Kamis, 05 November 2026

SISTEM GERAK MANUSIA PADA PESAWAT SEDERHANA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal        : Kamis, 5 November 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                   : Sistem gerak manusia pada pesawat sederhana

Pertemuan           : ke 4


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu memahami konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana  pada sistem gerak, jenis-jenis katrol, dan bidang miring

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak, jenis-jenis katrol, dan bidang miring

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya energi pada saat buah jatuh daru pohon yang berkaitan dengan materi konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak, dan jenis-jenis katrol

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi dari usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak, dan jenis-jenis katrol

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan tentang usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak, dan jenis-jenis katrol kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis usaha, energi, dan pesawat sederhana yang bekerja pada sistem gerak tubuh serta Menganalisis perhitungan yang terdapat pada materi ini yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita pijak serta akal yang kita gunakan untuk mempelajari usaha, energi, dan peswat sederhana, dan jenis-jenis katrol adalah ciptaan Allah. Energi yang ada di bumi ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui usaha, energi, dan pesawat sederhana serta fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 



Konsep pesawat sederhana pada sistem gerak manusia paling sering diterapkan melalui sistem tuas (pengungkit), di mana tulang berfungsi sebagai lengan pengungkit, sendi sebagai titik tumpu (fulcrum), otot sebagai sumber kuasa/gaya, dan bagian tubuh atau beban yang diangkat sebagai beban 

Berdasarkan posisi antara titik tumpu, kuasa, dan beban, tuas pada tubuh manusia dibagi menjadi tiga golongan:

1. Tuas Golongan Pertama
  • Posisi: Titik tumpu berada di antara titik kuasa dan titik beban.
  • Contoh pada manusia: Saat otot leher berkontraksi untuk menengadahkan atau mengangkat kepala. Titik tumpunya berada pada sendi di antara tulang tengkorak dan tulang leher, kuasa berada di otot leher bagian belakang, dan beban adalah berat dari bagian depan kepala. 
2. Tuas Golongan Kedua
  • Posisi: Titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa.
  • Contoh pada manusia: Saat seseorang mengangkat tubuhnya dengan bertumpu pada jari-jari kaki (jinjit). Titik tumpu berada pada ujung jari kaki, beban tubuh berada di bagian tengah telapak/pergelangan kaki, dan kuasa berasal dari kontraksi otot betis. 
3. Tuas Golongan Ketiga
  • Posisi: Titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban. Ini adalah jenis tuas yang paling banyak ditemukan pada sistem gerak manusia. 
  • Contoh pada manusia: Saat mengangkat barbel atau beban menggunakan lengan. Siku atau sendi antara lengan atas dan lengan bawah menjadi titik tumpu, otot bisep yang berkontraksi memberikan gaya kuasa, dan telapak tangan yang menggenggam beban menjadi titik bebanPesawat Sederhana dalam Tubuh Manusia dari Sumber Belajar Rumah Belajar


GAYA PADA BENDA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal        : Kamis, 5 November 2026

Fase/Kelas           : D/VII A - VII E

Materi                  :  GAYA PADA BENDA

Pertemuan           : Ke 2

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi gerak, percepatan, perpindahan, gerak relatif dan gaya serta hukum newton dalam teknologi dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari

 

Tujuan Pembelajaran:

Siswa mampu mendefinisikan gerak dan gaya benda, mengetahui besaran pokok dan turunan, mengetahui rumus-rumus pada gerak, dan memahami Hukum Newton

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita bagaimana kita berjalan ke sekolah yang berkaitan dengan materigerak dan gaya

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi gerak dan gaya serta bagaimana terjadinya perpindahan benda yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan  gerak dan gaya benda, mengetahui besaran pokok dan turunan, mengetahui rumus-rumus pada gerak, dan memahami Hukum Newton dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran :  

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Bumi yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang gerak dan gaya yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. Gerak dan gaya ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang gerak dan gaya dalam teknologi ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya 
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia." 

 

Pengertian Gaya

Sederhananya, gaya adalah segala bentuk interaksi yang dapat mempengaruhi kondisi dari suatu benda. Saat bermain ayunan, tentu kita membutuhkan orang lain yang mendorong kita. Nah kegiatan “mendorong ayunan”, merupakan contoh gaya. Nama gayanya, adalah gaya dorong.

pengertian gaya

 

Pengaruh Gaya terhadap Benda

Dalam ilmu fisika, ada 5 pengaruh gaya terhadap benda:

pengaruh gaya terhadap benda lain

 

1. Gaya Menggerakkan Benda Diam

kegiatan memberikan gaya berupa “mendorong mobil” dari yang semula “diam” di garasi ke pom bensin itu berarti, gaya dapat menggerakkan benda yang diam.

Gaya Dorong terhadap Mobil

Gaya dorong membuat mobil yang semula diam menjadi bergerak (sumber: hondaoutsidejava.co.id)

 

2. Gaya Menghentikan Benda Bergerak

Setelah mengisi bensin, kamu dan ayahmu melanjutkan perjalanan. Saat bertemu lampu merah, ayahmu menginjak pedal rem, sehingga mobil berhenti. Itu artinya, gaya yang diberikan dari kaki kepada pedal rem akan membuat sebuah benda yang sebelumnya bergerak menjadi berhenti.

 

3. Gaya Mengubah Kecepatan Benda

Tidak hanya menghentikan gerakan benda saja, dengan memberikan suatu gaya pada benda, kita juga bisa mengubah kecepatan gerak benda itu

Ketika ayahmu mengendarai mobil, injakan kaki pada pedal gas akan memberikan gaya kepada gerakan roda di bawah. Semakin dalam injakan pedal gas tersebut, tentu akan meningkatkan kecepatan si mobil,  Artinya, gaya dapat mengubah kecepatan suatu benda.

 

4. Gaya Mengubah Arah Gerak Benda

Kamu dan ayahmu masih di jalanan lengang. Dia terus menginjak pedal gas. Mobil dalam kecepatan tinggi. Tiba-tiba di depan ada seekor anak kucing melintas. Ayahmu lantas memutar setir ke kanan dengan cepat. Apa yang terjadi ketika setir mobil diputar? 

Ayahmu memberikan gaya berupa “memutar setir mobil ke kanan”, yang membuat mobil tersebut akan berbelok ke arah kanan. Itu artinya, gerakan mobil yang semula lurus, akan “berubah” akibat adanya gaya dari putaran setir oleh ayahmu.

mobil belok akibat gaya

Arah gerak mobil berubah akibat gaya (sumber: writeopinions.com)

 

5. Gaya Mengubah Bentuk Benda

Karena belokan yang tiba-tiba tadi, tidak sengaja bagian bumper belakang mobilmu menabrak tempat sampah di pinggir jalan. Ayahmu menghentikan mobil. Kamu keluar dan melihat kalau saat ini, tempat sampah tersebut sudah rusak dan bagian tutupnya penyok.

Itu artinya, gaya “tabrakan antara mobil dan tempat sampah” menyebabkan perubahan bentuk pada tempat sampah. Dari yang semula berbentuk kotak menjadi penyok di bagian atas. Itu artinya, gaya dapat mengubah bentuk sebuah benda.

 

Macam-Macam Gaya

Secara umum, jenis gaya dibagi menjadi dua, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh.  

A. Gaya Sentuh

Gaya sentuh merupakan gaya yang terjadi ketika sumber gaya bersentuhan langsung dengan objek penerima gaya. Gaya yang termasuk dalam jenis gaya sentuh diantaranya, gaya normal, gaya gesek, dan gaya pegas. 

1. Gaya Normal

Gaya normal merupakan gaya yang bekerja pada dua benda yang saling bersentuhan, dimana arah gayanya selalu tegak lurus dengan permukaan bidang sentuh.

Contoh gaya normal adalah saat kamu bersandar ke arah dinding. Maka, dinding akan memberikan dorongan secara horizontal  yang disebut sebagai gaya normal pada tubuhmu yang sedang bersandar tersebut.

2. Gaya Gesek

Gaya gesek terjadi ketika dua permukaan benda saling bersentuhan. Arah dari gaya gesek selalu berlawanan dengan kecenderungan arah gerak benda. 

Contohnya, saat kamu mendorong meja ke arah kanan, maka diantara kaki meja dan lantai muncul gaya gesek ke kiri.

3. Gaya Pemulih pada Pegas

Gaya pemulih pada pegas adalah gaya yang menyebabkan benda bergerak menuju titik keseimbangannya kembali setelah mengalami simpangan pada gerak harmonik.

Contohnya, saat kamu melompat di spring bed maka akan muncul gaya pemulih pada pegas yang mendorong kamu ke atas.

 

B. Gaya Tak Sentuh

Kebalikan dari gaya sentuh, gaya tak sentuh merupakan gaya yang terjadii ketika sumber gaya tidak bersentuhan langsung dengan objek penerima gaya. Gaya yang termasuk dalam jenis gaya ini diantaranya, gaya gravitasi, gaya magnet, dan gaya listrik. 

1. Gaya Gravitasi

Gaya gravitasi antara dua buah benda merupakan gaya tarik-menarik antara dua buah benda bermassa. Contohnya nih, kalau kita tinjau bumi, gaya gravitasi bumi membuat buah di atas pohon jatuh ke bawah.

2. Gaya Magnet

Gaya magnet merupakan gaya yang timbul akibat adanya medan magnet. Misalnya, saat besi yang didekatkan pada sebuah magnet, maka besi tersebut akan ditarik oleh magnet.

3. Gaya Listrik

Gaya listrik dialami oleh objek bermuatan yang berada dalam medan listrik. Misalnya, saat muatan elektron dan elektron berdekatan maka kedua muatan ini akan saling tolak menolak.


Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan Gaya

2. Jelaskan tentang macam-macam gaya

3. Tuliskan bunyi hukum newton 1, newton 2, dan newton 3

4. Tuliskan contoh-contoh dari hukum newton 1,2 dan 3


Kesimpulan materi:

- Gaya adalah sesuatu berupa dorongan atau tarikan yang dapat menyebabkan benda bergerak.Tidak hanya itu, gaya juga dapat menyebabkan perubahan arah, bentuk dan kecepatan sebuah benda.

- Contoh penerapan Hukum I Newton, yaitu pada saat kita sedang naik bus yang bergerak dengan kecepatan tetap (konstan). Tubuh kita ada pada posisi duduk nyaman. Namun, ketika supir bus mengerem mendadak. Maka, otomatis tubuh kita pada saat itu akan terdorong ke depan.

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi