Selasa, 04 Agustus 2026

BESARAN DAN SATUAN REF

 Identities

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                   : VII A - VII E

Materi                 : Besaran dan Satuan

 

Tujuan Pembelajaran:

peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup, sifat dan karakteristik zat, sistem 

organisasi kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya,  serta menunjukkan adab 

bersyukur atas nikmat keteraturan alam semesta ciptaan Allah SWT dengan benar.

 

Materi Pembelajaran :

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

  

Besaran terbagi menjadi dua jenis, yakni besaran pokok dan besaran turunan

 

Apa itu Besaran Pokok?

Pertama, kita akan membahas tentang pengertian besaran pokok. Besaran pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak dapat disusun dari besaran lainnya. Satuan dari besaran pokok sudah ditetapkan lebih dulu.

 

Macam-Macam Besaran Pokok

Apa saja yang termasuk besaran pokok? Ada 7 besaran pokok yang perlu kamu tahu.    (Jumlah zat, Intensitas cahaya, Waktu, Arus listrik, Suhu, Massa, dan Panjang). Kamu bisa lihat daftar besaran pokok beserta lambang dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel lambang besaran pokok dan satuannya

 Apa itu Besaran Turunan?

Besaran turunan adalah besaran yang bisa dinyatakan oleh beberapa besaran pokok, karena besaran turunan ini disusun dari beberapa besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disusun dari satuan besaran-besaran pokoknya.

 

Macam-Macam Besaran Turunan

Apa saja yang termasuk besaran turunan? Ada 9 besaran turunan yang perlu kamu tahu. Kamu bisa lihat daftar besaran turunan beserta rumus dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel rumus besaran turunan dan satuannya

 

Bisa kamu lihat pada tabel, besaran turunan itu disusun dari beberapa besaran pokok dan satuannya pun juga disusun dari satuan besaran pokoknya.

Contohnya misalnya massa jenis. Bisa kamu lihat pada tabel, massa jenis memiliki rumus massa dibagi dengan volume. Nah, massa sendiri merupakan besaran pokok dengan satuan kilogram (kg).

Sedangkan volume merupakan besaran turunan yang disusun dari besaran pokok panjang yang dipangkatkan tiga (panjang x lebar x tinggi) sehingga satuannya adalah meter pangkat tiga atau meter kubik (m3).

 

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

supaya kamu lebih mudah memahami perbedaan antara besaran pokok dengan besaran turunan, simak rangkuman tabel di bawah ini, yuk!

AspekBesaran PokokBesaran Turunan
PengertianBesaran fisika yang ditetapkan secara langsung, atau tidak diturunkan dari besaran lain.Besaran fisika yang diperoleh dari turunan atau gabungan besaran pokok.
Satuan

 

Satuan baku yang ditetapkan secara khusus. Contohnya, meter, sekon, kilogram, dan sebagainya.

Diperoleh dari kombinasi satuan besaran pokok. Contohnya, m/s, m2, cm3, dan sebagainya.

 

Contoh

 

 

Ada 7, yaitu: Panjang (meter), Massa (kilogram), Waktu (sekon), Suhu (kelvin), Kuat Arus (ampere), Jumlah Zat (mol), Intensitas Cahaya (candela).Ada 9, yaitu: Luas (m²), Volume (m³), Kecepatan (m/s), Percepatan (m/s²), Gaya (Newton), Tekanan (Pascal).

 

Cara Melakukan Pengukuran

Besaran pokok dan besaran turunan digunakan dalam kegiatan pengukuran. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran yang diukur menggunakan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengukuran, antara lain:

1. Melakukan kalibrasi

Kalibrasi adalah proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkan dengan standar atau tolak ukur. Kalibrasi dilakukan agar kegiatan pengukuran bisa mendapatkan hasil yang akurat atau mendekati nilai sebenarnya.

2. Memposisikan mata dengan tepat

Posisi mata saat melakukan pengukuran harus tepat tegak lurus dengan skala yang dibaca. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan baca yang menyebabkan hasil ukur jadi tidak sesuai dengan kenyataannya.

3. Mengetahui ketelitian alat ukur

Ketelitian alat ukur dinyatakan dengan Nilai Skala Terkecil (NST). NST alat ukur bisa dilihat dari jarak antara dua garis berdekatan pada alat ukur. Semakin kecil NST, berarti alat ukur tersebut semakin teliti.

4. Menggunakan alat ukur yang sesuai

 kita harus melakukan pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. 


Assesment

Untuk memperkuat pemahaman materi kalian silahkan kalian kerjakan soal dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan besaran pokok

2. Sebutkan macam-macam besaran pokok

3. sebutkam macam-macam besaran turunan

4. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pengukuran

 

Refleksi:

Sebagian besar siswa kelas 7C Sudah menahami materi ini, unt yang belum menahami akan diadakan tanya jawab secara lisan dan mengerjakan latihan

Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

 

BESARAN DAN SATUAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Selasa, 4 Agustus 2026

Kelas                   : VII A - VII E

Materi                 : Besaran dan Satuan

 

Tujuan Pembelajaran:

peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup, sifat dan karakteristik zat, sistem

organisasi kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya,  serta menunjukkan adab

bersyukur atas nikmat keteraturan alam semesta ciptaan Allah SWT dengan benar.

 

Materi Pembelajaran :

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

 

Besaran terbagi menjadi dua jenis, yakni besaran pokok dan besaran turunan.

 

Apa itu Besaran Pokok?

Pertama, kita akan membahas tentang pengertian besaran pokok. Besaran pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak dapat disusun dari besaran lainnya. Satuan dari besaran pokok sudah ditetapkan lebih dulu.

 

Macam-Macam Besaran Pokok

Apa saja yang termasuk besaran pokok? Ada 7 besaran pokok yang perlu kamu tahu.    (Jumlah zat, Intensitas cahaya, Waktu, Arus listrik, Suhu, Massa, dan Panjang). Kamu bisa lihat daftar besaran pokok beserta lambang dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel lambang besaran pokok dan satuannya

 Apa itu Besaran Turunan?

Besaran turunan adalah besaran yang bisa dinyatakan oleh beberapa besaran pokok, karena besaran turunan ini disusun dari beberapa besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disusun dari satuan besaran-besaran pokoknya.

 

Macam-Macam Besaran Turunan

Apa saja yang termasuk besaran turunan? Ada 9 besaran turunan yang perlu kamu tahu. Kamu bisa lihat daftar besaran turunan beserta rumus dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel rumus besaran turunan dan satuannya

 

Bisa kamu lihat pada tabel, besaran turunan itu disusun dari beberapa besaran pokok dan satuannya pun juga disusun dari satuan besaran pokoknya.

Contohnya misalnya massa jenis. Bisa kamu lihat pada tabel, massa jenis memiliki rumus massa dibagi dengan volume. Nah, massa sendiri merupakan besaran pokok dengan satuan kilogram (kg).

Sedangkan volume merupakan besaran turunan yang disusun dari besaran pokok panjang yang dipangkatkan tiga (panjang x lebar x tinggi) sehingga satuannya adalah meter pangkat tiga atau meter kubik (m3).

 

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

supaya kamu lebih mudah memahami perbedaan antara besaran pokok dengan besaran turunan, simak rangkuman tabel di bawah ini, yuk!

Aspek Besaran Pokok Besaran Turunan
Pengertian Besaran fisika yang ditetapkan secara langsung, atau tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran fisika yang diperoleh dari turunan atau gabungan besaran pokok.
Satuan

 

Satuan baku yang ditetapkan secara khusus. Contohnya, meter, sekon, kilogram, dan sebagainya.

Diperoleh dari kombinasi satuan besaran pokok. Contohnya, m/s, m2, cm3, dan sebagainya.

 

Contoh

 

 

Ada 7, yaitu: Panjang (meter), Massa (kilogram), Waktu (sekon), Suhu (kelvin), Kuat Arus (ampere), Jumlah Zat (mol), Intensitas Cahaya (candela). Ada 9, yaitu: Luas (m²), Volume (m³), Kecepatan (m/s), Percepatan (m/s²), Gaya (Newton), Tekanan (Pascal).

 

Cara Melakukan Pengukuran

Besaran pokok dan besaran turunan digunakan dalam kegiatan pengukuran. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran yang diukur menggunakan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengukuran, antara lain:

1. Melakukan kalibrasi

Kalibrasi adalah proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkan dengan standar atau tolak ukur. Kalibrasi dilakukan agar kegiatan pengukuran bisa mendapatkan hasil yang akurat atau mendekati nilai sebenarnya.

2. Memposisikan mata dengan tepat

Posisi mata saat melakukan pengukuran harus tepat tegak lurus dengan skala yang dibaca. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan baca yang menyebabkan hasil ukur jadi tidak sesuai dengan kenyataannya.

3. Mengetahui ketelitian alat ukur

Ketelitian alat ukur dinyatakan dengan Nilai Skala Terkecil (NST). NST alat ukur bisa dilihat dari jarak antara dua garis berdekatan pada alat ukur. Semakin kecil NST, berarti alat ukur tersebut semakin teliti.

4. Menggunakan alat ukur yang sesuai

 kita harus melakukan pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. 


Assesment

Untuk memperkuat pemahaman materi kalian silahkan kalian kerjakan soal dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan besaran pokok

2. Sebutkan macam-macam besaran pokok

3. sebutkam macam-macam besaran turunan

4. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pengukuran

 

SPESIALISASI SEL

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Selasa, 4 Agustus 2026

Kelas                   : VIII A - VIII B

Materi                 : Spesialisasi Sel

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat  mendeskripsikan bagian-bagian atau organel pada sel hewan dan tumbuhan dan dapat membedakan organel-organel tersebut, dan mengenal mikroskop dan bagian-bagiannya, serta memahami spesialisasi sel makhluk hidup

 

Materi Pembelajaran :

Spesialisasi sel adalah proses di mana sel-sel berkembang dan berubah bentuk serta fungsi untuk melakukan tugas tertentu di dalam tubuh makhluk hidup.

Wety Yuningsih: Materi Spesialisasi Sel Kelas 8 Fase D                                                                     

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Spesialisasi Sel pada Hewan dan Manusia

Jenis Sel

Ciri Khas

Fungsi Utama

Sel darah merah

Bentuk cakram, tanpa inti

Mengangkut oksigen

Sel otot

Panjang, lentur, mengandung banyak mitokondria

Kontraksi untuk menggerakkan tubuh

Sel saraf (neuron)

Memiliki akson & dendrit panjang

Mengirimkan impuls listrik

Sel telur

Bulat, besar, mengandung cadangan makanan

Reproduksi (betina)

Sel sperma

Kecil, berekor

Membuahi sel telur (jantan)

Sel epitel

Rapat, pipih

Pelindung permukaan tubuh

 

Contoh Spesialisasi Sel pada Tumbuhan

Jenis Sel Tumbuhan

Ciri Khas

Fungsi

Sel xilem

Dinding sel tebal, mati, seperti pipa

Mengangkut air dan mineral

Sel floem

Hidup, berdampingan dengan sel pengiring

Mengangkut hasil fotosintesis (makanan)

Sel stomata

Berpasangan, seperti celah di daun

Mengatur keluar-masuk gas dan uap air

Sel palisade

Mengandung banyak kloroplas

Tempat utama fotosintesis

Sel rambut akar

Memiliki tonjolan panjang

Menyerap air dan mineral dari tanah

 

Spesialisasi pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan - Daring Nur Hidayah Press 


Spesialisasi pada Sel Tumbuhan

1. Sel Epidermis

Sel epidermis adalah sel yang membentuk lapisan pelindung terluar pada bagian luar tumbuhan.

Mereka memiliki dinding sel yang kuat dan membantu melindungi tumbuhan dari kehilangan air dan serangan patogen.

Sel-sel epidermis juga dapat memiliki rambut-rambut kecil yang disebut trikomata.

Bagian ini membantu mengurangi penguapan air dan melindungi dari serangga.

2. Sel Parenkim

Sel parenkim adalah sel yang paling umum ditemukan dalam jaringan tumbuhan.

Mereka memiliki bentuk yang beragam dan berperan dalam banyak fungsi penting.

Sel-sel parenkim dapat terlibat dalam fotosintesis, menyimpan cadangan makanan, dan melakukan respirasi seluler.

3. Sel Kolenkim

Sel kolenkim adalah sel tumbuhan yang memiliki dinding sel yang tebal dan fleksibel.

Mereka membantu memberikan dukungan mekanis pada tumbuhan, terutama pada daun, batang muda, dan daun muda.

Sel-sel kolenkim memiliki dinding yang elastis sehingga memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh secara normal.

4. Sel Sklerenkim

Sel sklerenkim memiliki dinding sel yang lebih keras dan kaku dibandingkan dengan sel kolenkim.

Mereka terdapat di jaringan yang sudah matang, seperti kulit kayu dan serat pada buah.

Berapa spesialisasi sel.

Sel adalah satuan unit struktural dan fungsional terkecil makhluk hidup yang merupakan dasar penyusun bagian-bagian tubuh. Sel merupakan komponen yang paling sederhana dalam sistem organisasi kehidupan.

sistem organisasi kehidupan

 

Sel pertama kali diobservasi dan diidentifikasi oleh fisikawan Inggris bernama Robert Hook pada tahun 1665. Kemudian, dua ilmuwan Jerman – Schwann dan Schleiden mengemukakan prinsip dasar baru sel pada tahun 1893. Teori mengenai sel terdiri dari 3 prinsip berikut:

  1. Semua makhluk hidup tersusun dari satu sel atau lebih.
  2. Sel adalah unit dasar dari struktur dan fungsi pada makhluk hidup.
  3. Sel-sel lainnya berasal dari proses penggandaan (replikasi) sel yang telah ada sebelumnya. 

Sel merupakan unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup dan merupakan tempat terselenggaranya fungsi kehidupan

jaringan adalah tingkat organisasi kehidupan di antara sel dan organ. Jaringan merupakan kumpulan sel yang serupa beserta matriks ekstraselulernya yang bersama-sama menjalankan fungsi tertentu. Di tingkat selanjutnya, sejumlah jaringan yang berbeda dapat bekerja sama untuk membentuk organ.

 Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki satu fungsi atau lebih. Berdasarkan letaknya, organ tubuh terbagi menjadi organ dalam dan organ luar. Organ dalam tubuh ini terdiri dari jantung, ginjal, lambung, dan usus, sedangkan contoh organ luar tubuh adalah hidung dan kulit.

Sistem organ adalah kelompok organ yang bekerja sama membentuk suatu fungsi yang berkesinambungan. Sistem organ pada tubuh hewan dan manusia dibedakan menjadi sepuluh sistem, yaitu pencernaan, pernapasan, peredaran darah, ekskresi, rangka, saraf, otot, kelenjar, integument, dan reproduksi

Organisme adalah makhluk hidup apa pun yang berfungsi sebagai individu .

Tingkat Organisasi Kehidupan dari yang Terkecil hingga Terbesar 

 

 Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan spesialisasi sel

2. Sebutkan spesialisasi sel pada sel tumbuhan

3. Sebutkan urutan yang benar tentang organisasi kehidupan

4. Sebutkan contoh-contoh spesialisasi sel tumbuhan dan hewan


Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

 

 

Senin, 03 Agustus 2026

BESARAN DAN SATUAN REF

 Identities

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                   : VII A - VII E

Materi                 : Besaran dan Satuan

 

Tujuan Pembelajaran:

peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup, sifat dan karakteristik zat, sistem 

organisasi kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya,  serta menunjukkan adab 

bersyukur atas nikmat keteraturan alam semesta ciptaan Allah SWT dengan benar.

 

Materi Pembelajaran :

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

  

Besaran terbagi menjadi dua jenis, yakni besaran pokok dan besaran turunan

 

Apa itu Besaran Pokok?

Pertama, kita akan membahas tentang pengertian besaran pokok. Besaran pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak dapat disusun dari besaran lainnya. Satuan dari besaran pokok sudah ditetapkan lebih dulu.

 

Macam-Macam Besaran Pokok

Apa saja yang termasuk besaran pokok? Ada 7 besaran pokok yang perlu kamu tahu.    (Jumlah zat, Intensitas cahaya, Waktu, Arus listrik, Suhu, Massa, dan Panjang). Kamu bisa lihat daftar besaran pokok beserta lambang dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel lambang besaran pokok dan satuannya

 Apa itu Besaran Turunan?

Besaran turunan adalah besaran yang bisa dinyatakan oleh beberapa besaran pokok, karena besaran turunan ini disusun dari beberapa besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disusun dari satuan besaran-besaran pokoknya.

 

Macam-Macam Besaran Turunan

Apa saja yang termasuk besaran turunan? Ada 9 besaran turunan yang perlu kamu tahu. Kamu bisa lihat daftar besaran turunan beserta rumus dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel rumus besaran turunan dan satuannya

 

Bisa kamu lihat pada tabel, besaran turunan itu disusun dari beberapa besaran pokok dan satuannya pun juga disusun dari satuan besaran pokoknya.

Contohnya misalnya massa jenis. Bisa kamu lihat pada tabel, massa jenis memiliki rumus massa dibagi dengan volume. Nah, massa sendiri merupakan besaran pokok dengan satuan kilogram (kg).

Sedangkan volume merupakan besaran turunan yang disusun dari besaran pokok panjang yang dipangkatkan tiga (panjang x lebar x tinggi) sehingga satuannya adalah meter pangkat tiga atau meter kubik (m3).

 

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

supaya kamu lebih mudah memahami perbedaan antara besaran pokok dengan besaran turunan, simak rangkuman tabel di bawah ini, yuk!

AspekBesaran PokokBesaran Turunan
PengertianBesaran fisika yang ditetapkan secara langsung, atau tidak diturunkan dari besaran lain.Besaran fisika yang diperoleh dari turunan atau gabungan besaran pokok.
Satuan

 

Satuan baku yang ditetapkan secara khusus. Contohnya, meter, sekon, kilogram, dan sebagainya.

Diperoleh dari kombinasi satuan besaran pokok. Contohnya, m/s, m2, cm3, dan sebagainya.

 

Contoh

 

 

Ada 7, yaitu: Panjang (meter), Massa (kilogram), Waktu (sekon), Suhu (kelvin), Kuat Arus (ampere), Jumlah Zat (mol), Intensitas Cahaya (candela).Ada 9, yaitu: Luas (m²), Volume (m³), Kecepatan (m/s), Percepatan (m/s²), Gaya (Newton), Tekanan (Pascal).

 

Cara Melakukan Pengukuran

Besaran pokok dan besaran turunan digunakan dalam kegiatan pengukuran. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran yang diukur menggunakan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengukuran, antara lain:

1. Melakukan kalibrasi

Kalibrasi adalah proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkan dengan standar atau tolak ukur. Kalibrasi dilakukan agar kegiatan pengukuran bisa mendapatkan hasil yang akurat atau mendekati nilai sebenarnya.

2. Memposisikan mata dengan tepat

Posisi mata saat melakukan pengukuran harus tepat tegak lurus dengan skala yang dibaca. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan baca yang menyebabkan hasil ukur jadi tidak sesuai dengan kenyataannya.

3. Mengetahui ketelitian alat ukur

Ketelitian alat ukur dinyatakan dengan Nilai Skala Terkecil (NST). NST alat ukur bisa dilihat dari jarak antara dua garis berdekatan pada alat ukur. Semakin kecil NST, berarti alat ukur tersebut semakin teliti.

4. Menggunakan alat ukur yang sesuai

 kita harus melakukan pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. 


Assesment

Untuk memperkuat pemahaman materi kalian silahkan kalian kerjakan soal dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan besaran pokok

2. Sebutkan macam-macam besaran pokok

3. sebutkam macam-macam besaran turunan

4. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pengukuran

Refleksi:

Sebagian besar siswa kelas 7 A Sudah menahami materi ini, unt yang belum menahami akan diadakan tanya jawab secara lisan 

Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

BESARAN DAN SATUAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                   : VII A - VII E

Materi                 : Besaran dan Satuan

 

Tujuan Pembelajaran:

peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup, sifat dan karakteristik zat, sistem

organisasi kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya,  serta menunjukkan adab

bersyukur atas nikmat keteraturan alam semesta ciptaan Allah SWT dengan benar.

 

Materi Pembelajaran :

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

 

Besaran terbagi menjadi dua jenis, yakni besaran pokok dan besaran turunan.

 

Apa itu Besaran Pokok?

Pertama, kita akan membahas tentang pengertian besaran pokok. Besaran pokok adalah besaran-besaran dasar yang tidak dapat disusun dari besaran lainnya. Satuan dari besaran pokok sudah ditetapkan lebih dulu.

 

Macam-Macam Besaran Pokok

Apa saja yang termasuk besaran pokok? Ada 7 besaran pokok yang perlu kamu tahu.    (Jumlah zat, Intensitas cahaya, Waktu, Arus listrik, Suhu, Massa, dan Panjang). Kamu bisa lihat daftar besaran pokok beserta lambang dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel lambang besaran pokok dan satuannya

 Apa itu Besaran Turunan?

Besaran turunan adalah besaran yang bisa dinyatakan oleh beberapa besaran pokok, karena besaran turunan ini disusun dari beberapa besaran pokok. Satuan dari besaran turunan disusun dari satuan besaran-besaran pokoknya.

 

Macam-Macam Besaran Turunan

Apa saja yang termasuk besaran turunan? Ada 9 besaran turunan yang perlu kamu tahu. Kamu bisa lihat daftar besaran turunan beserta rumus dan satuannya pada tabel berikut ini!

tabel rumus besaran turunan dan satuannya

 

Bisa kamu lihat pada tabel, besaran turunan itu disusun dari beberapa besaran pokok dan satuannya pun juga disusun dari satuan besaran pokoknya.

Contohnya misalnya massa jenis. Bisa kamu lihat pada tabel, massa jenis memiliki rumus massa dibagi dengan volume. Nah, massa sendiri merupakan besaran pokok dengan satuan kilogram (kg).

Sedangkan volume merupakan besaran turunan yang disusun dari besaran pokok panjang yang dipangkatkan tiga (panjang x lebar x tinggi) sehingga satuannya adalah meter pangkat tiga atau meter kubik (m3).

 

Perbedaan Besaran Pokok dan Besaran Turunan

supaya kamu lebih mudah memahami perbedaan antara besaran pokok dengan besaran turunan, simak rangkuman tabel di bawah ini, yuk!

Aspek Besaran Pokok Besaran Turunan
Pengertian Besaran fisika yang ditetapkan secara langsung, atau tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran fisika yang diperoleh dari turunan atau gabungan besaran pokok.
Satuan

 

Satuan baku yang ditetapkan secara khusus. Contohnya, meter, sekon, kilogram, dan sebagainya.

Diperoleh dari kombinasi satuan besaran pokok. Contohnya, m/s, m2, cm3, dan sebagainya.

 

Contoh

 

 

Ada 7, yaitu: Panjang (meter), Massa (kilogram), Waktu (sekon), Suhu (kelvin), Kuat Arus (ampere), Jumlah Zat (mol), Intensitas Cahaya (candela). Ada 9, yaitu: Luas (m²), Volume (m³), Kecepatan (m/s), Percepatan (m/s²), Gaya (Newton), Tekanan (Pascal).

 

Cara Melakukan Pengukuran

Besaran pokok dan besaran turunan digunakan dalam kegiatan pengukuran. Pengukuran adalah kegiatan membandingkan nilai suatu besaran yang diukur menggunakan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pengukuran, antara lain:

1. Melakukan kalibrasi

Kalibrasi adalah proses pengecekan dan pengaturan akurasi dari alat ukur dengan cara membandingkan dengan standar atau tolak ukur. Kalibrasi dilakukan agar kegiatan pengukuran bisa mendapatkan hasil yang akurat atau mendekati nilai sebenarnya.

2. Memposisikan mata dengan tepat

Posisi mata saat melakukan pengukuran harus tepat tegak lurus dengan skala yang dibaca. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahan baca yang menyebabkan hasil ukur jadi tidak sesuai dengan kenyataannya.

3. Mengetahui ketelitian alat ukur

Ketelitian alat ukur dinyatakan dengan Nilai Skala Terkecil (NST). NST alat ukur bisa dilihat dari jarak antara dua garis berdekatan pada alat ukur. Semakin kecil NST, berarti alat ukur tersebut semakin teliti.

4. Menggunakan alat ukur yang sesuai

 kita harus melakukan pengukuran dengan alat ukur yang sesuai. 


Assesment

Untuk memperkuat pemahaman materi kalian silahkan kalian kerjakan soal dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan besaran pokok

2. Sebutkan macam-macam besaran pokok

3. sebutkam macam-macam besaran turunan

4. Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam pengukuran


Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

SPESIALISASI SEL

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 3 Agustus 2026

Kelas                   : VIII A - VIII B

Materi                 : Spesialisasi Sel

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat  mendeskripsikan bagian-bagian atau organel pada sel hewan dan tumbuhan dan dapat membedakan organel-organel tersebut, dan mengenal mikroskop dan bagian-bagiannya, serta memahami spesialisasi sel makhluk hidup

 

Materi Pembelajaran :

Spesialisasi sel adalah proses di mana sel-sel berkembang dan berubah bentuk serta fungsi untuk melakukan tugas tertentu di dalam tubuh makhluk hidup.

Wety Yuningsih: Materi Spesialisasi Sel Kelas 8 Fase D                                                                     

 

 

 

 

 

 

 

Contoh Spesialisasi Sel pada Hewan dan Manusia

Jenis Sel

Ciri Khas

Fungsi Utama

Sel darah merah

Bentuk cakram, tanpa inti

Mengangkut oksigen

Sel otot

Panjang, lentur, mengandung banyak mitokondria

Kontraksi untuk menggerakkan tubuh

Sel saraf (neuron)

Memiliki akson & dendrit panjang

Mengirimkan impuls listrik

Sel telur

Bulat, besar, mengandung cadangan makanan

Reproduksi (betina)

Sel sperma

Kecil, berekor

Membuahi sel telur (jantan)

Sel epitel

Rapat, pipih

Pelindung permukaan tubuh

 

Contoh Spesialisasi Sel pada Tumbuhan

Jenis Sel Tumbuhan

Ciri Khas

Fungsi

Sel xilem

Dinding sel tebal, mati, seperti pipa

Mengangkut air dan mineral

Sel floem

Hidup, berdampingan dengan sel pengiring

Mengangkut hasil fotosintesis (makanan)

Sel stomata

Berpasangan, seperti celah di daun

Mengatur keluar-masuk gas dan uap air

Sel palisade

Mengandung banyak kloroplas

Tempat utama fotosintesis

Sel rambut akar

Memiliki tonjolan panjang

Menyerap air dan mineral dari tanah

 

Spesialisasi pada Sel Hewan dan Sel Tumbuhan - Daring Nur Hidayah Press 


Spesialisasi pada Sel Tumbuhan

1. Sel Epidermis

Sel epidermis adalah sel yang membentuk lapisan pelindung terluar pada bagian luar tumbuhan.

Mereka memiliki dinding sel yang kuat dan membantu melindungi tumbuhan dari kehilangan air dan serangan patogen.

Sel-sel epidermis juga dapat memiliki rambut-rambut kecil yang disebut trikomata.

Bagian ini membantu mengurangi penguapan air dan melindungi dari serangga.

2. Sel Parenkim

Sel parenkim adalah sel yang paling umum ditemukan dalam jaringan tumbuhan.

Mereka memiliki bentuk yang beragam dan berperan dalam banyak fungsi penting.

Sel-sel parenkim dapat terlibat dalam fotosintesis, menyimpan cadangan makanan, dan melakukan respirasi seluler.

3. Sel Kolenkim

Sel kolenkim adalah sel tumbuhan yang memiliki dinding sel yang tebal dan fleksibel.

Mereka membantu memberikan dukungan mekanis pada tumbuhan, terutama pada daun, batang muda, dan daun muda.

Sel-sel kolenkim memiliki dinding yang elastis sehingga memungkinkan tumbuhan untuk tumbuh secara normal.

4. Sel Sklerenkim

Sel sklerenkim memiliki dinding sel yang lebih keras dan kaku dibandingkan dengan sel kolenkim.

Mereka terdapat di jaringan yang sudah matang, seperti kulit kayu dan serat pada buah.

Berapa spesialisasi sel.

Sel adalah satuan unit struktural dan fungsional terkecil makhluk hidup yang merupakan dasar penyusun bagian-bagian tubuh. Sel merupakan komponen yang paling sederhana dalam sistem organisasi kehidupan.

sistem organisasi kehidupan

 

Sel pertama kali diobservasi dan diidentifikasi oleh fisikawan Inggris bernama Robert Hook pada tahun 1665. Kemudian, dua ilmuwan Jerman – Schwann dan Schleiden mengemukakan prinsip dasar baru sel pada tahun 1893. Teori mengenai sel terdiri dari 3 prinsip berikut:

  1. Semua makhluk hidup tersusun dari satu sel atau lebih.
  2. Sel adalah unit dasar dari struktur dan fungsi pada makhluk hidup.
  3. Sel-sel lainnya berasal dari proses penggandaan (replikasi) sel yang telah ada sebelumnya. 

Sel merupakan unit terkecil yang menyusun tubuh makhluk hidup dan merupakan tempat terselenggaranya fungsi kehidupan

jaringan adalah tingkat organisasi kehidupan di antara sel dan organ. Jaringan merupakan kumpulan sel yang serupa beserta matriks ekstraselulernya yang bersama-sama menjalankan fungsi tertentu. Di tingkat selanjutnya, sejumlah jaringan yang berbeda dapat bekerja sama untuk membentuk organ.

 Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki satu fungsi atau lebih. Berdasarkan letaknya, organ tubuh terbagi menjadi organ dalam dan organ luar. Organ dalam tubuh ini terdiri dari jantung, ginjal, lambung, dan usus, sedangkan contoh organ luar tubuh adalah hidung dan kulit.

Sistem organ adalah kelompok organ yang bekerja sama membentuk suatu fungsi yang berkesinambungan. Sistem organ pada tubuh hewan dan manusia dibedakan menjadi sepuluh sistem, yaitu pencernaan, pernapasan, peredaran darah, ekskresi, rangka, saraf, otot, kelenjar, integument, dan reproduksi

Organisme adalah makhluk hidup apa pun yang berfungsi sebagai individu .

Tingkat Organisasi Kehidupan dari yang Terkecil hingga Terbesar 

 

 Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan spesialisasi sel

2. Sebutkan spesialisasi sel pada sel tumbuhan

3. Sebutkan urutan yang benar tentang organisasi kehidupan

4. Sebutkan contoh-contoh spesialisasi sel tumbuhan dan hewan


Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh