Identitas
Nama guru : Septyana Fori
Mata Pelajaran : IPA
Hari/Tanggal : Senin. 19 Oktober 2026
Fase/Kelas : D/VIII A - VIII B
Materi : Pesawat Sederhana
Pertemuan : ke 2
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D Peserta didik mampu memahami konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis tentang konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.
Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya energi pada saat buah jatuh daru pohon yang berkaitan dengan materi konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.
Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka
mengenai definisi dari usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak
Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).
Alur Tujuan Pembelajaran
mendefinisikan tentang usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak, kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis usaha, energi, dan pesawat sederhana yang bekerja pada sistem gerak tubuh serta Menganalisis perhitungan yang terdapat pada materi ini yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari
MATERI
Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan):
di dunia atau bumi yang kita pijak serta akal yang kita gunakan untuk
mempelajari usaha, energi, dan peswat sederhana
adalah ciptaan Allah. Energi yang ada di bumi ini
adalah bukti
bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita
sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
- Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui usaha, energi, dan pesawat sederhana serta fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah
rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut
dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."
PESAWAT SEDERHANA

Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana,
Tuas (Pengungkit): Batang yang bergerak di sekitar titik tumpu untuk mengangkat beban. Alat ini dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan posisi titik tumpu, beban, dan kuasa. Contohnya adalah gunting, jungkat-jungkit, dan gerobak dorong
Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba
Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan
Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.
Pengertian Tuas
Tuas atau pengungkit adalah pesawat sederhana yang biasanya terbuat dari kayu dengan tumpu di salah satu titiknya dan digunakan untuk mengangkat sesuatu yang berat.
- Titik tumpu merupakan titik tempat alat itu bertumpu.
- Titik beban merupakan titik tempat beban itu berada.
- Titik kuasa merupakan titik tempat gaya/kuasa yang diberikan.
- Lengan beban merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik beban.
- Lengan kuasa merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik kuasa.
- Beban merupakan gaya berat benda.
- Kuasa merupakan gaya yang diberikan.
Fungsi Tuas
Tuas adalah salah satu jenis pesawat sederhana yang memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:
- Dapat mempermudah usaha atau kerja manusia.
- Dapat memudahkan manusia dalam mengangkat atau menggerakkan beban berat.
- Alat pembesar gaya. Jadi, gaya yang dihasilkan lebih besar daripada gaya yang dikeluarkan.
Rumus Tuas dan Contoh Soal
Selain istilah-istilah di atas, kita juga bisa lho menghitung seberapa besar gaya yang kita keluarkan dengan rumus tuas di bawah ini:

Sementara itu, kita juga bisa mengetahui nilai keuntungan mekanis dari tuas tersebut. keuntungan mekanis itu? Keuntungan mekanis adalah angka yang menunjukkan seberapa efektif pesawat sederhana dapat menggandakan gaya.
supaya kamu lebih memahami kedua rumus di atas, yuk perhatikan beberapa contoh soal di bawah ini untuk dikerjakan bersama-sama!
Contoh Soal!
Sebuah batu yang beratnya 800 N diangkat menggunakan tuas sepanjang 1,5 m. Jika lengan bebannya 50 cm dan titik tumpu berada di antara lengan beban dan lengan kuasa, maka hitunglah!
- Gaya yang diperlukan
- Keuntungan mekanis tuas
Penyelesaian:
Diketahui:
W = 800 N
Panjang tuas = 1,5 m
LB = 50 cm = 0,5 m
Ditanya:
- F …?
- KM …?
Jawab:
Panjang tuas = LB + LK
LK = Panjang tuas – LB
LK = 1,5 m – 0,5 m = 1 m
a. Gaya yang diperlukan (F)

Jadi, gaya yang diperlukan untuk mengangkat batu tersebut adalah sebesar 400 N.
b. Keuntungan mekanis tuas (KM)

Jadi, keuntungan mekanis tuas tersebut adalah 2.
Jenis-Jenis Tuas
1. Tuas Jenis Pertama

Pada tuas jenis pertama, letak titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasanya. Contoh alat atau benda yang termasuk ke dalam tuas jenis pertama antara lain gunting kuku, gunting, pemotong rumput, tang, linggis, dan jungkat jungkit. Siapa nih yang suka main jungkat jungkit?
2. Tuas Jenis Kedua

Selanjutnya adalah tuas jenis kedua. Kalau tuas jenis kedua, letak titik bebannya yang berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. contoh-contoh alat yang merupakan tuas jenis kedua diantaranya adalah alat pembuka tutup botol, alat pemotong kertas, alat pemecah kemiri, dan gerobak beroda satu.
3. Tuas Jenis Ketiga

Jenis tuas yang terakhir adalah tuas jenis ketiga. kalau tuas jenis ketiga ini, titik kuasanya yang letaknya di tengah, di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh alat yang termasuk golongan tuas jenis ketiga ini antara lain sekop, stapler (jekrekan), penjepit roti, dan pinset.
Ternyata, penggunaan tuas ini ada manfaatnya, Apalagi manfaatnya kalau bukan untuk meringankan beban kerja yang ingin kita lakukan.
Assesment
Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini
1. Apa yang dimaksud dengan pesawat sederhanar
2. Sebutkan pengertian dari tuas
3. Sebutkanpengertian dari keuntungan mekanis
4. Apa saja jenis-jenis pesawat sederhana
5.Sebutkan fungsi dari tuas
Kesimpulan materi:
- Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana
- Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba
- Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan
- Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.
Kesimpulan tingkat pemahaman
- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik
- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari
- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya
Pengamatan selama proses pembelajaran
Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar.
Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi










.gif)
