Senin, 14 September 2026

KALOR DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin, 14 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 2

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

Apa itu Kalor?

Kalor dan Perpindahannya, Beserta Contoh dan Pembahasannya| IPA Kelas 7 SMP - Latiseducation

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Jadi, 1 kalori itu didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air dengan suhu 1⁰C. Nilai 1 kalori = 4.2 joule, sedangkan 1 joule = 0.24 kalori.

 

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Kalor jenis adalah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C, atau bisa juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Sedangkan kapasitas kalor adalah jumlah kalor yang diserap oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1⁰C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.

pengertian kalorimeter

 

Rumus-Rumus Kalor

Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah besar perpindahan kalornya yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.

rumus perpindahan kalor

 

Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan huruf c kecil. Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh, hehe…

 

Rumus Kapasitas Kalor

 rumus kapasitas kalor

 Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar 154.000 J. 

 

Perpindahan Kalor
POSTER PERPINDAHAN KALOR.pdf
Kalor dapat berpindah melalui tiga cara: 
1. Konduksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara tanpa disertai perpindahan partikel zat tersebut (contoh: ujung sendok logam terasa panas saat ujung lainnya dipanaskan).
2. Konveksi: Perpindahan kalor melalui zat perantara yang disertai perpindahan partikel zat, umumnya terjadi pada zat cair dan gas (contoh: air mendidih saat dimasak).
3. Radiasi: Perpindahan kalor tanpa memerlukan zat perantara atau medium (contoh: panas matahari sampai ke bumi, badan terasa hangat di dekat api unggun)
 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan kalor

2. Sebutkan macam-macam perpindahan kalor

3. Apa yang dimaksud dengan kinveksi, radiasi,m dan konduksi

4. Tuliskan rumus perpindahan kalor dan beri penjelasannya


Kesimpulan materi:

Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter. 


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 




 

 

SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin,  14 September 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                 : Sistem Peredaran darah Manusia

Pertemuan          : ke 4


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, ekskresi) dan menjaga kesehatannya.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang jenis-jenis makanan dan sistem peredaran darah manusia dan dapat menyebutkan organ-organ peredaran darah manusia

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit pada sistem peredaran darah berkaitan dengan materi sistem peedaran darah pada manusia

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi organ-organ peredaran darah dan fungsinya masing-masing

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan sitem peredaran darah dan fungsinya  kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis organ peredaran darah dan fungsi dari organ peredaran darah yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah merawat tubuh yang terkandung dalam (QS. At-Tin: 4).

        Surat at Tin ayat 4 Latin dan Artinya 

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem peredaran darah adalah ciptaan Allah. Organ-organ pada sistem peredaran darah manusia adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukuratas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ peredran darah nmanusia dan fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ peredaran darah pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

Sistem Peredaran Darah Manusia & Fungsinya

Sistem Peredaran Darah Manusia

Bagian tubuh yang dimaksud di sini adalah bagian dari sistem peredaran darah manusia. ternyata pembuluh darah kita kalo disambungin terus dijejerin lurus bakal mencapai 10.000 km.

Sistem peredaran darah adalah salah satu aspek penting dalam tubuh kita. Kenapa? Karena sistem peredaran darah ini bertanggung jawab untuk mengalirkan darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh. Dari proses inilah organ dan jaringan dalam tubuh kita menerima suplai yang diperlukan untuk bekerja dan menjaga kita tetap hidup sehat.

sistem peredaran darah manusia terdiri dari tiga komponen utama, yaitu darah, pembuluh darah, dan jantung.

1. Darah

sekitar 8% dari total berat badan kita adalah darah? Darah itu penting banget buat tubuh. Darah berfungsi untuk mengangkut bahan atau zat makanan, oksigen, hormon, serta sisa-sisa metabolisme di dalam tubuh manusia.

Darah juga berperan untuk menjaga kadar asam-basa cairan tubuh, serta mengontrol suhu di tubuh kita.

Komponen Penyusun Darah Manusia

 darah terdiri dari dua komponen utama, yaitu plasma darah dan sel-sel darah. Plasma darah merupakan komponen penyusun darah yang paling banyak. Terdiri dari mineral, protein-protein darah, antibodi, nutrisi, hormon, gas terlarut, dan zat hasil ekskresi.

Sementara itu, sel darah dibagi lagi nih menjadi tiga komponen penyusun, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah. Ketiganya, tentu saja punya peran dan fungsi yang berbeda.

 

a. Sel Darah Merah

Sel darah merah berfungsi untuk membawa hemoglobin yang mengikat oksigen dari paru-paru menuju jaringan lain di tubuh. Selain itu, sel darah merah juga harus mengangkut hemoglobin yang mengikat karbondioksida kembali ke paru-paru, untuk melanjutkan siklus pernapasan manusia.

penyakit anemia disebabkan ketika kamu kekurangan sel darah merah! Efeknya bisa membuat kamu cepat lelah dan pusing. Itu karena tubuh kekurangan suplai oksigen, sebab jumlah sel darah merah yang berperan mengedarkan oksigen tersebut jumlahnya sedikit.

 

b. Sel Darah Putih (Leukosit)

Sel darah putih disebut juga dengan leukosit. Ukurannya lebih besar dari sel darah merah. Sel darah putih berfungsi untuk menjaga kekebalan dan pertahanan tubuh. Jadi, ketika kamu sedang terluka sel darah putih atau leukosit akan bertugas menetralkan bakteri dan kuman yang masuk, mencegah terjadinya infeksi yang lebih parah.

 

c. Keping Darah (Trombosit)

Terakhir, keping darah atau trombosit berfungsi untuk menggumpalkan darah. Tujuannya, untuk mengurangi darah yang keluar ketika terjadi luka terbuka pada manusia

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah berfungsi untuk mengalirkan darah.  pembuluh darah pada manusia terdiri dari 3 jenis, yaitu pembuluh nadi (arteri), pembuluh darah balik (vena), dan pembuluh darah kapiler.

fakta pembuluh darah manusia

 

a. Pembuluh Darah Nadi (Arteri)

Pembuluh darah nadi atau arteri adalah pembuluh darah yang berfungsi untuk membawa darah yang kaya oksigen keluar dari jantung. Arteri memiliki dinding tebal dan lapisan otot yang membantu darah bergerak (mengalir).

Arteri terbesar di tubuh kita namanya aorta. Tugasnya membawa darah dari jantung menuju organ-organ di seluruh tubuh. Arteri juga punya cabang-cabang yang lebih kecil, disebut arteriol.

 

b. Pembuluh Darah Balik (Vena)

Sementara pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang berfungsi membawa darah kembali ke jantung. Vena tidak memiliki lapisan otot seperti arteri. Tapi, vena punya katup-katup yang menjaga darah tetap bergerak.

 

c. Pembuluh Darah Kapiler

Di sisi lain, pembuluh darah kapiler adalah pembuluh darah yang berfungsi sebagai tempat pertukaran zat. Bisa oksigen, karbon dioksida, nutrien, zat kimia, sampai sisa metabolisme. Pembuluh darah kapiler akan menghubungkan arteri dengan vena.

Bisa dikatakan, pembuluh darah kapiler merupakan jenis pembuluh darah terkecil. Dinding kapiler hanya setebal satu sel aja, terbuat dari sel-sel endotel. Namun, tetap memungkinkan oksigen, nutrisi, dan zat-zat sisa untuk lewat.


fungsi sistem peredaran darah

3. Jantung

Ukurannya cuma sekepalan tangan kita, tapi jantung adalah bagian utama dalam sistem peredaran darah. Jantung berfungsi untuk memompa darah dan mengalirkannya ke seluruh tubuh dengan bantuan pembuluh darah.

bagaimana caranya supaya si jantung ini bisa terus-terusan memompa darah ke tubuh kita?  karena jantung ini punya 4 ruangan yang dipisahin dinding dengan lapisan otot yang yang bisa gerak.

4 Ruang Jantung

meskipun di tubuh kita ada begitu banyak darah yang selalu bergerak setiap saat, tapi jangan salah. Kandungan di darah ini kan beda-beda. Darah yang mengandung oksigen, nggak boleh bercampur sama yang mengandung karbon dioksida. Kalo mereka kecampur, bisa berabe.

 

a. Peredaran Darah Besar (Sistemik)

Peredaran darah besar dimulai dari darah yang mengandung oksigen dipompa oleh bilik kiri, menuju kapiler darah di seluruh tubuh melalui aorta, yaitu arteri yang paling besar.

perbedaan peredaran darah besar dan kecil

 Setelahnya, darah dari tubuh yang sudah tidak mengandung oksigen (adanya CO2), akan dikembalikan ke serambi kanan oleh vena cava superior (pembuluh vena terbesar buat tubuh bagian atas) dan vena cava inferior (pembuluh vena terbesar buat tubuh bagian bawah).

proses peredaran darah besar meliputi: Jantung – seluruh tubuh – jantung.

 

b. Peredaran Darah Kecil (Pulmonalis)

Berbeda dengan peredaran darah besar yang meliputi seluruh tubuh, peredaran darah kecil adalah peredaran darah yang mencakup paru-paru. Perjalanannya, darah yang mengandung karbon dioksida di bilik kanan dipompa ke kapiler paru-paru melalui pembuluh arteri pulmonalis.

Di paru-paru, terjadi pertukaran gas (difusi) yang mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Setelah keluar dari paru-paru, darah dialirkan oleh vena pulmonalis ke serambi kiri.

peredaran-darah-kecil-1

Peredaran darah kecil (Sumber: Hayden McNeil via Youtube)

 

Secara sederhana, proses peredaran darah kecil sebagai berikut: Jantung – paru-paru – jantung.

 

TEKANAN DARAH

Ketahui Apa Itu Tekanan Darah dan Cara Membacanya | HonestDocs 

Tekanan darah merupakan tekanan yang terjadi pada pembuluh darah arteri ketika darah kita di pompa oleh jantung untuk di alirkan ke seluruh anggota tubuh. Ketika kita mengukur Tekanan darah, maka Hasilnya akan ditulis misalnya sebagai berikut 120/80 mmHg. Angka atas (120) disebut tekanan darah sistol (sistolik), sedangkan Nomor bawah (80) menunjukkan disebut tekanan darah diastol (diastolik). Satuan tekanan darah adalah milimeter hydrargyrum atau air raksa disingkat mmHg. Sehingga Cara membaca tekanan darah tersebut yaitu seratus dua puluh per delapan puluh milimeter air raksa (Hg).

 

Adapun beberapa cara menjaga kesehatan peredaran darah yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.

Mengonsumsi Makanan sehat

Rutin Olahraga

Rutin Minum Air Putih

Tidak merokok 

Tidur yang cukup


Penyakit pada sistem peredaran darah

- Stroker

- Hipertensi

- Serangan jantung


Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Sebutkan organ-organ peredaran darah

2. Sebutkan penyakit pada sistem peredaran darah

3. Bagaimana cara memelihara kesehatan sistem peredaran derah

4.Sebutkan perbedaan peredaran darah besar dan kecil


Kesimpulan materi:

Sistem peredaran darah adalah salah satu aspek penting dalam tubuh kita. Kenapa? Karena sistem peredaran darah ini bertanggung jawab untuk mengalirkan darah, oksigen, dan nutrisi ke seluruh tubuh. Dari proses inilah organ dan jaringan dalam tubuh kita menerima suplai yang diperlukan untuk bekerja dan menjaga kita tetap hidup sehat.

sistem peredaran darah manusia terdiri dari tiga komponen utama, yaitu darah, pembuluh darah, dan jantung.

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

 

 

Jumat, 11 September 2026

SUHU, KALOR, DAN PEMUAIAN

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       :  Jum'at, 11 September 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Suhu, Kalor, dan Pemuaian

Pertemuan           : Ke 1

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya hukum archimedes yang berkaitan dengan materikerapatan zat

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi hukum archimedes  dan bagaimana terjadinya perubahan dari melayang, mengapung, dan tenggelam yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan sklal suhu,serta Menganalisis tentang suhu celcius, reamor, dan farenheit dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran : 

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 Suhu

4 Macam Skala Suhu & Cara Konversinya

Artikel Fisika kelas 7 ini membahas tentang definisi suhu, 4 skala ukuran suhu (Fahrenheit, Celsius, kelvin, Reamur), dan bagaimana cara mengonversinya.

Suhu

Suhu adalah derajat (tingkat) panas suatu benda, atau ukuran panas-dinginnya satu benda. Suhu sering juga disebut temperatur.

Suhu dapat dirasakan dan dapat diukur. Oleh karena itu, suhu termasuk dalam besaran pokok. Suhu dilambangkan dengan T dengan satuan derajat (°)

Alat Pengukur Suhu

Gambar alat pengukur suhu tubuh

Diambil dari Bola.com

Macam-Macam Termometer dan Penjelasannya yang Perlu Diketahui

Untuk mengetahui suhu panas atau dingin suatu benda tentu harus menggunakan suatu alat bantu. Ada beberapa alat yang digunakan untuk mengukur suatu benda, antara lain adalah:

suhu dan temperatur - 4 skala suhu 

            Merah = benda panas | Biru = benda dingin (Sumber: CrashCourse via Youtube)

a. Mengukur suhu dengan salah satu bagian tubuh manusia

Bagian tubuh kita yang dapat digunakan untuk mengukur suhu suatu benda salah satunya adalah telapak tangan atau jari. Misalnya untuk mengetahui air di dalam gelas itu panas atau dingin kita bisa menggunakan tangan untuk menyentuhnya. Dengan begitu kamu akan mengetahui apakah air dalam gelas itu panas, dingan, atau bahkan hangat.

b. Mengukur suhu dengan termometer

Pengukuran suhu menggunakan tangan memang tidak memberikan hasil yang akurat dan tidak berstandar. Maka dari itu diciptakanlah alat yang digunakan untuk mengukur suatu suhu, yang biasa disebut termometer. Termometer dibuat pada tahun 1564 – 1642 oleh Galileo Galilei.

  • Jenis Termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu sebuah benda. Berbagai jenis termometer dibuat berdasarkan pada beberapa sifat termometrik zat seperti pemuaian zat padat, pemuaian zat cair, pemuaian gas, tekanan zat cair, tekanan udara, regangan zat padat, hambatan zat terhadap arus listrik, dan intensitas cahaya (radiasi benda).

Hingga saat ini, dikenal beberapa jenis termometer. Perbedaan termometer tersebut terletak pada skala derajat suhu, patokan tetap titib bawah, dan patokan tetap titik atas.

1. Termometer Celcius
Termometer Celcius ditemukan oleh Andreas Celcius (1701-1744), seorang ahli fisika dan Swedia.

Celcius menentukan titik tetap bawah skala termometer dengan patokan suhu es yang sedang mencair, yang diberi skala 0°.

Titik tetap atasnya berpatokan pada suhu air mendidih pada tekanan 76 cmHg, yang diberi skala 100°. Satuan suhu yang diukur menggunakan termometer Celcius yaitu derajat Celcius ditulis °C.

2. Termometer Reamur
Termometer ini dikenal oleh Reamur, seorang ahli fisika berkebangsaan Prancis.

Reamur menentukan titik tetap bawah dan titik tetap atas skala termometer sama seperti Andreas Celcius. Namun, Reamur memberi skala 0° untuk titik tetap bawah dan 80° untuk titik tetap atas termometernya.

Satuan suhu yang diukur menggunakan termometer Reamur yaitu derajat reamu, ditulis °R

3. Termometer Fahrenheit
Termometer jenis ini dikenalkan oleh Gabriel D. Fahrenheit, seorang ahli fisika berkebangsaan Jerman.

Fahrenheit menetapkan titik tetap bawah yaitu suhu campuran es dan garam amonium klorida. Titik ini ditetapkan menjadi 0°F.

Suhu campuran antara air dan es (titik beku air) pada termometer Fahrenheit diberi skala 32°F. Sementara titik tetap atas termometer ini yaitu suhu air mendidih diberi skala 212°F.

4 skala suhu - bedanya suhu dan panas 

4 skala suhu - bagian-bagian termometer

                              Bagian-bagian termometer.

PERBANDINGAN SKALA SUHU

perbandingan 4 skala suhu - celcius - fahrenheit - reamur - kelvin

Perbandingan skala suhu utama antara Celsius (C), Reamur (R), Fahrenheit (F), dan Kelvin (K) adalah 5 : 4 : 9 : 5

Titik Beku dan Titik Didih Air
  • Celsius: Titik beku 0°C, titik didih 100°C (selisih 100).
  • Reamur: Titik beku 0°R, titik didih 80°R (selisih 80).
  • Fahrenheit: Titik beku 32°F, titik didih 212°F (selisih 180).
  • Kelvin: Titik beku 273 K, titik didih 373 K (selisih 100)

Perbandingan Skala Suhu: Rumus Celcius, Fahrenheit, Reamur, Kelvin (IPA Kelas 7) 

Contoh soal:

1. Suhu air mendidih 100 C, maka pada skala Fahrenheit adalah ...

Jawaban: 

F = (9/5 x C) + 32

F = (9/5 x 100) + 32

F = 212

 

2. Suhu 122 F sama dengan ... C

Jawaban:

C = 5/9 (F - 32)

C = 5/9 (122 - 32)

C = 5/9 (90)

C = 50

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan suhu

2. Sebutkan alat pengukur suhu

3. Sebutkan perbandingan skala suhu

4. Skala suhu apa saja yang kalian ketahui, sebutkan


Kesimpulan materi:

Suhu adalah derajat (tingkat) panas suatu benda, atau ukuran panas-dinginnya satu benda. Suhu sering juga disebut temperatur. Suhu dapat dirasakan dan dapat diukur. Oleh karena itu, suhu termasuk dalam besaran pokok. Suhu dilambangkan dengan T dengan satuan derajat (°)

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu sebuah benda. Berbagai jenis termometer dibuat berdasarkan pada beberapa sifat termometrik zat seperti pemuaian zat padat, pemuaian zat cair, pemuaian gas, tekanan zat cair, tekanan udara, regangan zat padat, hambatan zat terhadap arus listrik, dan intensitas cahaya (radiasi benda).

 

Kesimpulan hasil belajar:

Kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan

 -  Kompetensi yang sudah dikuasai:

    Peserta didik telah menunjukan tingkat partisipasi, kehadiran, serta antusias yang sangat baik dalam

    mempelajari materi ini, dan mereka juga berani dalam mempresentasikan hasil belajar

-  Kompetensi yang perlu ditingkatkan:

   Peserta didik harus diberi motivasi dan didorong untuk lebih giat lagi dalam pembelajaran ini, 

   sehingga mereka benar-benar memahami materi ini untuk menunjang penilaian yang akan diberikan


Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

 

 

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Jum'at, 11 September 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                 : Sistem Pencernaan Manusia

Pertemuan          : ke 3


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, ekskresi) dan menjaga kesehatannya.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang jenis-jenis makanan dan sistem pencernaan tubuh manusia dan dapat menyebutkan organ-organ pencernaan manusia

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit kekurangan gizi yang berkaitan dengan materijenis-jenis makakanan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi jenis-jenis makanan dan fungsinya masing-masing dan apa saja organ-organpencernaan manusia

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan jenis-jenis makanan dan fungsinya  kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis makanan dan fungsi dari organ pencernaan yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah merawat tubuh yang terkandung dalam (QS. At-Tin: 4).

        Surat at Tin ayat 4 Latin dan Artinya 

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem pencernaan adalah ciptaan Allah. jenis-jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukuratas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ pencernaan dan fungsinya untuk tubuh manusia ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): jenis-jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

Macam-Macam Organ Sistem Pencernaan Manusia & Fungsinya

macam-macam organ sistem pencernaan manusia

Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang macam-macam organ pencernaan manusia, masing-masing fungsinya, serta cara sistem pencernaan manusia bekerja, mulai dari mulut, sampai ke anus.

 

Ada 10 macam organ sistem pencernaan manusia, yaitu mulut, tenggorokan (faring), kerongkongan (esofagus), lambung, pankreas, hati, empedu, usus halus, usus besar, dan anus.

 

Macam-Macam Proses Pencernaan Manusia

Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri dari 2 jenis, yaitu proses pencernaan mekanis dan proses pencernaan kimiawi. Berikut perbedaannya:

 

1. Proses Pencernaan Mekanik

Proses pencernaan mekanik adalah proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan, seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil, agar lebih mudah diproses di dalam tubuh.

Proses pencernaan mekanik terjadi di dalam mulut dan lambung, tepatnya ketika makanan dihaluskan oleh gerakan otot-otot lambung.

 

2. Proses Pencernaan Kimiawi

Sementara itu, proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan untuk mengubah partikel makanan yang kecil-kecil menjadi bentuk yang siap diserap oleh tubuh.

Proses pencernaan kimiawi terjadi di mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, empedu, dan usus.

 

Macam-Macam Organ Pencernaan Manusia

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem pencernaan melibatkan serangkaian organ pencernaan. Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia:

Gambar Organ Sistem Pencernaan Manusia

 

1. Mulut

Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan pencernaan kimiawi oleh enzim amilase.

Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh.

enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah. Selain itu, di mulut juga ada lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia:


sistem pencernaan manusia - bagian mulut

 

2. Tenggorokan dan Kerongkongan

Tenggorokan (faring) merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut, kemudian masuk melalui tenggorokan, dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.

Agar kamu lebih mudah mengetahui letak tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus), kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya!

sistem pencernaan manusia - letak faring dan esofagus

 

3. Lambung

Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Pencernaan mekanik di lambung terjadi saat makanan dihaluskan kembali oleh otot-otot lambung.

Sementara itu, makanan akan mengalami pencernaan kimiawi karena dicerna oleh enzim dalam getah lambung. Getah lambung ini dihasilkan dari sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari:

  • Pepsin: enzim yang fungsinya memecah protein menjadi asam amino.
  • Renin: enzim yang fungsinya mengubah protein menjadi kasein.
  • Asam Klorida (HCl): asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.

 

Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian lambung ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya:

sistem pencernaan manusia - bagian lambung

 

Jadi, secara keseluruhan, fungsi lambung di antaranya untuk:

  1. Mencerna protein,
  2. Menyimpan makanan (selama 2-5 jam), dan
  3. Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung.

 

 4. Pankreas, Hati, dan Empedu

Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Cairan empedu ini berwarna kuning kehijauan yang mengandung garam, kolesterol, dan lesitin. Cairan empedu tersebut, lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus.

Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus,  hati berfungsi untuk menghasilkan empedu.

pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus.

Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia.

sistem pencernaan manusia - letak hati, pankreas, dan kantung empedu

 

5. Usus Halus

Selanjutnya, usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum.

Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri.

Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino.

glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum.

Berarti, jejunum (usus kosong) dan ileum (usus penyerapan) sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan.

Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum:

sistem pencernaan manusia - bagian usus halus - duodenum, jejunum, ileum

 

6. Usus Besar

Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh, lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi dan mengubahnya menjadi feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli.

di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu:

  1. Kolon, sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan.
  2. Rektum, sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu.

 

Selain itu, ada pula umbai cacing, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan!

sistem pencernaan manusia - bagian-bagian usus besar - kolon, rektum

 

7. Rektum dan Anus

Sebelum feses dikeluarkan dari tubuh melalui anus, feses akan disimpan terlebih dulu di dalam rektum. Di rektum ini, sensor akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memutuskan apakah feses peru dikeluarkan atau tidak.

Jika, feses perlu dikeluarkan, anus akan berfungsi sebagai tempat untuk membuang feses atau zat sisa makanan tersebut. Kemudian, otot anus berfungsi menahan dan menjaga feses agar tidak keluar dari rektum sebelum saatnya.

 

Macam-Macam Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia

setelah mengetahui macam-macam organ dan sistem pencernaan manusia, organ-organ tersebut punya peran yang sangat penting. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan organ pencernaan, supaya tidak menjadi penyakit yang mengganggu aktivitas kita.

berikut ini, ada beberapa penyakit atau gangguan sistem pencernaan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia, di antaranya:

  • Sariawan: disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll.
  • Konstipasi (sembelit): kesukaran dalam proses defekasi (buang air Abesar).
  • Diare: feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu cepat.
  • Apendisitis: radang usus buntu.
  • Peritonitis: infeksi pada rongga perut.
  • Sirosis hati: radang pada hati.

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Sebutkan organ-organ pencernaan

2. Sebutkan macam-macam bentuk gigi dan fungsinya

3. Sebutkan enzim yang ada di pencernaan

4. Penyakit apa saja yang ada di sistem poencernaan


Kesimpulan materi:

sistem pencernaan, khususnya manusia. Makanan dimulai dengan proses pencernaan di mulut dan berakhir dengan pembuangan sisa-sisa makanan melalui sistem ekskresi. Sistem peredaran darah membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, sementara sistem pernapasan memungkinkan pertukaran gas antara darah dan udara. Semua sistem ini saling berhubungan dan penting untuk mempertahankan kehidupan yang sehat.

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi