Senin, 21 September 2026

PERPINDAHAN KALOR DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 21 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Perpindahan Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 3

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

Apa itu Kalor?

Kalor dan Perpindahannya, Beserta Contoh dan Pembahasannya| IPA Kelas 7 SMP - Latiseducation

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Jadi, 1 kalori itu didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air dengan suhu 1⁰C. Nilai 1 kalori = 4.2 joule, sedangkan 1 joule = 0.24 kalori.

 

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C, atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diserap oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.

pengertian kalorimeter

 

Rumus-Rumus Kalor

Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah besar perpindahan kalornya yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.

rumus perpindahan kalor

 

Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan huruf c kecil. Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh, hehe…

 

Rumus Kapasitas Kalor

 rumus kapasitas kalor

 Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J. 

 

Perpindahan Kalor
POSTER PERPINDAHAN KALOR.pdf
Kalor dapat berpindah melalui tiga cara: 
1. Konduksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut (contoh: ujung sendok logam terasa panas saat ujung lainnya dipanaskan).
2. Konveksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat, umumnya terjadi pada zat cair dan gas (contoh: air mendidih saat dimasak).
3. Radiasi: Perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara atau medium (contoh: panas matahari sampai ke bumi, badan terasa hangat di dekat api unggun)
 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan kalor

2. Sebutkan macam-macam perpindahan kalor

3. Apa yang dimaksud dengan kinveksi, radiasi,m dan konduksi

4. Tuliskan rumus perpindahan kalor dan beri penjelasannya


Kesimpulan materi:

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter. 


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin,  21 September 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                 : Sistem Pernapasan pada Manusia

Pertemuan          : ke 5


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, pernapasan, dan ekskresi) dan menjaga kesehatannya.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang  sistem pernapasan pada manusia dan dapat menyebutkan organ-organ pernapasan pada manusia

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit pada sistem pernapasan manusia seperti TBC berkaitan dengan materi sistem pernapasan pada manusia

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi organ-organ pernapasan pada manusia dan fungsinya masing-masing

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan sitem pernapasan pada manusia dan fungsinya  kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis organ pernapasan pada manusia dan fungsi dari organ pernapasan manusia yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem pernapasan manusia adalah ciptaan Allah. Organ-organ pada sistem pernapasan manusia manusia adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ pernapasan manusia dan fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

 Sistem Pernapasan Manusia & Fungsinya

organ sistem pernapasan manusia


ORGAN PERNAPASAN MANUSIA

organ pernapasan manusia

Organ sistem pernapasan manusia adalah organ dan jaringan yang membantu kita bernapas. Urutan alat pernapasan manusia yang benar adalah rongga hidung, pangkal tenggorokan, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga paru-paru. 

Rongga Hidung

rongga hidung

Organ pertama yang membantu proses pernapasan kita adalah rongga hidung. Rongga hidung adalah rongga tempat masuknya udara untuk kita bernafas. Pada rongga hidung, terdapat rambut hidung yang berfungsi menyaring udara yang masuk ke rongga hidung.

Tidak hanya itu, di rongga hidung juga terdapat ujung-ujung saraf pembau. saraf ini berguna untuk membedakan bau-bau yang masuk ke hidung.

Jadi, secara keseluruhan fungsi rongga hidung kita adalah:

  • Tempat masuknya udara.
  • Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
  • Sebagai indra penciuman.

 

Pangkal Tenggorokan (Laring)

laring

Laring atau yang biasa disebut pangkal tenggorokan, berfungsi sebagai tempat melekatnya selaput atau pita suara. pada laring lah suara kita dapat dihasilkan.

Laring dapat terkena infeksi  yang biasa dikenal dengan penyakit laringitis. Penyebab infeksi ini adalah karena adanya peradangan akibat sering teriak, iritasi, atau infeksi. Jadi kamu harus menjaga pita suara  Dengan cara minum air putih dan istirahat yang cukup

Trakea (Batang Tenggorokan)

trakea

Organ yang ketiga adalah trakea. Trakea terletak di depan kerongkongan dan terdiri dari tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Pada trakea ini, ada katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup saluran pernafasan. Berikut ini adalah sistem kerja trakea:

  • Ketika sedang berbicara, katup menutup, saluran makanan tertutup dan saluran pernapasan terbuka.
  • Ketika sedang menelan, katup membuka, saluran makanan terbuka dan saluran pernapasan tertutup.

 

Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan)

bronkus

Selanjutnya organ dalam sistem pernapasan manusia yang keempat adalah bronkus. Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan yang menyambungkan antara trakea dan paru-paru.

Hampir mirip dengan trakea, bronkus tersusun atas tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin. Namun, bronkus terdiri dari dua cabang, yang di masing-masing cabang menyambungkan ke paru-paru kanan dan paru-paru kiri.

 

Bronkiolus (Anak Cabang Batang Tenggorokan)

bronkiolus

Bronkiolus merupakan percabangan bronkus yang terdapat dalam paru-paru. Jumlah cabang pada bronkiolus sesuai dengan jumlah lobus (gelambir) pada paru-paru. Pembagiannya adalah pada paru-paru sebelah kanan terdapat 3 lobus dan paru-paru kiri terdapat 2 lobus.

 Paru-Paru (Pulmo)

paru-paru

Organ yang terakhir adalah paru-paru. Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan terdiri dari 3 gelambir pada paru-paru kanan dan 2 gelambir pada paru-paru kiri.

Di dalam paru-paru inilah terjadi pertukaran udara kotor yang mengandung karbon dioksida (CO2) dengan udara bersih yang mengandung oksigen (O2). Pertukaran udara ini tepatnya terjadi dalam gelembung paru-paru (alveolus) yang bersentuhan dengan bronkiolus.

 

GANGGUAN PADA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

Emfisema

Emfisema adalah penyakit yang disebabkan karena alveolus kehilangan elastisitasnya. Kantong udara pada paru-parumu juga akan mengalami kehancuran secara perlahan, sehingga membuat napas menjadi pendek-pendek.

Emfisema disebabkan karena kebiasaan merokok, polusi udara dan polusi asap rokok.

 

Kanker Paru-paru

Penyakit ini disebabkan karena sel kanker yang tumbuh di paru-paru dan terus tumbuh tidak terkendali. Bila dibiarkan, sel kanker dapat menyerang bagian tubuh lainya.

Kanker paru-paru juga dapat disebabkan karena kebiasaan kebiasaan buruk seperti merokok, menghirup asap kendaraan, minum minuman beralkohol dan kebiasaan tidak sehat lainya.


Tuberkulosis (TBC)

TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru dan menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Karena ada bintil-bintil tersebut, proses difusi oksigen terganggu. Penderita TBC juga sering mengalami batuk darah.

penyakit TBC

Penyakit TBC menjadi penyebab kematian utama di dunia, setelah penyakit virus Corona (Covid-19). (Sumber: freepik.com)

 

Asma

Asma adalah penyakit yang terjadi karena penyempitan saluran pernapasan. Penyebab penyempitan saluran pernapasan biasanya disebabkan oleh alergi terhadap debu, pasir, bulu, serangga kecil ataupun rambut.

Penyakit ini juga dapat muncul kembali jika suhu lingkungan terlalu dingin atau ketika penderitanya mengalami masalah psikologis. Jika tidak segera diberi penanganan, penderita dapat mengalami kematian akibat sesak napas.

 

Laringitis

Selain penyakit-penyakit yang sudah disebutkan di atas, ada juga penyakit pernapasan yang disebut Laringitis. Penderita laringitis mengalami peradangan yang terjadi di laring atau pangkal tenggorokan karena infeksi bakteri, virus atau jamur.

 

Bronkhitis

bronkhitis, yaitu gangguan pada cabang trakea (bronkus) akibat infeksi. Infeksi ini akan menyebabkan penderita menghasilkan lendir yang menyumbat bronkus sehingga penderitanya dapat mengalami sesak napas. 

Pneumonia

Pneumonia ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Diplococcus pneumoniae, sehingga alveolus penderitanya akan terisi cairan.

 Asfiksi

Asfiksi, yang merupakan gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh. Asfiksi disebabkan karena hemoglobin darah mengikat komponen selain oksigen seperti karbon monoksida.

Karena daya ikat HB lebih tinggi terhadap CO, maka CO akan lebih berpotensi untuk masuk ke dalam tubuh. CO sendiri banyak dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor.

 

CARA MENJAGA SISTEM PERNAPASAN

1. Menjaga Kebersihan Udara

2. Rajin Mencuci Tangan

3. Olahraga Rutin dan Teratur

4. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

5. Banyak Minum Air Putih

6. Tidak Merokok


Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Sebutkan organ-organ pernapasan pada manusia

2. Sebutkan penyakit pada sistem pernapasan manusia

3. Bagaimana cara memelihara kesehatan sistem pernapasan manusia

4.Sebutkan perbedaan bronkus dan bronkiolus


Kesimpulan materi:

- Organ sistem pernapasan manusia adalah organ dan jaringan yang membantu kita bernapas. Urutan alat pernapasan manusia yang benar adalah rongga hidung, pangkal tenggorokan, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga paru-paru. 

- Jadi, secara keseluruhan fungsi rongga hidung kita adalah:

  • Tempat masuknya udara.
  • Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
  • Sebagai indra penciuman.

CARA MENJAGA SISTEM PERNAPASAN

1. Menjaga Kebersihan Udara

2. Rajin Mencuci Tangan

3. Olahraga Rutin dan Teratur

4. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

5. Banyak Minum Air Putih

6. Tidak Merokok

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 




 

Jumat, 18 September 2026

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Jum'at,18 September 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                 : Sistem Peredaran darah Manusia

Pertemuan          : ke 4


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, ekskresi) dan menjaga kesehatannya.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang jenis-jenis makanan dan sistem peredaran darah manusia dan dapat menyebutkan organ-organ peredaran darah manusia

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit pada sistem peredaran darah berkaitan dengan materi sistem peedaran darah pada manusia

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi organ-organ peredaran darah dan fungsinya masing-masing

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan sitem peredaran darah dan fungsinya  kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis organ peredaran darah dan fungsi dari organ peredaran darah yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dan merawat tubuh dengan baik         

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem peredaran darah adalah ciptaan Allah. Organ-organ pada sistem peredaran darah manusia adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukuratas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ peredran darah nmanusia dan fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ peredaran darah pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

Sistem Peredaran Darah Manusia & Fungsinya

Sistem Peredaran Darah Manusia

Bagian tubuh yang dimaksud di sini adalah bagian dari sistem peredaran darah manusia. ternyata pembuluh darah kita kalo disambungin terus dijejerin lurus bakal mencapai 10.000 km.

Sistem peredaran darah adalah salah satu aspek penting dalam tubuh kita. Kenapa? Karena sistem peredaran darah ini bertanggung jawab untuk mengalirkan darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh. Dari proses inilah organ dan jaringan dalam tubuh kita menerima suplai yang diperlukan untuk bekerja dan menjaga kita tetap hidup sehat.

sistem peredaran darah manusia terdiri dari tiga komponen utama, yaitu darah, pembuluh darah, dan jantung.

1. Darah

sekitar 8% dari total berat badan kita adalah darah? Darah itu penting banget buat tubuh. Darah berfungsi untuk mengangkut bahan atau zat makanan, oksigen, hormon, serta sisa-sisa metabolisme di dalam tubuh manusia.

Darah juga berperan untuk menjaga kadar asam-basa cairan tubuh, serta mengontrol suhu di tubuh kita.

Komponen Penyusun Darah Manusia

 darah terdiri dari dua komponen utama, yaitu plasma darah dan sel-sel darah. Plasma darah merupakan komponen penyusun darah yang paling banyak. Terdiri dari mineral, protein-protein darah, antibodi, nutrisi, hormon, gas terlarut, dan zat hasil ekskresi.

Sementara itu, sel darah dibagi lagi nih menjadi tiga komponen penyusun, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Ketiganya, tentu saja punya peran dan fungsi yang berbeda.

 

a. Sel Darah Merah

Sel darah merah berfungsi untuk membawa hemoglobin yang mengikat oksigen dari paru-paru menuju jaringan lain di tubuh. Selain itu, sel darah merah juga harus mengangkut hemoglobin yang mengikat karbondioksida kembali ke paru-paru, untuk melanjutkan siklus pernapasan manusia.

penyakit anemia disebabkan ketika kamu kekurangan sel darah merah! Efeknya bisa membuat kamu cepat lelah dan pusing. Itu karena tubuh kekurangan suplai oksigen, sebab jumlah sel darah merah yang berperan mengedarkan oksigen tersebut jumlahnya sedikit.

 

b. Sel Darah Putih (Leukosit)

Sel darah putih disebut juga dengan leukosit. Ukurannya lebih besar dari sel darah merah. Sel darah putih berfungsi untuk menjaga kekebalan dan pertahanan tubuh. Jadi, ketika kamu sedang terluka sel darah putih atau leukosit akan bertugas menetralkan bakteri dan kuman yang masuk, mencegah terjadinya infeksi yang lebih parah.

 

c. Keping Darah (Trombosit)

Terakhir, keping darah atau trombosit berfungsi untuk menggumpalkan darah. Tujuannya, untuk mengurangi darah yang keluar ketika terjadi luka terbuka pada manusia

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah berfungsi untuk mengalirkan darah.  pembuluh darah pada manusia terdiri dari 3 jenis, yaitu pembuluh nadi (arteri), pembuluh darah balik (vena), dan pembuluh darah kapiler.

fakta pembuluh darah manusia

 

a. Pembuluh Darah Nadi (Arteri)

Pembuluh darah nadi atau arteri adalah pembuluh darah yang berfungsi untuk membawa darah yang kaya oksigen keluar dari jantung. Arteri memiliki dinding tebal dan lapisan otot yang membantu darah bergerak (mengalir).

Arteri terbesar di tubuh kita namanya aorta. Tugasnya membawa darah dari jantung menuju organ-organ di seluruh tubuh. Arteri juga punya cabang-cabang yang lebih kecil, disebut arteriol.

 

b. Pembuluh Darah Balik (Vena)

Sementara pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang berfungsi membawa darah kembali ke jantung. Vena tidak memiliki lapisan otot seperti arteri. Tapi, vena punya katup-katup yang menjaga darah tetap bergerak.

 

c. Pembuluh Darah Kapiler

Di sisi lain, pembuluh darah kapiler adalah pembuluh darah yang berfungsi sebagai tempat pertukaran zat. Bisa oksigen, karbon dioksida, nutrien, zat kimia, sampai sisa metabolisme. Pembuluh darah kapiler akan menghubungkan arteri dengan vena.

Bisa dikatakan, pembuluh darah kapiler merupakan jenis pembuluh darah terkecil. Dinding kapiler hanya setebal satu sel aja, terbuat dari sel-sel endotel. Namun, tetap memungkinkan oksigen, nutrisi, dan zat-zat sisa untuk lewat.


fungsi sistem peredaran darah

3. Jantung

Ukurannya cuma sekepalan tangan kita, tapi jantung adalah bagian utama dalam sistem peredaran darah. Jantung berfungsi untuk memompa darah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh dengan bantuan pembuluh darah.

bagaimana caranya supaya si jantung ini bisa terus-terusan memompa darah ke tubuh kita?  karena jantung ini punya 4 ruangan yang dipisahin dinding dengan lapisan otot yang yang bisa gerak.

4 Ruang Jantung

meskipun di tubuh kita ada begitu banyak darah yang selalu bergerak setiap saat, tapi jangan salah. Kandungan di darah ini kan beda-beda. Darah yang mengandung oksigen, nggak boleh bercampur sama yang mengandung karbon dioksida. Kalo mereka kecampur, bisa berabe.

 

a. Peredaran Darah Besar (Sistemik)

Peredaran darah besar dimulai dari darah yang mengandung oksigen dipompa oleh bilik kiri, menuju kapiler darah di seluruh tubuh melalui aorta, yaitu arteri yang paling besar.

perbedaan peredaran darah besar dan kecil

 Setelahnya, darah dari tubuh yang sudah tidak mengandung oksigen (adanya CO2), akan dikembalikan ke serambi kanan oleh vena cava superior (pembuluh vena terbesar buat tubuh bagian atas) dan vena cava inferior (pembuluh vena terbesar buat tubuh bagian bawah).

proses peredaran darah besar meliputi: Jantung – seluruh tubuh – jantung.

 

b. Peredaran Darah Kecil (Pulmonalis)

Berbeda dengan peredaran darah besar yang meliputi seluruh tubuh, peredaran darah kecil adalah peredaran darah yang mencakup paru-paru. Perjalanannya, darah yang mengandung karbon dioksida di bilik kanan dipompa ke kapiler paru-paru melalui pembuluh arteri pulmonalis.

Di paru-paru, terjadi pertukaran gas (difusi) yang mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Setelah keluar dari paru-paru, darah dialirkan oleh vena pulmonalis ke serambi kiri.

peredaran-darah-kecil-1

Peredaran darah kecil (Sumber: Hayden McNeil via Youtube)

 

Secara sederhana, proses peredaran darah kecil sebagai berikut: Jantung – paru-paru – jantung.

 

TEKANAN DARAH

Ketahui Apa Itu Tekanan Darah dan Cara Membacanya | HonestDocs 

Tekanan darah merupakan tekanan yang terjadi pada pembuluh darah arteri ketika darah kita di pompa oleh jantung untuk di alirkan ke seluruh anggota tubuh. Ketika kita mengukur Tekanan darah, maka Hasilnya akan ditulis misalnya sebagai berikut 120/80 mmHg. Angka atas (120) disebut tekanan darah sistol (sistolik), sedangkan Nomor bawah (80) menunjukkan disebut tekanan darah diastol (diastolik). Satuan tekanan darah adalah milimeter hydrargyrum atau air raksa disingkat mmHg. Sehingga Cara membaca tekanan darah tersebut yaitu seratus dua puluh per delapan puluh milimeter air raksa (Hg).

 

Adapun beberapa cara menjaga kesehatan peredaran darah yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.

Mengonsumsi Makanan sehat

Rutin Olahraga

Rutin Minum Air Putih

Tidak merokok 

Tidur yang cukup


Penyakit pada sistem peredaran darah

- Stroker

- Hipertensi

- Serangan jantung


Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Sebutkan organ-organ peredaran darah

2. Sebutkan penyakit pada sistem peredaran darah

3. Bagaimana cara memelihara kesehatan sistem peredaran derah

4.Sebutkan perbedaan peredaran darah besar dan kecil


Kesimpulan materi:

Sistem peredaran darah adalah salah satu aspek penting dalam tubuh kita. Kenapa? Karena sistem peredaran darah ini bertanggung jawab untuk mengalirkan darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh. Dari proses inilah organ dan jaringan dalam tubuh kita menerima suplai yang diperlukan untuk bekerja dan menjaga kita tetap hidup sehat.

sistem peredaran darah manusia terdiri dari tiga komponen utama, yaitu darah, pembuluh darah, dan jantung.

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

 

KALOR DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Jum'at, 18 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 2

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

Apa itu Kalor?

Kalor dan Perpindahannya, Beserta Contoh dan Pembahasannya| IPA Kelas 7 SMP - Latiseducation

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Jadi, 1 kalori itu didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air dengan suhu 1⁰C. Nilai 1 kalori = 4.2 joule, sedangkan 1 joule = 0.24 kalori.

 

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C, atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diserap oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.

pengertian kalorimeter

 

Rumus-Rumus Kalor

Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah besar perpindahan kalornya yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.

rumus perpindahan kalor

 

Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan huruf c kecil. Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh, hehe…

 

Rumus Kapasitas Kalor

 rumus kapasitas kalor

 Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J. 

 

Perpindahan Kalor
POSTER PERPINDAHAN KALOR.pdf
Kalor dapat berpindah melalui tiga cara: 
1. Konduksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut (contoh: ujung sendok logam terasa panas saat ujung lainnya dipanaskan).
2. Konveksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat, umumnya terjadi pada zat cair dan gas (contoh: air mendidih saat dimasak).
3. Radiasi: Perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara atau medium (contoh: panas matahari sampai ke bumi, badan terasa hangat di dekat api unggun)
 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan kalor

2. Sebutkan macam-macam perpindahan kalor

3. Apa yang dimaksud dengan kinveksi, radiasi,m dan konduksi

4. Tuliskan rumus perpindahan kalor dan beri penjelasannya


Kesimpulan materi:

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter. 


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

Kamis, 17 September 2026

KALOR DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Kamis, 17 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 2

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

Apa itu Kalor?

Kalor dan Perpindahannya, Beserta Contoh dan Pembahasannya| IPA Kelas 7 SMP - Latiseducation

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Jadi, 1 kalori itu didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air dengan suhu 1⁰C. Nilai 1 kalori = 4.2 joule, sedangkan 1 joule = 0.24 kalori.

 

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C, atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diserap oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.

pengertian kalorimeter

 

Rumus-Rumus Kalor

Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah besar perpindahan kalornya yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.

rumus perpindahan kalor

 

Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan huruf c kecil. Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh, hehe…

 

Rumus Kapasitas Kalor

 rumus kapasitas kalor

 Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J. 

 

Perpindahan Kalor
POSTER PERPINDAHAN KALOR.pdf
Kalor dapat berpindah melalui tiga cara: 
1. Konduksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut (contoh: ujung sendok logam terasa panas saat ujung lainnya dipanaskan).
2. Konveksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat, umumnya terjadi pada zat cair dan gas (contoh: air mendidih saat dimasak).
3. Radiasi: Perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara atau medium (contoh: panas matahari sampai ke bumi, badan terasa hangat di dekat api unggun)
 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan kalor

2. Sebutkan macam-macam perpindahan kalor

3. Apa yang dimaksud dengan kinveksi, radiasi,m dan konduksi

4. Tuliskan rumus perpindahan kalor dan beri penjelasannya


Kesimpulan materi:

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter. 


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi