Selasa, 20 Oktober 2026

PEMANFAATAN ENERGI KALOR

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal        : Selasa, 20 Oktober 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Pemanfaatan Energi Kalor

Pertemuan           : Ke 6

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari 

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran :  

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya 
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

PEMANFAATAN ENERGI KALOR

Perpindahan Kalor Secara Konduksi Serta Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari: Materi Tema 6 Kelas 5 SD - Seputar Lampung
sosmed-whatsapp-white

Energi kalor atau energi panas adalah energi yang bisa menghasilkan panas dan bermanfaat dalam aktivitas sehari-hari. Contoh energi kalor yang sering digunakan adalah penggunaan kompor listrik untuk memasak.

Adapun sumber energi kalor bisa dari api, sinar matahari, listrik, gesekan dua benda, dan energi panas yang berasal dari inti bumi. Energi kalor dari matahari bisa membawa manfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin D.

Pengertian Energi Kalor

contoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Alex Nasto
zoom-in-whitecontoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Alex Nasto

Tanpa adanya energi panas, kehidupan di bumi akan terganggu.

energi yang mengalir dari benda dengan suhu tinggi ke benda dengan suhu rendah.

Hal ini bisa dibuktikan dengan sendok bersuhu rendah dicelupkan ke air panas dengan suhu tinggi. Maka panas dari air akan diserap oleh sendok sehingga sendok akan terasa panas.

Sedangkan menurut Benjamin Thompson, kalor adalah energi yang berasal dari suatu kerja mekanis seperti tumbukan atau gesekan pada benda.

Satuan kalor dalam SI adalah joule, sedangkan satuan kalor lainnya disebut kalori. Menurut James P. Joule, nilai 1 kalori sama dengan 4.2 joule atau 1 joule sama dengan 0.24 kalori.

Contoh Energi Kalor

contoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Kampus Production
contoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Kampus Production

Aktivitas yang memerlukan energi kalor banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam memasak, berkebun, dan sebagainya. Berikut ini adalah contoh energi kalor.

  1. Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci.

  2. Menjemur pakaian memanfaatkan energi matahari.

  3. Memasak menggunakan kompor listrik, panci, kompor biasa, dan alat penanak nasi elektrik.

  4. Menghangatkan ruangan menggunakan alat pemanas yang menghasilkan listrik dan panas.

  5. Berkebun menggunakan rumah kaca yang memanfaatkan energi matahari.

  6. Tumbuhan membuat makanan dengan fotosintesis lewat bantuan sinar matahari.

  7. Kolam air hangat alami menggunakan generator uap.

  8. Menonton film menggunakan televisi dan ponsel.

  9. Bola lampu untuk menyalakan lampu yang bisa menghasilkan panas.

Berdasarkan pengertian dan contoh energi kalor di atas, energi kalor memiliki peranan penting dalam aktivitas makhluk hidup. Seperti pada tumbuhan yang membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis. 

Fotosintesis: Proses Tumbuhan Menghasilkan Oksigen 

 

CONTOH LAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) | Indonesia Re 

Cara Kerja:

 

Boiler & alat bantunya

Boiler berfungsi untuk mengubah air (feed water) menjadi uap panas lanjut  (superheated  steam) yang akan digunakan untuk memutar turbin. Disini energi kimia bahan bakardiubah menjadi energi panas dari uap.

 

Turbin & alat bantunya

Turbin berfungsi untuk mengkonversi energi panas yang dikandung oleh uap menjadi energi putar (energi mekanik). Poros turbin di-kopel dengan poros generator sehingga ketika turbin berputar generator juga ikut berputar .

Kondensor & alat bantunya

Kondensor berfungsi untuk mengkondensasikan uap bekas dari turbin (uap yang telah digunakan untuk memutar turbin).

Generator & alat bantunya

Generator berfungsi untuk mengubah energi putar dari turbin menjadi energi listrik.

 

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan energi kalor

2. Sebutkan contoh-contoh energi kalor

3. Jelaskan tentang fotosintesis

4. Tuliskan cara kerja pembangkit listrik tenaga uap


Kesimpulan materi:

- Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

- Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.  

- Aktivitas yang memerlukan energi kalor banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam memasak, berkebun, dan sebagainya. Berikut ini adalah contoh energi kalor.
  1. Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci.

  2. Menjemur pakaian memanfaatkan energi matahari.

  3. Memasak menggunakan kompor listrik, panci, kompor biasa, dan alat penanak nasi elektrik.

  4. Menghangatkan ruangan menggunakan alat pemanas yang menghasilkan listrik dan panas.

  5. Berkebun menggunakan rumah kaca yang memanfaatkan energi matahari.

     

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

Kesimpulan hasil pembelajaran:

Sebagian besar peserta didik sudah memahami materi diatas, dan untuk menambah pemahaman mereka akan diberikan materi yang lebih lanjut, dan untuk yang belum paham akan diberikan tugas tambahan sehingga mereka akan lebih paham lagi

 

 


 

 

 


 

PESAWAT SEDERHANA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Selasa, 20  Oktober 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                  : Pesawat Sederhana

Pertemuan           : ke 8


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu memahami konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya energi pada saat buah jatuh daru pohon yang berkaitan dengan materi konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi dari usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan tentang usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak, kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis usaha, energi, dan pesawat sederhana yang bekerja pada sistem gerak tubuh serta Menganalisis perhitungan yang terdapat pada materi ini yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita pijak serta akal yang kita gunakan untuk mempelajari usaha, energi, dan peswat sederhana adalah ciptaan Allah. Energi yang ada di bumi ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui usaha, energi, dan pesawat sederhana serta fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

PESAWAT SEDERHANA

Jenis-Jenis Tuas berdasarkan Letak Titik Tumpunya

Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana, 

Jenis-Jenis Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana dibagi menjadi empat kelompok utama:

Tuas (Pengungkit): Batang yang bergerak di sekitar titik tumpu untuk mengangkat beban. Alat ini dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan posisi titik tumpu, beban, dan kuasa. Contohnya adalah gunting, jungkat-jungkit, dan gerobak dorong

Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba

Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan

Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.

 

Pengertian Tuas

Tuas atau pengungkit adalah pesawat sederhana yang biasanya terbuat dari kayu dengan tumpu di salah satu titiknya dan digunakan untuk mengangkat sesuatu yang berat.

  • Titik tumpu merupakan titik tempat alat itu bertumpu.
  • Titik beban merupakan titik tempat beban itu berada.
  • Titik kuasa merupakan titik tempat gaya/kuasa yang diberikan.
  • Lengan beban merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik beban.
  • Lengan kuasa merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik kuasa.
  • Beban merupakan gaya berat benda.
  • Kuasa merupakan gaya yang diberikan.

 

Fungsi Tuas

Tuas adalah salah satu jenis pesawat sederhana yang memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:

  1. Dapat mempermudah usaha atau kerja manusia.
  2. Dapat memudahkan manusia dalam mengangkat atau menggerakkan beban berat.
  3. Alat pembesar gaya. Jadi, gaya yang dihasilkan lebih besar daripada gaya yang dikeluarkan.

 

Rumus Tuas dan Contoh Soal

Selain istilah-istilah di atas, kita juga bisa lho menghitung seberapa besar gaya yang kita keluarkan dengan rumus tuas di bawah ini:

Rumus Tuas dan Rumus Keuntungan Mekanis Tuas

 

Sementara itu, kita juga bisa mengetahui nilai keuntungan mekanis dari tuas tersebut.  keuntungan mekanis itu? Keuntungan mekanis adalah angka yang menunjukkan seberapa efektif pesawat sederhana dapat menggandakan gaya.

supaya kamu lebih memahami kedua rumus di atas, yuk perhatikan beberapa contoh soal di bawah ini untuk dikerjakan bersama-sama!

Contoh Soal!

Sebuah batu yang beratnya 800 N diangkat menggunakan tuas sepanjang 1,5 m. Jika lengan bebannya 50 cm dan titik tumpu berada di antara lengan beban dan lengan kuasa, maka hitunglah!

  1. Gaya yang diperlukan
  2. Keuntungan mekanis tuas

 

Penyelesaian:

Diketahui:

W = 800 N

Panjang tuas = 1,5 m

LB = 50 cm = 0,5 m

Ditanya:

  1. F …?
  2. KM …?

Jawab:

Panjang tuas = LB + LK

LK = Panjang tuas – LB

LK = 1,5 m – 0,5 m = 1 m

a. Gaya yang diperlukan (F)

contoh soal cara mencari gaya pada tuas

Jadi, gaya yang diperlukan untuk mengangkat batu tersebut adalah sebesar 400 N.

b. Keuntungan mekanis tuas (KM)

contoh soal cara mencari keuntungan mekanis tuas

Jadi, keuntungan mekanis tuas tersebut adalah 2.

 

Jenis-Jenis Tuas

1. Tuas Jenis Pertama

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Pertama

 

Pada tuas jenis pertama, letak titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasanya. Contoh alat atau benda yang termasuk ke dalam tuas jenis pertama antara lain gunting kuku, gunting, pemotong rumput, tang, linggis, dan jungkat jungkit. Siapa nih yang suka main jungkat jungkit?

 

2. Tuas Jenis Kedua

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Kedua

 

Selanjutnya adalah tuas jenis kedua. Kalau tuas jenis kedua, letak titik bebannya yang berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. contoh-contoh alat yang merupakan tuas jenis kedua diantaranya adalah alat pembuka tutup botol, alat pemotong kertas, alat pemecah kemiri, dan gerobak beroda satu.

 

3. Tuas Jenis Ketiga

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Ketiga

 

Jenis tuas yang terakhir adalah tuas jenis ketiga. kalau tuas jenis ketiga ini, titik kuasanya yang letaknya di tengah, di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh alat yang termasuk golongan tuas jenis ketiga ini antara lain sekop, stapler (jekrekan), penjepit roti, dan pinset.

Ternyata, penggunaan tuas ini ada manfaatnya,  Apalagi manfaatnya kalau bukan untuk meringankan beban kerja yang ingin kita lakukan.

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan pesawat sederhanar

2. Sebutkan pengertian dari tuas

3. Sebutkanpengertian dari keuntungan mekanis

4. Apa saja jenis-jenis pesawat sederhana

5.Sebutkan fungsi dari tuas


Kesimpulan materi:

- Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana

- Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba

- Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan

- Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

Kesimpulan hasil pembelajaran:

Sebagian besar peserta didik sudah memahami materi diatas, dan untuk menambah pemahaman mereka akan diberikan materi yang lebih lanjut, dan untuk yang belum paham akan diberikan tugas tambahan sehingga mereka akan lebih paham lagi

 

 

 

 

 

Senin, 19 Oktober 2026

PESAWAT SEDERHANA

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Senin.  19 Oktober 2026

Fase/Kelas           : D/VIII A - VIII B

Materi                  : Pesawat Sederhana

Pertemuan           : ke 2


Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase D Peserta didik mampu memahami konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.

 

Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menganalisis tentang konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya energi pada saat buah jatuh daru pohon yang berkaitan dengan materi konsep usaha, hubungan energi, dan prinsip pesawat sederhana pada sistem gerak.

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi dari usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan tentang usaha, energi, dan pesawat sederhana pada sistem gerak, kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis usaha, energi, dan pesawat sederhana yang bekerja pada sistem gerak tubuh serta Menganalisis perhitungan yang terdapat pada materi ini yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


MATERI

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah dalam merawat tubuh

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di dunia atau bumi yang kita pijak serta akal yang kita gunakan untuk mempelajari usaha, energi, dan peswat sederhana adalah ciptaan Allah. Energi yang ada di bumi ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui usaha, energi, dan pesawat sederhana serta fungsinya dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Organ-organ pernapasan pada manusia adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."

 

PESAWAT SEDERHANA

Jenis-Jenis Tuas berdasarkan Letak Titik Tumpunya

Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana, 

Jenis-Jenis Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana dibagi menjadi empat kelompok utama:

Tuas (Pengungkit): Batang yang bergerak di sekitar titik tumpu untuk mengangkat beban. Alat ini dibagi menjadi tiga jenis berdasarkan posisi titik tumpu, beban, dan kuasa. Contohnya adalah gunting, jungkat-jungkit, dan gerobak dorong

Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba

Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan

Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.

 

Pengertian Tuas

Tuas atau pengungkit adalah pesawat sederhana yang biasanya terbuat dari kayu dengan tumpu di salah satu titiknya dan digunakan untuk mengangkat sesuatu yang berat.

  • Titik tumpu merupakan titik tempat alat itu bertumpu.
  • Titik beban merupakan titik tempat beban itu berada.
  • Titik kuasa merupakan titik tempat gaya/kuasa yang diberikan.
  • Lengan beban merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik beban.
  • Lengan kuasa merupakan jarak antara titik tumpu dengan titik kuasa.
  • Beban merupakan gaya berat benda.
  • Kuasa merupakan gaya yang diberikan.

 

Fungsi Tuas

Tuas adalah salah satu jenis pesawat sederhana yang memiliki berbagai fungsi sebagai berikut:

  1. Dapat mempermudah usaha atau kerja manusia.
  2. Dapat memudahkan manusia dalam mengangkat atau menggerakkan beban berat.
  3. Alat pembesar gaya. Jadi, gaya yang dihasilkan lebih besar daripada gaya yang dikeluarkan.

 

Rumus Tuas dan Contoh Soal

Selain istilah-istilah di atas, kita juga bisa lho menghitung seberapa besar gaya yang kita keluarkan dengan rumus tuas di bawah ini:

Rumus Tuas dan Rumus Keuntungan Mekanis Tuas

 

Sementara itu, kita juga bisa mengetahui nilai keuntungan mekanis dari tuas tersebut.  keuntungan mekanis itu? Keuntungan mekanis adalah angka yang menunjukkan seberapa efektif pesawat sederhana dapat menggandakan gaya.

supaya kamu lebih memahami kedua rumus di atas, yuk perhatikan beberapa contoh soal di bawah ini untuk dikerjakan bersama-sama!

Contoh Soal!

Sebuah batu yang beratnya 800 N diangkat menggunakan tuas sepanjang 1,5 m. Jika lengan bebannya 50 cm dan titik tumpu berada di antara lengan beban dan lengan kuasa, maka hitunglah!

  1. Gaya yang diperlukan
  2. Keuntungan mekanis tuas

 

Penyelesaian:

Diketahui:

W = 800 N

Panjang tuas = 1,5 m

LB = 50 cm = 0,5 m

Ditanya:

  1. F …?
  2. KM …?

Jawab:

Panjang tuas = LB + LK

LK = Panjang tuas – LB

LK = 1,5 m – 0,5 m = 1 m

a. Gaya yang diperlukan (F)

contoh soal cara mencari gaya pada tuas

Jadi, gaya yang diperlukan untuk mengangkat batu tersebut adalah sebesar 400 N.

b. Keuntungan mekanis tuas (KM)

contoh soal cara mencari keuntungan mekanis tuas

Jadi, keuntungan mekanis tuas tersebut adalah 2.

 

Jenis-Jenis Tuas

1. Tuas Jenis Pertama

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Pertama

 

Pada tuas jenis pertama, letak titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasanya. Contoh alat atau benda yang termasuk ke dalam tuas jenis pertama antara lain gunting kuku, gunting, pemotong rumput, tang, linggis, dan jungkat jungkit. Siapa nih yang suka main jungkat jungkit?

 

2. Tuas Jenis Kedua

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Kedua

 

Selanjutnya adalah tuas jenis kedua. Kalau tuas jenis kedua, letak titik bebannya yang berada di antara titik tumpu dan titik kuasa. contoh-contoh alat yang merupakan tuas jenis kedua diantaranya adalah alat pembuka tutup botol, alat pemotong kertas, alat pemecah kemiri, dan gerobak beroda satu.

 

3. Tuas Jenis Ketiga

Jenis-Jenis Tuas - Gambar Tuas Jenis Ketiga

 

Jenis tuas yang terakhir adalah tuas jenis ketiga. kalau tuas jenis ketiga ini, titik kuasanya yang letaknya di tengah, di antara titik tumpu dan titik beban. Contoh alat yang termasuk golongan tuas jenis ketiga ini antara lain sekop, stapler (jekrekan), penjepit roti, dan pinset.

Ternyata, penggunaan tuas ini ada manfaatnya,  Apalagi manfaatnya kalau bukan untuk meringankan beban kerja yang ingin kita lakukan.

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan pesawat sederhanar

2. Sebutkan pengertian dari tuas

3. Sebutkanpengertian dari keuntungan mekanis

4. Apa saja jenis-jenis pesawat sederhana

5.Sebutkan fungsi dari tuas


Kesimpulan materi:

- Pesawat sederhana adalah alat bantu sederhana yang digunakan untuk mempermudah manusia dalam melakukan suatu usaha. Ternyata, tuas ini termasuk ke dalam kelompok pesawat sederhana

- Katrol: Roda beralur dengan tali yang melingkar di atasnya untuk mengubah arah gaya atau mengangkat benda. Contohnya adalah katrol pada sumur timba

- Bidang miring: Permukaan datar dengan posisi miring yang memperkecil gaya saat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi. Contohnya adalah tangga dan jalan berkelok di pegunungan

- Roda berporos: Roda yang berputar bersamaan dengan poros berukuran lebih kecil untuk mempercepat gerakan atau memperkecil gaya gesek. Contohnya adalah roda sepeda dan gagang pintu.

 

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA dan di ruang multimedia , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi

 

 

 

 

PEMANFAATAN ENERGI KALOR

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal        : Senin,  19 Oktober 2026

Fase/Kelas          : D/VII A - VII E

Materi                 : Pemanfaatan Energi Kalor

Pertemuan           : Ke 6

 

Capaian Permbelajaran:

Pada akhir fase D Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, kerapatan zat, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat.

 

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis tentang suhu, kalor, dan pemuaian dan dapat melihatnya dalam kehidupan sehari-hari 

Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya perpindahan kalor yang berkaitan dengan materi kalor dan pemuaian

Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka mengenai definisi perpindahan kalor dan bagaimana terjadinya konduksi, konveksi, dan radiasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari 

Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).

 

Alur Tujuan Pembelajaran

mendefinisikan suhu,kalor, dan pemuaian kemudian Memahami perbandingan skala suhu,serta Menganalisis tentang perpindahan kalor dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari


 Materi Pembelajaran :  

Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi suhu, kalor, dan pemuaian ini, mari kita renungi:

  • Al-Khaliq (Maha Menciptakan): di bumi ini yang kita diami dan akal yang kita gunakan untuk mempelajari tentang suhu, kalor, dan pemuaian yang menarik ini adalah ciptaan Allah SWT. suhu, kalor, dan pemuaian ini adalah bukti bahwa Allah menciptakan sesuatu dengan sangat sempurna dan kita sebaiknya bersyukur atas nikmat yang diberikan
  • Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui tentang suhu, kalor, dan pemuaian ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya 
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): suhu, kalor, dan pemuaian  ini adalah rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat yang tak terhingga. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."  

 

PEMANFAATAN ENERGI KALOR

Perpindahan Kalor Secara Konduksi Serta Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari: Materi Tema 6 Kelas 5 SD - Seputar Lampung
sosmed-whatsapp-white

Energi kalor atau energi panas adalah energi yang bisa menghasilkan panas dan bermanfaat dalam aktivitas sehari-hari. Contoh energi kalor yang sering digunakan adalah penggunaan kompor listrik untuk memasak.

Adapun sumber energi kalor bisa dari api, sinar matahari, listrik, gesekan dua benda, dan energi panas yang berasal dari inti bumi. Energi kalor dari matahari bisa membawa manfaat bagi tubuh karena mengandung vitamin D.

Pengertian Energi Kalor

contoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Alex Nasto
zoom-in-whitecontoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Alex Nasto

Tanpa adanya energi panas, kehidupan di bumi akan terganggu.

energi yang mengalir dari benda dengan suhu tinggi ke benda dengan suhu rendah.

Hal ini bisa dibuktikan dengan sendok bersuhu rendah dicelupkan ke air panas dengan suhu tinggi. Maka panas dari air akan diserap oleh sendok sehingga sendok akan terasa panas.

Sedangkan menurut Benjamin Thompson, kalor adalah energi yang berasal dari suatu kerja mekanis seperti tumbukan atau gesekan pada benda.

Satuan kalor dalam SI adalah joule, sedangkan satuan kalor lainnya disebut kalori. Menurut James P. Joule, nilai 1 kalori sama dengan 4.2 joule atau 1 joule sama dengan 0.24 kalori.

Contoh Energi Kalor

contoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Kampus Production
contoh energi kalor. Sumber: pexels.com/Kampus Production

Aktivitas yang memerlukan energi kalor banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam memasak, berkebun, dan sebagainya. Berikut ini adalah contoh energi kalor.

  1. Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci.

  2. Menjemur pakaian memanfaatkan energi matahari.

  3. Memasak menggunakan kompor listrik, panci, kompor biasa, dan alat penanak nasi elektrik.

  4. Menghangatkan ruangan menggunakan alat pemanas yang menghasilkan listrik dan panas.

  5. Berkebun menggunakan rumah kaca yang memanfaatkan energi matahari.

  6. Tumbuhan membuat makanan dengan fotosintesis lewat bantuan sinar matahari.

  7. Kolam air hangat alami menggunakan generator uap.

  8. Menonton film menggunakan televisi dan ponsel.

  9. Bola lampu untuk menyalakan lampu yang bisa menghasilkan panas.

Berdasarkan pengertian dan contoh energi kalor di atas, energi kalor memiliki peranan penting dalam aktivitas makhluk hidup. Seperti pada tumbuhan yang membutuhkan sinar matahari untuk berfotosintesis. 

Fotosintesis: Proses Tumbuhan Menghasilkan Oksigen 

 

CONTOH LAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) | Indonesia Re 

Cara Kerja:

 

Boiler & alat bantunya

Boiler berfungsi untuk mengubah air (feed water) menjadi uap panas lanjut  (superheated  steam) yang akan digunakan untuk memutar turbin. Disini energi kimia bahan bakardiubah menjadi energi panas dari uap.

 

Turbin & alat bantunya

Turbin berfungsi untuk mengkonversi energi panas yang dikandung oleh uap menjadi energi putar (energi mekanik). Poros turbin di-kopel dengan poros generator sehingga ketika turbin berputar generator juga ikut berputar .

Kondensor & alat bantunya

Kondensor berfungsi untuk mengkondensasikan uap bekas dari turbin (uap yang telah digunakan untuk memutar turbin).

Generator & alat bantunya

Generator berfungsi untuk mengubah energi putar dari turbin menjadi energi listrik.

 

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan energi kalor

2. Sebutkan contoh-contoh energi kalor

3. Jelaskan tentang fotosintesis

4. Tuliskan cara kerja pembangkit listrik tenaga uap


Kesimpulan materi:

- Kalor adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional, kalor dinyatakan dengan J (joule). Satuan lainnya dinyatakan dengan kal (kalori).

- Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama kalorimeter.  

- Aktivitas yang memerlukan energi kalor banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam memasak, berkebun, dan sebagainya. Berikut ini adalah contoh energi kalor.
  1. Mencuci pakaian menggunakan mesin cuci.

  2. Menjemur pakaian memanfaatkan energi matahari.

  3. Memasak menggunakan kompor listrik, panci, kompor biasa, dan alat penanak nasi elektrik.

  4. Menghangatkan ruangan menggunakan alat pemanas yang menghasilkan listrik dan panas.

  5. Berkebun menggunakan rumah kaca yang memanfaatkan energi matahari.

     

Kesimpulan tingkat pemahaman

- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik

- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari

- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya

 

Pengamatan selama proses pembelajaran 

Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif  dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar. 

Peserta didik juga menunjukan kedekatan emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi