Identitas
Nama guru : Septyana Fori
Mata Pelajaran : IPA
Hari/Tanggal : Senin, 12 Oktober 2026
Fase/Kelas : D/VIII A - VIII B
Materi : Usaha , Energi, dan Pesawat Sederhana
Pertemuan : ke 7
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D Peserta didik mampu memahami konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis tentang konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.
Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya energi pada saat buah jatuh daru pohon yang berkaitan dengan materi konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.
Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka
mengenai definisi dari usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak
Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).
Alur Tujuan Pembelajaran
mendefinisikan tentang usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak, kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis usaha, energi, dan pesawat sederhana yang bekerja pada sistem gerak tubuh serta Menganalisis perhitungan yang terdapat pada materi ini yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari
MATERI
Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan):
di dunia atau bumi yang kita pijak serta akal yang kita gunakan untuk
mempelajari usaha, energi, dan peswat sederhana
adalah ciptaan Allah. Energi yang ada di bumi ini
adalah bukti
bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita
sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
- Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui usaha, energi, dan pesawat sederhana serta fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah
rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut
dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."
Usaha dan Energi

Pernahkah kamu mendorong meja yang berat Atau pernah melompat dari ketinggian, lalu merasakan dorongan yang kuat ketika kaki menyentuh tanah
semua aktivitas itu ternyata bisa dijelaskan melalui konsep usaha dan energi dalam Fisika, Dua hal tersebut sangat penting untuk dipelajari, karena menjadi dasar dari banyak fenomena sehari-hari. Mulai dari cara kerja mesin, gerakan benda, hingga proses tubuh manusia menghasilkan tenaga.
kita akan membahas secara lengkap tentang usaha dan
energi. Materinya meliputi pengertian, rumus, jenis-jenis, hubungan
antara keduanya, sampai contoh soal yang bisa kamu gunakan untuk
berlatih.
Pengertian Usaha
Usaha adalah hasil kali gaya yang diberikan pada sebuah benda dengan perpindahan benda tersebut ke arah gaya. Dengan kata lain, usaha merupakan energi yang dialirkan untuk menggerakkan suatu benda dengan gaya tertentu.
Rumus Usaha dalam Fisika
Secara matematis, rumus usaha dapat dituliskan sebagai berikut:
Keterangan:
W = usaha (Joule)
F = gaya yang diberikan (Newton)
s = perpindahan benda (meter)
ada dua hal penting yang harus kamu perhatikan dalam rumus usaha, yakni gaya dan perpindahan benda. kalo kamu mendorong meja sekuat tenaga (melakukan gaya), tetapi meja itu tidak berpindah sama sekali (tidak ada perpindahan), maka secara fisika, kamu tidak melakukan usaha, meskipun tubuhmu merasa capek.

Gambar seseorang melakukan usaha yakni mendorong meja (Sumber: makeagif.com)
daya merupakan laju usaha yang dilakukan atau energi yang dikirim per satuan waktu dengan diukur dalam satuan watt (W) atau Joule per detik (J/S).
Rumus Daya
Untuk mengetahui atau mencari besaran suatu daya, kamu dapat menghitungnya dengan menggunakan rumus berikut:
P = W/t
CONTOH SOAL
1. Beni mendorong kursi yang tidak didudukinya sejauh 2 meter dengan gaya 50 N dalam waktu 5 sekon. Berapakah daya yang digunakan Beni untuk mendorong kursi tersebut?
A. 15 W
B. 18 W
C. 20 W
D. 25 W
Jawaban: C. 20 W
Pembahasan:
Usaha = F × s
50 × 2
= 100 J
Daya = W/t
= 100 / 5
= 20 W
2. Pak guru memindahkan papan tulis dengan usaha 500 J dalam waktu 10 s. Berapa daya yang dihasilkan?
A. 40 W
B. 45 W
C. 50 W
D. 55 W
Jawaban: C. 50 W
Pembahasan:
P = W/t
= 500/10
= 50 W
Pengertian Energi
energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Tanpa adanya energi, sebuah benda nggak mungkin bisa bergerak, dan suatu sistem nggak akan mengalami perubahan.
Dalam kehidupan sehari-hari, energi bisa kita temukan dalam berbagai bentuk dan sumber. Contohnya, tubuh kita tidak bisa beraktivitas kalau tidak punya energi dari makanan, atau mobil tidak bisa jalan tanpa energi dari bahan bakar.
Sifat-Sifat Energi
Energi juga punya sifat-sifat
1. Energi Tidak bisa Diciptakan atau Dimusnahkan
Kalo kamu udah belajar tentang Hukum Kekekalan Energi, kamu pasti tau, energi nggak bisa diciptakan atau dihilangkan. Energi cuma bisa berubah bentuk atau berpindah dari satu benda ke benda yang lain. Contohnya, energi kimia dalam bensin tidak hilang, tetapi berubah menjadi energi gerak saat mesin kendaraan bermotor bekerja.
2. Energi dapat Berubah Bentuknya
Energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya, sesuai dengan kebutuhan atau kondisi. Contohnya, energi listrik dapat berubah menjadi energi cahaya pada lampu, energi potensial air di bendungan dapat berubah menjadi energi listrik melalui turbin PLTA, dan lain sebagainya.
3. Energi Dapat Berpindah
Selain bentuknya dapat diubah, energi juga dapat berpindah dari satu benda/sistem ke benda/sistem lain. Contohnya, saat kita memasak air, energi panas dari api akan berpindah ke wadah atau panci, lalu ke air hingga mendidih.
4. Energi Dapat Disimpan
Energi juga dapat disimpan dalam bentuk tertentu untuk digunakan di kemudian hari. Contohnya, energi kimia dalam baterai, bensin, atau makanan (sebagai cadangan energi dalam tubuh).
Jenis-Jenis Energi
Dalam Fisika, terdapat banyak sekali macam-macam energi. Setiap jenis mempunyai rumus yang berbeda-beda. Namun, yang paling umum dipelajari adalah sebagai berikut:
1. Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena gerakannya. Semakin cepat sebuah benda bergerak atau semakin besar massanya, maka semakin besar pula energi kinetik yang dimilikinya. Jadi, kalo bendanya diam, energi kinetiknya nol, Rumus energi kinetik adalah:
Ek = ½ · m · v2
Keterangan:
Ek = energi kinetik (J)
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)
2. Energi Potensial
Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukannya terhadap bumi (ketinggian). Contohnya, buah apel yang berada di atas meja, memiliki energi potensial karena posisinya lebih tinggi dari lantai. Rumus energi potensial adalah:
Ep = m · g · h
Keterangan:
Ep = energi potensial (J)
m = massa (kg)
g = percepatan gravitasi (9,8 m/s²)
h = ketinggian benda (m)
Penerapan Usaha dan Energi dalam Kehidupan Sehari-hari
Konsep usaha dan energi ternyata banyak sekali penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
- Olahraga – Saat berlari, otot kita mengubah energi kimia dari makanan menjadi energi kinetik.
- Transportasi – Mobil memerlukan energi dari bahan bakar untuk bergerak, yang kemudian diubah menjadi energi kinetik.
- Listrik – Turbin pembangkit listrik mengubah energi potensial air menjadi energi kinetik, lalu menjadi energi listrik.
- Alat rumah tangga – Blender, kipas angin, dan mesin cuci bekerja dengan memanfaatkan energi listrik yang diubah menjadi energi gerak.
- Pemanfaatan sumber energi terbarukan – Panel surya mengubah energi cahaya matahari menjadi listrik, yang lebih ramah lingkungan.
Contoh Soal Usaha dan Energi
Sebuah benda bermassa 5 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s. Hitunglah energi kinetik benda tersebut!
Penyelesaian:
Diketahui:
m = 5 kg
v = 4 m/s
Ditanya: Ek …?
Jawab:
Ek = ½ · m · v2
Ek = ½ · 5 · 42
Ek = ½ · 5 · 16
Ek = 40 J
Jadi, energi kinetik benda adalah 40 Joule.
Contoh Soal 2
Sebuah benda bermassa 2 kg berada pada ketinggian 10 m dari tanah. Hitung energi potensialnya!
Penyelesaian:
Diketahui:
m = 2 kg
h = 10 m
Ditanya: Ep …?
Jawab:
Ep = m · g · h
Ep = 2 · 9,8 · 10
Ep = 196 J
Jadi, energi potensialnya adalah 196 Joule.
Contoh Soal 3
Sebuah gaya 50 N mendorong benda sejauh 4 m pada arah yang sama dengan gaya. Hitunglah usaha yang dilakukan!
Penyelesaian:
Diketahui:
F = 50 N
s = 4 m
Ditanya: W …?
Jawab:
W = F · s
W = 50 · 4
W = 200 J
Jadi, usaha yang dilakukan adalah 200 Joule.
Assesment
Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini
1. Apa yang dimaksud dengan usaha
2. Sebutkan pengertian energi
3. Sebutkan sifat-sifat dari energi
4. Apa saja jenis-jenis energi
5. Sebuah benda bermassa 5 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s. Hitunglah energi kinetik benda tersebut
Kesimpulan materi:
- Usaha adalah hasil kali gaya yang diberikan pada sebuah benda dengan perpindahan benda tersebut ke arah gaya. Dengan kata lain, usaha merupakan energi yang dialirkan untuk menggerakkan suatu benda dengan gaya tertentu.
- energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha- Konsep usaha dan energi ternyata banyak sekali penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, antara
lain: Olahraga – Saat berlari, otot kita mengubah energi kimia dari makanan menjadi energi kinetik.
Transportasi – Mobil memerlukan energi dari bahan bakar untuk bergerak, yang kemudian
diubah menjadi energi kinetik.
Kesimpulan tingkat pemahaman
- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik
- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari
- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya
Pengamatan selama proses pembelajaran
Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar.
Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi






.gif)










