Identitas
Nama guru : Septyana Fori
Mata Pelajaran : IPA
Hari/Tanggal : Jum,at, 29 Mei 2016
Kelas : VIII D
Materi : Peran Organisme Dalam Tanah
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik dapat memahami tentang:
1.Menjelaskan komponen tanah
2.Menganalisis sifat fisika dan kimia tanah
3. Menguaraikan peran organisme tanah untuk keberlangsungan
kehidupan
4. Menjelaskan peran tanah dan cara melestarikan tanah
Materi Pembelajaran :
IPA
dikelas VIII untuk persiapan Sumatif Akhir Semester (SAS) akan ada beberapa topik
yang perlu dibahas seperti: peran tanah dalam kehidupan, organisme tanah, unsur, senyawa, dan atom, dan kebersihan lingkungan
Pada hari ini kita akan membahas
dan mengulas mengenai peranan organisme dalam tanah, silahkan kalian lihat pada pembahasan berikut
Peran Organisme Tanah bagi Kehidupan
Peran tanah sangat
penting untuk membantu kebutuhan kita. Sebabnya, kita harus menjaga
kesehatan tanah. dalam membantu meningkatkan kualitas dan kinerja tanah.
Kita dibantu oleh organisme-organisme yang tinggal di tanah. simak gambar berikut untuk mengetahui peran organisme tanah!

Peran organisme tanah.
Di samping itu, terdapat juga peran organisme tanah yang membantu memaksimalkan kinerja tanah. Hal ini menunjukkan adanya interaksi di dalam sebuah ekosistem, yang membuktikan bahwa selama kita hidup, akan selalu ada yang namanya kerja sama.
Proses pembentukan tanah dapat dikelompokkan menjadi beberapa tahap utama, yaitu sebagai berikut.
Terjadi
karena adanya proses mekanis, seperti perubahan suhu, pembekuan, dan
tekanan akibat akar tanaman menyebabkan pecahan fisik batuan menjadi fragmen yang lebih kecil.
Terjadi
karena adanya reaksi kimia antara air, gas, dan mineral dalam batuan
induk menyebabkan perubahan struktur kimia dan mineral. Contoh umum
termasuk oksidasi (misalnya, karat pada besi) dan hidrolisis (pemecahan mineral oleh air).
Terjadi
karena adanya aktivitas organisme hidup, seperti akar tanaman dan
mikroba, menghasilkan bahan organik yang kemudian mengubah sifat kimia
dan struktur tanah.
Proses Pelunakan Struktur
Proses
dimana batu yang telah pecah menjadi pecahan yang lebih kecil akan
mengalami pelunakan. Hal ini disebabkan oleh air dan udara saling
mengikis batuan kecil-kecil tersebut. Dalam proses ini air dan udara
akan masuk melewati celah-celah batuan yang akan melunakan batuan kecil
tersebut. Dalam proses pelunakan akan menciptakan sebuah tempat hidup
bagi mikroba dan lumut. Hal ini dikarenakan rongga dan permukaan batuan
yang terkikis oleh air dan udara akan menjadi tempat makhluk hidup untuk
tumbuh. Proses dari pelunakan batuan kecil ini membutuhkan waktu yang
cukup lama, akan tetapi lebih cepat dari pada proses pelapukan batuan.Proses Tumbuhan Tanaman Perintis
Setelah
melewati proses pelunakan dari struktur batuan yang lebih kecil.
Tahapan selanjutnya adalah proses tumbuhnya keanekaragaman hayati
tenaman perintis. Tumbuhan yang hidup disini adalah naman yang ukurannya
lebih besar dari pada lumut. Tumbuhan sudah mempunyai akar yang masuk
melalui celah batuan yang lunak. Hal ini disebabkan batuan yang lunak
tersebut kaya akan kondisi air yang ada di dalam batuan tersendiri. Asam
humus yang ada di dalam batuan akan mengalir melalui celah batuan dan
akan membuat batuan tersebut menjadi lapuk sempurna. Pada proses ini
biasanya sering disebut dengan pelapukan biologis.Proses Penyuburan
Proses
penyuburan adalah suatu proses dimana batuan yang telah menjadi tanah
mendapatkan bahan-bahan organik dari organisme di atasnya. Tanah yang
semula hanya mempunyai kandungan mineral saja, dalam proses ini akan
mengalami penggemburan, yaitu proses dimana tanah akan bertambah subur
seiring adanya pelapukan organik. Organisme tanah juga akan berpengaruh
terhadap proses terbentuknya tanah. SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH
Sifat
fisik tanah adalah sifat yang dapat dilihat atau diamati secara
langsung, seperti tekstur tanah, struktur tanah, konsistensi tanah,
warna, suhu, drainase, dll.
- Tekstur tanah, salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan tanah dalam menyerap air.
- Struktur tanah, faktor yang berperan dalam mempengaruhi bentuk, ukuran, dan kepadatan tanah.
- Konsistensi tanah, merupakan karakteristik tanah yang akan menunjukkan gaya kohesi dan adhesi tanah pada berbagai kelembapan.
- Warna tanah, perbedaan warna tanah disebabkan oleh organisme tanah dan bahan organik di dalam tanah.
- Suhu tanah, semakin tinggi suhu tanah, maka akan semakin tinggi juga mikrobiologi dan perkecambahan yang dapat terjadi.
SIFAT KIMIA TANAH
Sifat
kimia tanah adalah sifat yang tidak bisa diamati secara langsung,
seperti struktur atau penyusun tanah: unsur hara, pH, dll.
- Unsur hara, merupakan unsur kimia (nutrisi) yang diperlukan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang.
- pH tanah, sifat kimia yang menunjukkan derajat keasaman tanah. Normalnya pH tanah berkisar antara 6,6 – 7,5.
ORGANISME PENYUSUN TANAH
Organisme
tanah ini contohnya cacing, ia berada pada lapisan tanah bagian atas di
bawah permukaan tanah. Berikut ini macam-macam organisme tanah.
Dekomposer
Peranan
yang satu ini sangat penting bagi ekosistem. Dekomposer atau organisme
pengurai akan melakukan penguraian terhadap bahan organik yang berasal
dari sisa-sisa makhluk hidup, misalnya jasad yang sudah mati, daun-daun
dan ranting yang jatuh ke tanah. Nah, bahan-bahan itu kemudian
diuraikan menjadi lebih sederhana untuk menghasilkan unsur-unsur
nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Unsur-unsur tersebut
sangat penting bagi tumbuhan, yaitu sebagai pupuk. Contoh dekomposer
adalah bakteri, cacing, dan fungi.
Selain
itu, ada beberapa senyawa yang dihasilkan oleh dekomposer tidak bisa
langsung digunakan oleh tumbuhan. Diperlukan organisme lain seperti
mikoriza atau jamur untuk menguraikannya menjadi senyawa lain agar
tumbuhan bisa memanfaatkannya.
Pengurai Polutan
Organisme
tanah juga berperan dalam menguraikan polutan di dalam tanah bahwa di
dalam tanah ada banyak sekali polutan seperti limbah pertanian
(pestisida), limbah rumah tangga (detergen), dan limbah pabrik. Semua
itu jika berlebihan akan buruk bagi tumbuhan. Misalnya sayuran yang
ditanam di sekitar tempat pembuangan limbah pabrik harus diwaspadai
kandungannya, sayuran yang harusnya baik bagi tubuh, justru bisa menjadi
racun.
Untuk
menguraikan polutan tersebut, dibutuhkan organisme tanah yang banyak
juga untuk mempercepat proses penguraian limbah agar zat-zat berbahaya
bisa segera diuraikan menjadi zat yang tidak berbahaya.
Pemberi Pengaruh pada Tekstur
Organisme tanah dapat mempengaruhi struktur tanah lho. Sebelumnya kita udah membahas struktur-struktur tanah yang dilihat dari teksturnya, komposisi, dll.
Membuat Tanah Gembur
struktur
tanah lempung, lumpur, dan pasir. Ketiganya memiliki tingkatan partikel
yang berbeda-beda. perbedaan tersebut dikarenakan adanya bahan organik
yang dihasilkan oleh organisme tanah. Lendir yang dihasilkan oleh
organisme tanah akan menyatu dan membentuk gumpalan-gumpalan tanah.
Organisme tanah bisa membuat pori-pori untuk menggemburkan tanah. Kalau tanah gembur, maka tanaman juga akan tubuh dengan subur.
MANFAAT TANAH BAGI KEHIDUPAN
Setelah
mengetahui pengertian tanah dan strukturnya, sekarang mari kita bahas
tentang manfaatnya bagi kehidupan. Tentu ada banyak sekali manfaat yang
diberikan oleh tanah, khususnya bagi kita makhluk hidup. ada lima
manfaat besar tanah bagi kehidupan, yaitu: keanekaragaman hayati,
produktivitas pertanian, penyedia air bersih dan pencegah banjir,
mitigasi perubahan iklim, dan bisnis.
Assesment
Untuk memperkuat pemahaman materi , silahkan kalian kerjakan soal dibawah ini
- Jelaskan peranan organisme yang ada di dalam tanah
- Apa yang dimaksud dengan dekomposer
REFLEKSI :
Berdasarkan hasil kegiatan belajar dari 31 siswa kelas VIII D, didapatkan hasil:
- Peserta didik yang telah memahami materi pembelajaran sudah sebagian besar, hanya beberapa peserta didik yang belum paham
-
Dan untuk yang belum paham harus diulang-ulang kembali pada pertemuan
selanjutnya dengan cara tanya jawab atau dibuat kelompok sehingga mereka
benar-benar memahami materi untuk SAS
Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh