Rabu, 23 September 2026

pesawat sederhana

Mengenal 3 Jenis Tuas, Fungsi, Ciri-Ciri & Contohnya | Fisika Kelas 8

Jenis-Jenis Tuas berdasarkan Letak Titik Tumpunya

Pada artikel Fisika kelas 8 ini, kamu akan mengetahui tentang pengertian tuas, jenis-jenis tuas, ciri-ciri, dan contohnya. Baca sampai habis, ya!

 

Halo! Siapa di antara kamu yang pernah mendengar kata tuas? Mungkin sebagian dari kamu ada yang masih lupa-lupa ingat ya, atau bahkan ada juga yang merasa asing dengan kata itu? Nah, kalau kata pesawat sederhana pasti pernah dengar dong, ya? Hayo, ada yang masih ingat, apa itu pesawat sederhana?

Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana, lho!

Jenis-Jenis Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana dibagi menjadi empat kelompok utama:

Tuas (Pengungkit): Batang yang bergerak di sekitar titik tumpu untuk mengangkat beban. Alat ini dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan posisi titik tumpu, beban, dan kuasa. Contohnya adalah gunting, jungkat-jungkit, dan gerobak dorong

Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba

Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan

Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.

 

Pengertian Tuas

Tuas atau pengungkit adalah pesawat sederhana yang biasanya terbuat dari kayu dengan tumpu di salah satu titiknya dan digunakan untuk mengangkat sesuatu yang berat.

Pada tuas, terdapat beberapa istilah penting yang bisa kamu ketahui nih, di antaranya:

 

  • Titik tumpu merupakan titik tempat alat itu bertumpu.
  • Titik beban merupakan titik tempat beban itu berada.
  • Titik kuasa merupakan titik tempat gaya/kuasa yang diberikan.
  • Lengan beban merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik beban.
  • Lengan kuasa merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik kuasa.
  • Beban merupakan gaya berat benda.
  • Kuasa merupakan gaya yang diberikan.

 

Fungsi Tuas

Tuas adalah salah satu jenis pesawat sederhana yang memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:

  1. Dapat mempermudah usaha atau kerja manusia.
  2. Dapat memudahkan manusia dalam mengangkat atau menggerakkan beban berat.
  3. Alat pembesar gaya. Jadi, gaya yang dihasilkan lebih besar daripada gaya yang dikeluarkan.

 

Rumus Tuas dan Contoh Soal

Selain istilah-istilah di atas, kita juga bisa lho menghitung seberapa besar gaya yang kita keluarkan dengan rumus tuas di bawah ini:

Rumus Tuas dan Rumus Keuntungan Mekanis Tuas

 

Sementara itu, kita juga bisa mengetahui nilai keuntungan mekanis dari tuas tersebut. Apa sih keuntungan mekanis itu? Keuntungan mekanis adalah angka yang menunjukkan seberapa efektif pesawat sederhana dapat menggandakan gaya.

Nah, supaya kamu lebih memahami kedua rumus di atas, yuk perhatikan beberapa contoh soal di bawah ini untuk dikerjakan bersama-sama!

Contoh Soal!

Sebuah batu yang beratnya 800 N diangkat menggunakan tuas sepanjang 1,5 m. Jika lengan bebannya 50 cm dan titik tumpu berada di antara lengan beban dan lengan kuasa, maka hitunglah!

  1. Gaya yang diperlukan
  2. Keuntungan mekanis tuas

 

Penyelesaian:

Diketahui:

W = 800 N

Panjang tuas = 1,5 m

LB = 50 cm = 0,5 m

Ditanya:

  1. F …?
  2. KM …?

Jawab:

Panjang tuas = LB + LK

LK = Panjang tuas – LB

LK = 1,5 m – 0,5 m = 1 m

a. Gaya yang diperlukan (F)

contoh soal cara mencari gaya pada tuas

Jadi, gaya yang diperlukan untuk mengangkat batu tersebut adalah sebesar 400 N.

b. Keuntungan mekanis tuas (KM)

contoh soal cara mencari keuntungan mekanis tuas

Jadi, keuntungan mekanis tuas tersebut adalah 2.

 

Oke, setelah kamu tahu mengenai pengertian tuas, sekarang ayo kita kenali apa saja jenis-jenis tuas itu, ya. So, let’s check this out!

Baca Juga: Mengetahui Jenis-Jenis Katrol dan Contohnya

 

Jenis-Jenis Tuas

Tuas atau pengungkit digolongkan menjadi tiga jenis, lho! Penggolongan ini didasarkan pada letak titik tumpu, titik beban, dan titik kuasanya. Hayo, siapa yang bisa menebak apa saja jenis-jenisnya? Yap, ketiga jenis tuas tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:

 

1. Tuas Jenis Pertama

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Pertama

 

Pada tuas jenis pertama, letak titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasanya. Contoh alat atau benda yang termasuk ke dalam tuas jenis pertama antara lain gunting kuku, gunting, pemotong rumput, tang, linggis, dan jungkat jungkit. Siapa nih yang suka main jungkat jungkit?

 

2. Tuas Jenis Kedua

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Kedua

 

Selanjutnya adalah tuas jenis kedua. Kalau tuas jenis kedua, letak titik bebannya yang berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. Nah, contoh-contoh alat yang merupakan tuas jenis kedua diantaranya adalah alat pembuka tutup botol, alat pemotong kertas, alat pemecah kemiri, dan gerobak beroda satu.

 

3. Tuas Jenis Ketiga

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Ketiga

 

Jenis tuas yang terakhir adalah tuas jenis ketiga. Hayo, kalau tuas jenis ketiga, titik apa nih yang letaknya berada di tengah? Perfect! kalau tuas jenis ketiga ini, titik kuasanya yang letaknya di tengah, di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh alat yang termasuk golongan tuas jenis ketiga ini antara lain sekop, stapler (jekrekan), penjepit roti, dan pinset.

Sekarang kamu sudah tahu kan apa itu tuas dan apa saja jenis-jenisnya. Ternyata, penggunaan tuas ini ada manfaatnya, lho. Apalagi manfaatnya kalau bukan untuk meringankan beban kerja yang ingin kita lakukan.

Coba deh kamu bayangkan kalau nggak ada sekop, mamang tukang bangunan jadi susah kan kalau mau buat adukan semen. Begitu juga halnya jika tidak adanya alat-alat tuas yang lain. Pekerjaan kita jadi semakin berat dan terhambat. Iya apa iya?

Baca Juga: Manfaat Prinsip Bidang Miring dan Penerapannya di Kehidupan Sehari-hari

Ohiya, selain tuas, kamu tahu nggak contoh pesawat sederhana lainnya? Yuk, cari tahu lewat ruangbelajar. Selain kamu bisa belajar bareng Master Teacher yang keren, kamu juga bisa mengasah kemampuan kamu dengan menjawab latihan soal yang diberikan. Jadi semakin mantap, nih!

 

PERPINDAHAN KALOR DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Rabu, 23 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Perpindahan Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 3

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

Apa itu Kalor?

Kalor dan Perpindahannya, Beserta Contoh dan Pembahasannya| IPA Kelas 7 SMP - Latiseducation

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Jadi, 1 kalori itu didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air dengan suhu 1⁰C. Nilai 1 kalori = 4.2 joule, sedangkan 1 joule = 0.24 kalori.

 

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C, atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diserap oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.

pengertian kalorimeter

 

Rumus-Rumus Kalor

Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah besar perpindahan kalornya yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.

rumus perpindahan kalor

 

Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan huruf c kecil. Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh, hehe…

 

Rumus Kapasitas Kalor

 rumus kapasitas kalor

 Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J. 

 

Perpindahan Kalor
POSTER PERPINDAHAN KALOR.pdf
Kalor dapat berpindah melalui tiga cara: 
1. Konduksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut (contoh: ujung sendok logam terasa panas saat ujung lainnya dipanaskan).
2. Konveksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat, umumnya terjadi pada zat cair dan gas (contoh: air mendidih saat dimasak).
3. Radiasi: Perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara atau medium (contoh: panas matahari sampai ke bumi, badan terasa hangat di dekat api unggun)
 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan kalor

2. Sebutkan macam-macam perpindahan kalor

3. Apa yang dimaksud dengan kinveksi, radiasi,m dan konduksi

4. Tuliskan rumus perpindahan kalor dan beri penjelasannya


Kesimpulan materi:

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter. 


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Rabu, 23 September 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                 : Sistem Pernapasan pada Manusia

Pertemuan          : ke 5


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, pernapasan, dan ekskresi) dan menjaga kesehatannya.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang  sistem pernapasan pada manusia dan dapat menyebutkan organ-organ pernapasan pada manusia

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit pada sistem pernapasan manusia seperti TBC berkaitan dengan materi sistem pernapasan pada manusia

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi organ-organ pernapasan pada manusia dan fungsinya masing-masing

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan sitem pernapasan pada manusia dan fungsinya  kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis organ pernapasan pada manusia dan fungsi dari organ pernapasan manusia yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem pernapasan manusia adalah ciptaan Allah. Organ-organ pada sistem pernapasan manusia manusia adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ pernapasan manusia dan fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

 Sistem Pernapasan Manusia & Fungsinya

organ sistem pernapasan manusia


ORGAN PERNAPASAN MANUSIA

organ pernapasan manusia

Organ sistem pernapasan manusia adalah organ dan jaringan yang membantu kita bernapas. Urutan alat pernapasan manusia yang benar adalah rongga hidung, pangkal tenggorokan, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga paru-paru. 

Rongga Hidung

rongga hidung

Organ pertama yang membantu proses pernapasan kita adalah rongga hidung. Rongga hidung adalah rongga tempat masuknya udara untuk kita bernafas. Pada rongga hidung, terdapat rambut hidung yang berfungsi menyaring udara yang masuk ke rongga hidung.

Tidak hanya itu, di rongga hidung juga terdapat ujung-ujung saraf pembau. saraf ini berguna untuk membedakan bau-bau yang masuk ke hidung.

Jadi, secara keseluruhan fungsi rongga hidung kita adalah:

  • Tempat masuknya udara.
  • Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
  • Sebagai indra penciuman.

 

Pangkal Tenggorokan (Laring)

laring

Laring atau yang biasa disebut pangkal tenggorokan, berfungsi sebagai tempat melekatnya selaput atau pita suara. pada laring lah suara kita dapat dihasilkan.

Laring dapat terkena infeksi  yang biasa dikenal dengan penyakit laringitis. Penyebab infeksi ini adalah karena adanya peradangan akibat sering teriak, iritasi, atau infeksi. Jadi kamu harus menjaga pita suara  Dengan cara minum air putih dan istirahat yang cukup

Trakea (Batang Tenggorokan)

trakea

Organ yang ketiga adalah trakea. Trakea terletak di depan kerongkongan dan terdiri dari tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Pada trakea ini, ada katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup saluran pernafasan. Berikut ini adalah sistem kerja trakea:

  • Ketika sedang berbicara, katup menutup, saluran makanan tertutup dan saluran pernapasan terbuka.
  • Ketika sedang menelan, katup membuka, saluran makanan terbuka dan saluran pernapasan tertutup.

 

Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan)

bronkus

Selanjutnya organ dalam sistem pernapasan manusia yang keempat adalah bronkus. Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan yang menyambungkan antara trakea dan paru-paru.

Hampir mirip dengan trakea, bronkus tersusun atas tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin. Namun, bronkus terdiri dari dua cabang, yang di masing-masing cabang menyambungkan ke paru-paru kanan dan paru-paru kiri.

 

Bronkiolus (Anak Cabang Batang Tenggorokan)

bronkiolus

Bronkiolus merupakan percabangan bronkus yang terdapat dalam paru-paru. Jumlah cabang pada bronkiolus sesuai dengan jumlah lobus (gelambir) pada paru-paru. Pembagiannya adalah pada paru-paru sebelah kanan terdapat 3 lobus dan paru-paru kiri terdapat 2 lobus.

 Paru-Paru (Pulmo)

paru-paru

Organ yang terakhir adalah paru-paru. Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan terdiri dari 3 gelambir pada paru-paru kanan dan 2 gelambir pada paru-paru kiri.

Di dalam paru-paru inilah terjadi pertukaran udara kotor yang mengandung karbon dioksida (CO2) dengan udara bersih yang mengandung oksigen (O2). Pertukaran udara ini tepatnya terjadi dalam gelembung paru-paru (alveolus) yang bersentuhan dengan bronkiolus.

 

GANGGUAN PADA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

Emfisema

Emfisema adalah penyakit yang disebabkan karena alveolus kehilangan elastisitasnya. Kantong udara pada paru-parumu juga akan mengalami kehancuran secara perlahan, sehingga membuat napas menjadi pendek-pendek.

Emfisema disebabkan karena kebiasaan merokok, polusi udara dan polusi asap rokok.

 

Kanker Paru-paru

Penyakit ini disebabkan karena sel kanker yang tumbuh di paru-paru dan terus tumbuh tidak terkendali. Bila dibiarkan, sel kanker dapat menyerang bagian tubuh lainya.

Kanker paru-paru juga dapat disebabkan karena kebiasaan kebiasaan buruk seperti merokok, menghirup asap kendaraan, minum minuman beralkohol dan kebiasaan tidak sehat lainya.


Tuberkulosis (TBC)

TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru dan menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Karena ada bintil-bintil tersebut, proses difusi oksigen terganggu. Penderita TBC juga sering mengalami batuk darah.

penyakit TBC

Penyakit TBC menjadi penyebab kematian utama di dunia, setelah penyakit virus Corona (Covid-19). (Sumber: freepik.com)

 

Asma

Asma adalah penyakit yang terjadi karena penyempitan saluran pernapasan. Penyebab penyempitan saluran pernapasan biasanya disebabkan oleh alergi terhadap debu, pasir, bulu, serangga kecil ataupun rambut.

Penyakit ini juga dapat muncul kembali jika suhu lingkungan terlalu dingin atau ketika penderitanya mengalami masalah psikologis. Jika tidak segera diberi penanganan, penderita dapat mengalami kematian akibat sesak napas.

 

Laringitis

Selain penyakit-penyakit yang sudah disebutkan di atas, ada juga penyakit pernapasan yang disebut Laringitis. Penderita laringitis mengalami peradangan yang terjadi di laring atau pangkal tenggorokan karena infeksi bakteri, virus atau jamur.

 

Bronkhitis

bronkhitis, yaitu gangguan pada cabang trakea (bronkus) akibat infeksi. Infeksi ini akan menyebabkan penderita menghasilkan lendir yang menyumbat bronkus sehingga penderitanya dapat mengalami sesak napas. 

Pneumonia

Pneumonia ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Diplococcus pneumoniae, sehingga alveolus penderitanya akan terisi cairan.

 Asfiksi

Asfiksi, yang merupakan gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh. Asfiksi disebabkan karena hemoglobin darah mengikat komponen selain oksigen seperti karbon monoksida.

Karena daya ikat HB lebih tinggi terhadap CO, maka CO akan lebih berpotensi untuk masuk ke dalam tubuh. CO sendiri banyak dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor.

 

CARA MENJAGA SISTEM PERNAPASAN

1. Menjaga Kebersihan Udara

2. Rajin Mencuci Tangan

3. Olahraga Rutin dan Teratur

4. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

5. Banyak Minum Air Putih

6. Tidak Merokok


Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Sebutkan organ-organ pernapasan pada manusia

2. Sebutkan penyakit pada sistem pernapasan manusia

3. Bagaimana cara memelihara kesehatan sistem pernapasan manusia

4.Sebutkan perbedaan bronkus dan bronkiolus


Kesimpulan materi:

- Organ sistem pernapasan manusia adalah organ dan jaringan yang membantu kita bernapas. Urutan alat pernapasan manusia yang benar adalah rongga hidung, pangkal tenggorokan, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga paru-paru. 

- Jadi, secara keseluruhan fungsi rongga hidung kita adalah:

  • Tempat masuknya udara.
  • Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
  • Sebagai indra penciuman.

CARA MENJAGA SISTEM PERNAPASAN

1. Menjaga Kebersihan Udara

2. Rajin Mencuci Tangan

3. Olahraga Rutin dan Teratur

4. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

5. Banyak Minum Air Putih

6. Tidak Merokok

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

 

Selasa, 22 September 2026

PERPINDAHAN KALOR DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Seelasa, 22 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Perpindahan Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 3

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

Apa itu Kalor?

Kalor dan Perpindahannya, Beserta Contoh dan Pembahasannya| IPA Kelas 7 SMP - Latiseducation

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Jadi, 1 kalori itu didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air dengan suhu 1⁰C. Nilai 1 kalori = 4.2 joule, sedangkan 1 joule = 0.24 kalori.

 

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C, atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diserap oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.

pengertian kalorimeter

 

Rumus-Rumus Kalor

Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah besar perpindahan kalornya yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.

rumus perpindahan kalor

 

Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan huruf c kecil. Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh, hehe…

 

Rumus Kapasitas Kalor

 rumus kapasitas kalor

 Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J. 

 

Perpindahan Kalor
POSTER PERPINDAHAN KALOR.pdf
Kalor dapat berpindah melalui tiga cara: 
1. Konduksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut (contoh: ujung sendok logam terasa panas saat ujung lainnya dipanaskan).
2. Konveksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat, umumnya terjadi pada zat cair dan gas (contoh: air mendidih saat dimasak).
3. Radiasi: Perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara atau medium (contoh: panas matahari sampai ke bumi, badan terasa hangat di dekat api unggun)
 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan kalor

2. Sebutkan macam-macam perpindahan kalor

3. Apa yang dimaksud dengan kinveksi, radiasi,m dan konduksi

4. Tuliskan rumus perpindahan kalor dan beri penjelasannya


Kesimpulan materi:

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter. 


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Selasa, 22 September 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                 : Sistem Pernapasan pada Manusia

Pertemuan          : ke 5


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, pernapasan, dan ekskresi) dan menjaga kesehatannya.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang  sistem pernapasan pada manusia dan dapat menyebutkan organ-organ pernapasan pada manusia

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit pada sistem pernapasan manusia seperti TBC berkaitan dengan materi sistem pernapasan pada manusia

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi organ-organ pernapasan pada manusia dan fungsinya masing-masing

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan sitem pernapasan pada manusia dan fungsinya  kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis organ pernapasan pada manusia dan fungsi dari organ pernapasan manusia yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem pernapasan manusia adalah ciptaan Allah. Organ-organ pada sistem pernapasan manusia manusia adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ pernapasan manusia dan fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

 Sistem Pernapasan Manusia & Fungsinya

organ sistem pernapasan manusia


ORGAN PERNAPASAN MANUSIA

organ pernapasan manusia

Organ sistem pernapasan manusia adalah organ dan jaringan yang membantu kita bernapas. Urutan alat pernapasan manusia yang benar adalah rongga hidung, pangkal tenggorokan, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga paru-paru. 

Rongga Hidung

rongga hidung

Organ pertama yang membantu proses pernapasan kita adalah rongga hidung. Rongga hidung adalah rongga tempat masuknya udara untuk kita bernafas. Pada rongga hidung, terdapat rambut hidung yang berfungsi menyaring udara yang masuk ke rongga hidung.

Tidak hanya itu, di rongga hidung juga terdapat ujung-ujung saraf pembau. saraf ini berguna untuk membedakan bau-bau yang masuk ke hidung.

Jadi, secara keseluruhan fungsi rongga hidung kita adalah:

  • Tempat masuknya udara.
  • Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
  • Sebagai indra penciuman.

 

Pangkal Tenggorokan (Laring)

laring

Laring atau yang biasa disebut pangkal tenggorokan, berfungsi sebagai tempat melekatnya selaput atau pita suara. pada laring lah suara kita dapat dihasilkan.

Laring dapat terkena infeksi  yang biasa dikenal dengan penyakit laringitis. Penyebab infeksi ini adalah karena adanya peradangan akibat sering teriak, iritasi, atau infeksi. Jadi kamu harus menjaga pita suara  Dengan cara minum air putih dan istirahat yang cukup

Trakea (Batang Tenggorokan)

trakea

Organ yang ketiga adalah trakea. Trakea terletak di depan kerongkongan dan terdiri dari tulang-tulang rawan berbentuk cincin. Pada trakea ini, ada katup yang berfungsi untuk membuka dan menutup saluran pernafasan. Berikut ini adalah sistem kerja trakea:

  • Ketika sedang berbicara, katup menutup, saluran makanan tertutup dan saluran pernapasan terbuka.
  • Ketika sedang menelan, katup membuka, saluran makanan terbuka dan saluran pernapasan tertutup.

 

Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan)

bronkus

Selanjutnya organ dalam sistem pernapasan manusia yang keempat adalah bronkus. Bronkus merupakan cabang batang tenggorokan yang menyambungkan antara trakea dan paru-paru.

Hampir mirip dengan trakea, bronkus tersusun atas tulang-tulang rawan yang berbentuk cincin. Namun, bronkus terdiri dari dua cabang, yang di masing-masing cabang menyambungkan ke paru-paru kanan dan paru-paru kiri.

 

Bronkiolus (Anak Cabang Batang Tenggorokan)

bronkiolus

Bronkiolus merupakan percabangan bronkus yang terdapat dalam paru-paru. Jumlah cabang pada bronkiolus sesuai dengan jumlah lobus (gelambir) pada paru-paru. Pembagiannya adalah pada paru-paru sebelah kanan terdapat 3 lobus dan paru-paru kiri terdapat 2 lobus.

 Paru-Paru (Pulmo)

paru-paru

Organ yang terakhir adalah paru-paru. Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan terdiri dari 3 gelambir pada paru-paru kanan dan 2 gelambir pada paru-paru kiri.

Di dalam paru-paru inilah terjadi pertukaran udara kotor yang mengandung karbon dioksida (CO2) dengan udara bersih yang mengandung oksigen (O2). Pertukaran udara ini tepatnya terjadi dalam gelembung paru-paru (alveolus) yang bersentuhan dengan bronkiolus.

 

GANGGUAN PADA SISTEM PERNAPASAN MANUSIA

Emfisema

Emfisema adalah penyakit yang disebabkan karena alveolus kehilangan elastisitasnya. Kantong udara pada paru-parumu juga akan mengalami kehancuran secara perlahan, sehingga membuat napas menjadi pendek-pendek.

Emfisema disebabkan karena kebiasaan merokok, polusi udara dan polusi asap rokok.

 

Kanker Paru-paru

Penyakit ini disebabkan karena sel kanker yang tumbuh di paru-paru dan terus tumbuh tidak terkendali. Bila dibiarkan, sel kanker dapat menyerang bagian tubuh lainya.

Kanker paru-paru juga dapat disebabkan karena kebiasaan kebiasaan buruk seperti merokok, menghirup asap kendaraan, minum minuman beralkohol dan kebiasaan tidak sehat lainya.


Tuberkulosis (TBC)

TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini menyerang paru-paru dan menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Karena ada bintil-bintil tersebut, proses difusi oksigen terganggu. Penderita TBC juga sering mengalami batuk darah.

penyakit TBC

Penyakit TBC menjadi penyebab kematian utama di dunia, setelah penyakit virus Corona (Covid-19). (Sumber: freepik.com)

 

Asma

Asma adalah penyakit yang terjadi karena penyempitan saluran pernapasan. Penyebab penyempitan saluran pernapasan biasanya disebabkan oleh alergi terhadap debu, pasir, bulu, serangga kecil ataupun rambut.

Penyakit ini juga dapat muncul kembali jika suhu lingkungan terlalu dingin atau ketika penderitanya mengalami masalah psikologis. Jika tidak segera diberi penanganan, penderita dapat mengalami kematian akibat sesak napas.

 

Laringitis

Selain penyakit-penyakit yang sudah disebutkan di atas, ada juga penyakit pernapasan yang disebut Laringitis. Penderita laringitis mengalami peradangan yang terjadi di laring atau pangkal tenggorokan karena infeksi bakteri, virus atau jamur.

 

Bronkhitis

bronkhitis, yaitu gangguan pada cabang trakea (bronkus) akibat infeksi. Infeksi ini akan menyebabkan penderita menghasilkan lendir yang menyumbat bronkus sehingga penderitanya dapat mengalami sesak napas. 

Pneumonia

Pneumonia ini adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Diplococcus pneumoniae, sehingga alveolus penderitanya akan terisi cairan.

 Asfiksi

Asfiksi, yang merupakan gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan tubuh. Asfiksi disebabkan karena hemoglobin darah mengikat komponen selain oksigen seperti karbon monoksida.

Karena daya ikat HB lebih tinggi terhadap CO, maka CO akan lebih berpotensi untuk masuk ke dalam tubuh. CO sendiri banyak dihasilkan oleh asap kendaraan bermotor.

 

CARA MENJAGA SISTEM PERNAPASAN

1. Menjaga Kebersihan Udara

2. Rajin Mencuci Tangan

3. Olahraga Rutin dan Teratur

4. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

5. Banyak Minum Air Putih

6. Tidak Merokok


Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Sebutkan organ-organ pernapasan pada manusia

2. Sebutkan penyakit pada sistem pernapasan manusia

3. Bagaimana cara memelihara kesehatan sistem pernapasan manusia

4.Sebutkan perbedaan bronkus dan bronkiolus


Kesimpulan materi:

- Organ sistem pernapasan manusia adalah organ dan jaringan yang membantu kita bernapas. Urutan alat pernapasan manusia yang benar adalah rongga hidung, pangkal tenggorokan, trakea, bronkus, bronkiolus, hingga paru-paru. 

- Jadi, secara keseluruhan fungsi rongga hidung kita adalah:

  • Tempat masuknya udara.
  • Penyaring udara melalui rambut-rambut halus dan lendir di dalam hidung.
  • Sebagai indra penciuman.

CARA MENJAGA SISTEM PERNAPASAN

1. Menjaga Kebersihan Udara

2. Rajin Mencuci Tangan

3. Olahraga Rutin dan Teratur

4. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

5. Banyak Minum Air Putih

6. Tidak Merokok

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi