mikroskop binokuler memiliki 2 lensa okuler. Kamu bisa mengamati objek-objek kecil (mikroskopis) menggunakan kedua lensanya. Contohnya, virus, bakteri, dan sebagainya.

Mikroskop Monokuler dan Binokuler

a. gambar mikroskop monokuler, b. gambar mikroskop binokuler (Sumber: zegahutan.com)

 

B. Mikroskop Elektron

Jenis mikroskop selanjutnya adalah mikroskop elektron. Mikroskop ini memanfaatkan elektron sebagai sumber energi untuk melihat objek yang ingin diamati. Nah, kalau mikroskop cahaya dapat memiliki perbesaran sampai 1000 kali, mikroskop elektron mampu memperbesar ukuran objek sampai 1 juta kali lebih besar dari ukuran sebenarnya.

mikroskop-elektron

Gambar mikroskop elektron (Sumber: teknikece.com)

 

Jenis - jenis mikroskop sangat beragam karena disesuaikan dengan kebutuhan tertentu. Mengetahui jenis mikroskop adalah hal pertama yang perlu diketahui sebelum membeli mikroskop.

Gambar yang berbeda pada mikroskop majemuk biasanya memiliki tiga atau empat perbesaran - 40x, 100x, 400x, dan terkadang 1000x.

  • Pada perbesaran 40x Anda akan dapat melihat 5mm.
  • Pada perbesaran 100x Anda akan dapat melihat 2mm.
  • Pada perbesaran 400x Anda akan dapat melihat 0,45mm, atau 450 mikron.
  • Pada perbesaran 1000x Anda akan dapat melihat 0,180mm, atau 180 mikron.

 

Jenis Mikroskop binokular dan binokuler berdasarakan sumber cahayanya, yaitu :

1. Mikroskop Cahaya / Optical Microscope

Mikroskop cahaya bisa berasal dari matahari langsung atau lampu. Mikroskop menggunakan lampu lebih disukai karena kualitas yang lebih baik, bahkan beberapa pabrikan sudah mengembangkan lampu sendiri untuk menghasilkan gambar yang lebih baik, seperti neoLED pada brand Euromex binokular dan binokuler.

Mikroskop Euromex IS.1053PLMi Mikroskop NZ.1903U

2. Mikroskop Elektron

Mikroskop Elektron menggunakan elektro statik dan elektro magnetik sebagai sumber cahaya, serta menggunakan medan listik dan medan magnet yang berperan sebagai lensa dan cerminnya. Dengan menggunakan elektro statik dan medan listrik ini mikroskop elektron dapat melakukan pembesaran objek sampai dengan 2 juta kali. Mikroskop ini hanya digunakan di kalangan ilmuwan tertentu dan aplikasi tertentu.

Mikroskop Elektron Mikroskop Elektron

Sumber gambar : https://en.wikipedia.org/wiki/Electron_microscope

 

 

Gambar sel hewan dan sel tumbuhan 


13 Macam Organel Sel Tumbuhan dan Sel Hewan serta Fungsinya

 

Assesment

Untuk memperkuat pemahaman materi kalian  silahkan kalian berkelompok menggambar salah satu sel baik sel hewn maupun sel tumbuhan


Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh