Kamis, 11 November 2021

Nama Guru Mapel   :  Septyana Fori

Pelajaran                  :  IPA

Kelas                        :  9B

                                    9C

Jam                           : 08.30 - 09.30

                                   10.40 - 11.40

 

KELISTRIKAN PADA SEL SARAF

 

IPA KELAS 9, Senin  10 November 2021

 

KD : Memahami konsep dasar Kelistrikan pada sel saraf

Tujuan : Siswa dapat memahami tentang kelistrikan pada sel saraf yang ada pada tubuh manusia dan hewan-hewan penghasil listrik


Anak-anak ibu yang sholeh dan sholeha apa kabarnya......baik ya, sudah mengerjakan sholat dhuha dan murojoah pagi ini...... Alhamdullilah. Baiklah anak-anak pertemuan kali ini ibu akan menberikan materi tentang kelistrikan pada sel saraf dan hewan-hewan penghasil listrik , tetap semangat dan jaga kesehatan terima kasih.

 

Impuls Listrik pada Saraf manusia


Kelistrikan Pada Sel Saraf Manusia 

 

Bagian Sel Saraf dan Fungsinnya 


1. Dendritn Fungsinnya

Dendrit adalah percabangan dari badan sel saraf yang berupa tonjolan sitoplasma yang pendek dan bercabang-cabang. Fungsi dendrit adalah untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.

2. Badan Sel

Badan sel adalah bagian utama dari sel saraf yang mengandung bagian-bagian yang umumnya dimiliki oleh sel hewan. Di dalam badan sel terdapat sitoplasma, nukleus (inti sel), dan nukleolus (anak inti sel). Fungsi badan sel adalah untuk menerima impuls (rangsangan) dari dendrit dan meneruskannya ke neurit (akson).

3. Inti Sel

Inti sel (nukleus) adalah inti sel saraf yang berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron). Di dalam inti sel juga terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut.

4. Neurit

Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan penjuluran sitoplasma badan sel. Neurit disebut juga akson. Neurit mirip dengan dendrit. Namun neurit hanya ada satu dan berukuran lebih besar dan lebih panjang dari dendrit. Di dalam neurit terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Akson berperan dalam menghantarkan impuls dari badan sel menuju efektor, seperti otot dan kelenjar. Walaupun diameter akson hanya beberapa mikrometer, namun panjangnya bisa mencapai 1 hingga 2 meter. Fungsi neurit adalah untuk meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya.

5. Selubung Mielin

Selubung mielin adalah selaput pembungkus neurit. Selubung mielin banyak mengandung lemak dan bersegmen-segmen. Lekukan di antara dua segmen disebut nodus ranvier. Selubung mielin dikelilingi oleh sel schwann. Sel yang memproduksi selubung mielin disebut sel glial atau oligodendrosit. Fungsi selubung mielin adalah untuk melindungi neurit dari kerusakan dan mencegah impuls bocor. Fungsi selubung mielin mirip pembungkus kabel listrik yang bersifat isolator.

6. Sel Schwann

Sel schwann adalah sel yan mengelilingi selubung mielin. Sel ini ditemukan oleh Theodore Schwann, seorang ilmuwan dari Jerman. Sel schwann bekerja dengan menghasilkan lemak dan membungkus neurit berkali-kali sampai terbentuk selubung mielin. Fungsi sel schwann adalah untuk mempercepat jalannya impuls, membantu menyediakan makanan untuk neurit, dan membantu regenerasi neurit.

7. Nodus Ranvier

Nodus ranvier adalah bagian pada neurit yang tidak terbungkus selubung mielin. Selubung mielin berfungsi sebagai pelindung akson dan membungkusnya, namun selubung ini tidak membungkus secara keseluruhan, dan yang tidak terbungkus merupakan Nodus Ranvier. Fungsi utamanya sebagai loncatan untuk mempercepat impuls saraf ke otak atau sebaliknya. Nodus ranvier berdiameter sekitar 1 mikrometer dan ditemukan oleh Louis-Antoine Ranvier. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yang lain, sehingga impuls lebih cepat sampai pada tujuan. Jika nodus ranvier diselubungi oleh selubung myelin maka impul saraf tidak bisa loncat ke nodus ranvier, akhirnya tidak terjadi respon apapun.

8. Oligodendrosit

Oligodendrosit adalah sebuah sel pendukung yang menyediakan isolasi bagi sel-sel saraf dengan membentuk selubung mielin di sekitar akson. Fungsi oligodendrosit adalah untuk membentuk selubung mielin yang sama pada sistem saraf pusat dan sebagai sel penyokong. Oligodendrosit memiliki beberapa juluran memanjang yang masing-masing membungkus (seperti dadar gulung) sepotong akson antarneuron untuk membentuk segmen mielin.

9. Sinapsis

Sinapsis adalah titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain. Pada setiap neuron, terminal aksonnya membengkak membentuk suatu tonjolan kecil yang disebut tombol sinapsis. Pada setiap sinapsis terdapat celah sinapsis. Sebuah sinapsis menyediakan koneksi antar neuron yang memungkinkan informasi sensorik mengalir di antara mereka. Pada bagian ujung akson terdapat kantong yang disebut bulbus akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter. Neurotransmiter dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam penyampaian impuls saraf pada sinapsis. Fungsi sinapsis adalah untuk mengirimkan impuls dari akson ke dendrit di sel saraf lain.

 

Hewan-hewan Penghasil listrik

 

1. Hiu kepala martil

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

Hiu kepala martil adalah spesies hiu dari famili Sphyrnidae. Spesies ini memiliki cara khusus dalam berburu, yakni dengan menggunakan pori-pori sensor electrolocation. Sensor yang dinamakan Ampullae of Lorenzini ini dapat membantu hiu kepala martil berburu dengan medan listrik.

 

2. Ekidna

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

ekidna merupakan mamalia darat yang dapat menghasilkan listrik dari reseptor yang ada di moncongnya, namun dalam jumlah yang sangat minimal dan hampir tidak terasa.

 

3. Belut listrik

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

Spesies yang terkenal dengan sengatan listriknya yang berbahaya adalah belut atau sidat listrik. Spesies ini dapat menghasilkan listrik setara 650 volt. Bahkan, ada beberapa belut listrik di pedalaman Brasil yang mampu mengeluarkan listrik sebesar 860 volt.

 

Setelah kalian membaca materi diatas silahkan kelian kerjakan tugas dibawah ini 

Sebutkan 5 hewan penghasil listrik dan jelaskan:

Kirimkan jawaban ke WA ibu

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb

 

 

 

Selasa, 09 November 2021

 

Nama Guru Mapel   :  Septyana Fori

Pelajaran                  :  IPA

Kelas                        :  9D

Jam                           : 08.30 - 09.30

                                  

 KELISTRIKAN PADA SEL SARAF

 

IPA KELAS 9, Selasa  9 November 2021

 

KD : Memahami konsep dasar Kelistrikan pada sel saraf

Tujuan : Siswa dapat memahami tentang kelistrikan pada sel saraf yang ada pada tubuh manusia dan hewan-hewan penghasil listrik


Anak-anak ibu yang sholeh dan sholeha apa kabarnya......baik ya, sudah mengerjakan sholat dhuha dan murojoah pagi ini...... Alhamdullilah. Baiklah anak-anak pertemuan kali ini ibu akan menberikan materi tentang kelistrikan pada sel saraf dan hewan-hewan penghasil listrik , tetap semangat dan jaga kesehatan terima kasih.

 

Impuls Listrik pada Saraf manusia


Kelistrikan Pada Sel Saraf Manusia 

 

Bagian Sel Saraf dan Fungsinnya 


1. Dendritn Fungsinnya

Dendrit adalah percabangan dari badan sel saraf yang berupa tonjolan sitoplasma yang pendek dan bercabang-cabang. Fungsi dendrit adalah untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.

2. Badan Sel

Badan sel adalah bagian utama dari sel saraf yang mengandung bagian-bagian yang umumnya dimiliki oleh sel hewan. Di dalam badan sel terdapat sitoplasma, nukleus (inti sel), dan nukleolus (anak inti sel). Fungsi badan sel adalah untuk menerima impuls (rangsangan) dari dendrit dan meneruskannya ke neurit (akson).

3. Inti Sel

Inti sel (nukleus) adalah inti sel saraf yang berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron). Di dalam inti sel juga terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut.

4. Neurit

Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan penjuluran sitoplasma badan sel. Neurit disebut juga akson. Neurit mirip dengan dendrit. Namun neurit hanya ada satu dan berukuran lebih besar dan lebih panjang dari dendrit. Di dalam neurit terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Akson berperan dalam menghantarkan impuls dari badan sel menuju efektor, seperti otot dan kelenjar. Walaupun diameter akson hanya beberapa mikrometer, namun panjangnya bisa mencapai 1 hingga 2 meter. Fungsi neurit adalah untuk meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya.

5. Selubung Mielin

Selubung mielin adalah selaput pembungkus neurit. Selubung mielin banyak mengandung lemak dan bersegmen-segmen. Lekukan di antara dua segmen disebut nodus ranvier. Selubung mielin dikelilingi oleh sel schwann. Sel yang memproduksi selubung mielin disebut sel glial atau oligodendrosit. Fungsi selubung mielin adalah untuk melindungi neurit dari kerusakan dan mencegah impuls bocor. Fungsi selubung mielin mirip pembungkus kabel listrik yang bersifat isolator.

6. Sel Schwann

Sel schwann adalah sel yan mengelilingi selubung mielin. Sel ini ditemukan oleh Theodore Schwann, seorang ilmuwan dari Jerman. Sel schwann bekerja dengan menghasilkan lemak dan membungkus neurit berkali-kali sampai terbentuk selubung mielin. Fungsi sel schwann adalah untuk mempercepat jalannya impuls, membantu menyediakan makanan untuk neurit, dan membantu regenerasi neurit.

7. Nodus Ranvier

Nodus ranvier adalah bagian pada neurit yang tidak terbungkus selubung mielin. Selubung mielin berfungsi sebagai pelindung akson dan membungkusnya, namun selubung ini tidak membungkus secara keseluruhan, dan yang tidak terbungkus merupakan Nodus Ranvier. Fungsi utamanya sebagai loncatan untuk mempercepat impuls saraf ke otak atau sebaliknya. Nodus ranvier berdiameter sekitar 1 mikrometer dan ditemukan oleh Louis-Antoine Ranvier. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yang lain, sehingga impuls lebih cepat sampai pada tujuan. Jika nodus ranvier diselubungi oleh selubung myelin maka impul saraf tidak bisa loncat ke nodus ranvier, akhirnya tidak terjadi respon apapun.

8. Oligodendrosit

Oligodendrosit adalah sebuah sel pendukung yang menyediakan isolasi bagi sel-sel saraf dengan membentuk selubung mielin di sekitar akson. Fungsi oligodendrosit adalah untuk membentuk selubung mielin yang sama pada sistem saraf pusat dan sebagai sel penyokong. Oligodendrosit memiliki beberapa juluran memanjang yang masing-masing membungkus (seperti dadar gulung) sepotong akson antarneuron untuk membentuk segmen mielin.

9. Sinapsis

Sinapsis adalah titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain. Pada setiap neuron, terminal aksonnya membengkak membentuk suatu tonjolan kecil yang disebut tombol sinapsis. Pada setiap sinapsis terdapat celah sinapsis. Sebuah sinapsis menyediakan koneksi antar neuron yang memungkinkan informasi sensorik mengalir di antara mereka. Pada bagian ujung akson terdapat kantong yang disebut bulbus akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter. Neurotransmiter dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam penyampaian impuls saraf pada sinapsis. Fungsi sinapsis adalah untuk mengirimkan impuls dari akson ke dendrit di sel saraf lain.

 

Hewan-hewan Penghasil listrik

 

1. Hiu kepala martil

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

Hiu kepala martil adalah spesies hiu dari famili Sphyrnidae. Spesies ini memiliki cara khusus dalam berburu, yakni dengan menggunakan pori-pori sensor electrolocation. Sensor yang dinamakan Ampullae of Lorenzini ini dapat membantu hiu kepala martil berburu dengan medan listrik.

 

2. Ekidna

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

ekidna merupakan mamalia darat yang dapat menghasilkan listrik dari reseptor yang ada di moncongnya, namun dalam jumlah yang sangat minimal dan hampir tidak terasa.

 

3. Belut listrik

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

Spesies yang terkenal dengan sengatan listriknya yang berbahaya adalah belut atau sidat listrik. Spesies ini dapat menghasilkan listrik setara 650 volt. Bahkan, ada beberapa belut listrik di pedalaman Brasil yang mampu mengeluarkan listrik sebesar 860 volt.

 

Setelah kalian membaca materi diatas silahkan kelian kerjakan tugas dibawah ini 

Sebutkan 5 hewan penghasil listrik dan jelaskan:

Kirimkan jawaban ke WA ibu

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb

 

 

Senin, 08 November 2021

Nama Guru Mapel   :  Septyana Fori

Pelajaran                  :  IPA

Kelas                        :  9A

                                    9E

Jam                           : 08.30 - 09.30

                                   10.40 - 11.40

 

KELISTRIKAN PADA SEL SARAF

 

IPA KELAS 9, Senin  8 November 2021

 

KD : Memahami konsep dasar Kelistrikan pada sel saraf

Tujuan : Siswa dapat memahami tentang kelistrikan pada sel saraf yang ada pada tubuh manusia dan hewan-hewan penghasil listrik


Anak-anak ibu yang sholeh dan sholeha apa kabarnya......baik ya, sudah mengerjakan sholat dhuha dan murojoah pagi ini...... Alhamdullilah. Baiklah anak-anak pertemuan kali ini ibu akan menberikan materi tentang kelistrikan pada sel saraf dan hewan-hewan penghasil listrik , tetap semangat dan jaga kesehatan terima kasih.

 

Impuls Listrik pada Saraf manusia


Kelistrikan Pada Sel Saraf Manusia 

 

Bagian Sel Saraf dan Fungsinnya 


1. Dendritn Fungsinnya

Dendrit adalah percabangan dari badan sel saraf yang berupa tonjolan sitoplasma yang pendek dan bercabang-cabang. Fungsi dendrit adalah untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.

2. Badan Sel

Badan sel adalah bagian utama dari sel saraf yang mengandung bagian-bagian yang umumnya dimiliki oleh sel hewan. Di dalam badan sel terdapat sitoplasma, nukleus (inti sel), dan nukleolus (anak inti sel). Fungsi badan sel adalah untuk menerima impuls (rangsangan) dari dendrit dan meneruskannya ke neurit (akson).

3. Inti Sel

Inti sel (nukleus) adalah inti sel saraf yang berfungsi sebagai pengatur kegiatan sel saraf (neuron). Di dalam inti sel juga terdapat kromosom dan DNA yang berfungsi untuk mengatur sifat keturunan dari sel tersebut.

4. Neurit

Neurit adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan penjuluran sitoplasma badan sel. Neurit disebut juga akson. Neurit mirip dengan dendrit. Namun neurit hanya ada satu dan berukuran lebih besar dan lebih panjang dari dendrit. Di dalam neurit terdapat benang-benang halus yang disebut neurofibril. Akson berperan dalam menghantarkan impuls dari badan sel menuju efektor, seperti otot dan kelenjar. Walaupun diameter akson hanya beberapa mikrometer, namun panjangnya bisa mencapai 1 hingga 2 meter. Fungsi neurit adalah untuk meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya.

5. Selubung Mielin

Selubung mielin adalah selaput pembungkus neurit. Selubung mielin banyak mengandung lemak dan bersegmen-segmen. Lekukan di antara dua segmen disebut nodus ranvier. Selubung mielin dikelilingi oleh sel schwann. Sel yang memproduksi selubung mielin disebut sel glial atau oligodendrosit. Fungsi selubung mielin adalah untuk melindungi neurit dari kerusakan dan mencegah impuls bocor. Fungsi selubung mielin mirip pembungkus kabel listrik yang bersifat isolator.

6. Sel Schwann

Sel schwann adalah sel yan mengelilingi selubung mielin. Sel ini ditemukan oleh Theodore Schwann, seorang ilmuwan dari Jerman. Sel schwann bekerja dengan menghasilkan lemak dan membungkus neurit berkali-kali sampai terbentuk selubung mielin. Fungsi sel schwann adalah untuk mempercepat jalannya impuls, membantu menyediakan makanan untuk neurit, dan membantu regenerasi neurit.

7. Nodus Ranvier

Nodus ranvier adalah bagian pada neurit yang tidak terbungkus selubung mielin. Selubung mielin berfungsi sebagai pelindung akson dan membungkusnya, namun selubung ini tidak membungkus secara keseluruhan, dan yang tidak terbungkus merupakan Nodus Ranvier. Fungsi utamanya sebagai loncatan untuk mempercepat impuls saraf ke otak atau sebaliknya. Nodus ranvier berdiameter sekitar 1 mikrometer dan ditemukan oleh Louis-Antoine Ranvier. Adanya nodus ranvier tersebut memungkinkan saraf meloncat dari satu nodus ke nodus yang lain, sehingga impuls lebih cepat sampai pada tujuan. Jika nodus ranvier diselubungi oleh selubung myelin maka impul saraf tidak bisa loncat ke nodus ranvier, akhirnya tidak terjadi respon apapun.

8. Oligodendrosit

Oligodendrosit adalah sebuah sel pendukung yang menyediakan isolasi bagi sel-sel saraf dengan membentuk selubung mielin di sekitar akson. Fungsi oligodendrosit adalah untuk membentuk selubung mielin yang sama pada sistem saraf pusat dan sebagai sel penyokong. Oligodendrosit memiliki beberapa juluran memanjang yang masing-masing membungkus (seperti dadar gulung) sepotong akson antarneuron untuk membentuk segmen mielin.

9. Sinapsis

Sinapsis adalah titik temu antara terminal akson salah satu neuron dengan neuron lain. Pada setiap neuron, terminal aksonnya membengkak membentuk suatu tonjolan kecil yang disebut tombol sinapsis. Pada setiap sinapsis terdapat celah sinapsis. Sebuah sinapsis menyediakan koneksi antar neuron yang memungkinkan informasi sensorik mengalir di antara mereka. Pada bagian ujung akson terdapat kantong yang disebut bulbus akson. Kantong tersebut berisi zat kimia yang disebut neurotransmiter. Neurotransmiter dapat berupa asetilkolin dan kolinesterase yang berfungsi dalam penyampaian impuls saraf pada sinapsis. Fungsi sinapsis adalah untuk mengirimkan impuls dari akson ke dendrit di sel saraf lain.

 

Hewan-hewan Penghasil listrik

 

1. Hiu kepala martil

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

Hiu kepala martil adalah spesies hiu dari famili Sphyrnidae. Spesies ini memiliki cara khusus dalam berburu, yakni dengan menggunakan pori-pori sensor electrolocation. Sensor yang dinamakan Ampullae of Lorenzini ini dapat membantu hiu kepala martil berburu dengan medan listrik.

 

2. Ekidna

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

ekidna merupakan mamalia darat yang dapat menghasilkan listrik dari reseptor yang ada di moncongnya, namun dalam jumlah yang sangat minimal dan hampir tidak terasa.

 

3. Belut listrik

5 Spesies Hewan Penghasil Listrik, Bagaimana Cara Kerjanya?

Spesies yang terkenal dengan sengatan listriknya yang berbahaya adalah belut atau sidat listrik. Spesies ini dapat menghasilkan listrik setara 650 volt. Bahkan, ada beberapa belut listrik di pedalaman Brasil yang mampu mengeluarkan listrik sebesar 860 volt.

 

Setelah kalian membaca materi diatas silahkan kelian kerjakan tugas dibawah ini 

Sebutkan 5 hewan penghasil listrik dan jelaskan:

Kirimkan jawaban ke WA ibu

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb

 

 

Kamis, 04 November 2021

Nama Guru Mapel   :  Septyana Fori

Pelajaran                  :  IPA

Kelas                        :  9B

                                    9C

Jam                           : 08.30 - 09.30

                                   10.40 - 11.40

 

HUKUM COULOMB, MEDAN LISTRIK, BEDA POTENSIAL, DAN ENERGI LISTRIK

 

IPA KELAS 9, Kamis 4 November 2021

 

KD : Memahami konsep dasar Listrik Dinamis dan Statis

Tujuan : Siswa dapat memahami tentang listrik statis serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari

Assalamualaikum wr wb

Anak-anak ibu yang sholeh dan sholeha apa kabarnya......baik ya, sudah mengerjakan sholat dhuha dan murojoah pagi ini...... Alhamdullilah. Baiklah anak-anak pertemuan kali ini ibu akan menberikan materi tentang listrik dinamis dan statis serta manfaat bagi kehidupan sehari-hari, tetap semangat dan jaga kesehatan terima kasih.

 

HUKUM COULOMB

Bunyi hukum Coulomb adalah besarnya gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara dua benda yang bermuatan listrik akan sebanding dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda.
Dua benda yang bermuatan listrik sejenis (posifit dengan positif) akan tolak menolak sedangkan dua muatan yang tidak sejenis (positif dengan negatif) akan tarik menarik.

Rumus hukum coulomb  sebagai berikut :

Fc = k. Q1 x Q2/r2  

 dimana k = nilai konstanta coulomb yang besarnya 9 x 109 Nm2/c2

 Contoh soal

Dua benda bermuatan listrik sejenis masing-masing Q1 = 5 x 10-4 C dan Q2  = 5 x 10-4 C dipisahkan pada jarak 5 cm. Tentukanlah besarnya gaya coulomb di antara dua muatan tersebut. (k = 9 x 109 Nm2/c2 )

Penyelesaian

Diketahui : Q1 = 5 x 10-4 C
                Q2  = 5 x 10-4 C
                r   = 5 cm (dijadikan satuan meter sehingga r = 5 x 10-2 m )
                k   =  9 x 109 Nm2/c2

Ditanya : Fc = ?

Jawab:
Fc = k. Q1 x Q2/r2
     = 9 x 109 Nm2/c2 . (5 x 10-4 C) (5 x 10-4 C)/ (5 x 10-2 m)2
    = 9 x 109 x 5 x 10-4  x 5 x 10-4  / 25 x 10-4
   
   = (boleh dikalikan dulu 9 x 5 x 5, kemudian dibagi 25. Atau bisa juga 5 x 5 kemudian dibagi 25 sedangkan bilangan pangkatnya dijumlahkan. Nah, disini kita pilih cara  5 x 5 dibagi 25 maka hasilnya 1 ). Sehingga;

    = 9 x 109  x 1 x 10-8  / 10-4 
    =9 x 109 + (-8) + (+4)
    = 9 x 105 N
 
MEDAN LISTRIK
 
 
 

Rumus Medan Listrik

2 Rumus Medan Listrik dan Efeknya 114

Keterangan:

E: kuat medan listrik (N/C)

k: konstanta Coulomb (9 x 109 Nm2C2)

Q: besar muatan listrik (N)

r: jarak suatu titik ke muatan (M)


Contoh Soal Medan Listrik
1. Tentukan besar dan arah medan listrik pada titik M bila terdapat sebuah muatan +8 mikro Coulomb berada 10 cm dari titik M bila diketahui k = 9 x 109 Nm2C−2 dan 1 mikro Coulomb = 10−6 C
Pembahasan
Diketahui:
contoh-soal-medan-listrik-dan-pembahasan-1


contoh-soal-medan-listrik-dan-pembahasan-2

 BEDA POTENSIAL

Beda potensial atau biasa disebut tegangan listrik adalah perbedaan jumlah elektron yang berada pada suatu arus listrik.

Perbedaan jumlah elektron ini dapat disebabkan karena adanya penumpukan elektron pada satu sisi sumber arus listrik dan di sisi lain jumlah elektronnya lebih sedikit.

Dua benda yang mempunyai beda potensial dapat menyebabkan terjadinya arus listrik, dengan syarat kedua benda tersebut dihubungkan oleh suatu penghantar.

Hubungan antara energi listrik, muatan listrik, dan beda potensial listrik secara matematik dirumuskan sebagai berikut.

Dengan :

V  = beda potensial listrik (satuan Volt, V)

W = energi listrik (satuan Joule, J)

Q  = muatan listrik (satuan Coulomb, C)

Contoh Soal :

Soal 1

Muatan sebesar 4 Coulomb akan dipindahkan dari titik A ke B dengan usaha sebesar 10 Joule. Hitunglah beda potensial antara titik A dan B!

Penyelesaian :

Diketahui :

Q = 4 C

W = 10 J

Ditanyakan :

V = … ?

Jawab :

V = W/Q

V = 10/ 4

V = 2,5 V

Jadi, beda potensial antara titik A dan B adalah sebesar 2,5 Volt.

 

ENERGI LISTRIK 

 

Energi listrik atau tenaga listrik adalah salah satu jenis energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik atau energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi listrik menjalankan peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran, mesin industri, kereta api listrik, lampu umum, alat pemanasan, memasak, dan lain-lain.

Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Satuan pokok energi listrik adalah Joule, satuan lain adalah KWh (Kilowattjam). Listrik untuk industri dan perumahan dihasilkan dari pembangkit listrik, misalnya: PLTA, PLTB, PLTD (diesel), PLTM, PLTS (surya), PLTU, dan lainnya. 

 

Setelah kalian membaca materi diatas silahkan kelian kerjakan tugas dibawah ini 

Buatlah satu contoh soal hukum coloumb dan jawabannya:

Kirimkan ke WA ibu

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb

 


 

 

 

 

Selasa, 02 November 2021

Nama Guru Mapel   :  Septyana Fori

Pelajaran                  :  IPA

Kelas                        :  9D

Jam                           : 08.30 - 09.30

                                  

HUKUM COULOMB, MEDAN LISTRIK, BEDA POTENSIAL, DAN ENERGI LISTRIK

 

IPA KELAS 9, Selasa 2 November 2021

 

KD : Memahami konsep dasar Listrik Dinamis dan Statis

Tujuan : Siswa dapat memahami tentang listrik statis serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari

Assalamualaikum wr wb

Anak-anak ibu yang sholeh dan sholeha apa kabarnya......baik ya, sudah mengerjakan sholat dhuha dan murojoah pagi ini...... Alhamdullilah. Baiklah anak-anak pertemuan kali ini ibu akan menberikan materi tentang listrik dinamis dan statis serta manfaat bagi kehidupan sehari-hari, tetap semangat dan jaga kesehatan terima kasih.

 

HUKUM COULOMB

Bunyi hukum Coulomb adalah besarnya gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara dua benda yang bermuatan listrik akan sebanding dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda.
Dua benda yang bermuatan listrik sejenis (posifit dengan positif) akan tolak menolak sedangkan dua muatan yang tidak sejenis (positif dengan negatif) akan tarik menarik.

Rumus hukum coulomb  sebagai berikut :

Fc = k. Q1 x Q2/r2  

 dimana k = nilai konstanta coulomb yang besarnya 9 x 109 Nm2/c2

 Contoh soal

Dua benda bermuatan listrik sejenis masing-masing Q1 = 5 x 10-4 C dan Q2  = 5 x 10-4 C dipisahkan pada jarak 5 cm. Tentukanlah besarnya gaya coulomb di antara dua muatan tersebut. (k = 9 x 109 Nm2/c2 )

Penyelesaian

Diketahui : Q1 = 5 x 10-4 C
                Q2  = 5 x 10-4 C
                r   = 5 cm (dijadikan satuan meter sehingga r = 5 x 10-2 m )
                k   =  9 x 109 Nm2/c2

Ditanya : Fc = ?

Jawab:
Fc = k. Q1 x Q2/r2
     = 9 x 109 Nm2/c2 . (5 x 10-4 C) (5 x 10-4 C)/ (5 x 10-2 m)2
    = 9 x 109 x 5 x 10-4  x 5 x 10-4  / 25 x 10-4
   
   = (boleh dikalikan dulu 9 x 5 x 5, kemudian dibagi 25. Atau bisa juga 5 x 5 kemudian dibagi 25 sedangkan bilangan pangkatnya dijumlahkan. Nah, disini kita pilih cara  5 x 5 dibagi 25 maka hasilnya 1 ). Sehingga;

    = 9 x 109  x 1 x 10-8  / 10-4 
    =9 x 109 + (-8) + (+4)
    = 9 x 105 N
 
MEDAN LISTRIK
 
 
 

Rumus Medan Listrik

2 Rumus Medan Listrik dan Efeknya 114

Keterangan:

E: kuat medan listrik (N/C)

k: konstanta Coulomb (9 x 109 Nm2C2)

Q: besar muatan listrik (N)

r: jarak suatu titik ke muatan (M)


Contoh Soal Medan Listrik
1. Tentukan besar dan arah medan listrik pada titik M bila terdapat sebuah muatan +8 mikro Coulomb berada 10 cm dari titik M bila diketahui k = 9 x 109 Nm2C−2 dan 1 mikro Coulomb = 10−6 C
Pembahasan
Diketahui:
contoh-soal-medan-listrik-dan-pembahasan-1


contoh-soal-medan-listrik-dan-pembahasan-2

 BEDA POTENSIAL

Beda potensial atau biasa disebut tegangan listrik adalah perbedaan jumlah elektron yang berada pada suatu arus listrik.

Perbedaan jumlah elektron ini dapat disebabkan karena adanya penumpukan elektron pada satu sisi sumber arus listrik dan di sisi lain jumlah elektronnya lebih sedikit.

Dua benda yang mempunyai beda potensial dapat menyebabkan terjadinya arus listrik, dengan syarat kedua benda tersebut dihubungkan oleh suatu penghantar.

Hubungan antara energi listrik, muatan listrik, dan beda potensial listrik secara matematik dirumuskan sebagai berikut.

Dengan :

V  = beda potensial listrik (satuan Volt, V)

W = energi listrik (satuan Joule, J)

Q  = muatan listrik (satuan Coulomb, C)

Contoh Soal :

Soal 1

Muatan sebesar 4 Coulomb akan dipindahkan dari titik A ke B dengan usaha sebesar 10 Joule. Hitunglah beda potensial antara titik A dan B!

Penyelesaian :

Diketahui :

Q = 4 C

W = 10 J

Ditanyakan :

V = … ?

Jawab :

V = W/Q

V = 10/ 4

V = 2,5 V

Jadi, beda potensial antara titik A dan B adalah sebesar 2,5 Volt.

 

ENERGI LISTRIK 

 

Energi listrik atau tenaga listrik adalah salah satu jenis energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik atau energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi listrik menjalankan peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran, mesin industri, kereta api listrik, lampu umum, alat pemanasan, memasak, dan lain-lain.

Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Satuan pokok energi listrik adalah Joule, satuan lain adalah KWh (Kilowattjam). Listrik untuk industri dan perumahan dihasilkan dari pembangkit listrik, misalnya: PLTA, PLTB, PLTD (diesel), PLTM, PLTS (surya), PLTU, dan lainnya. 

 

Setelah kalian membaca materi diatas silahkan kelian kerjakan tugas dibawah ini 

Buatlah satu contoh soal hukum coloumb dan jawabannya:

Kirimkan ke WA ibu

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb

 


 

 

 

 

Senin, 01 November 2021

Nama Guru Mapel   :  Septyana Fori

Pelajaran                  :  IPA

Kelas                        :  9A

                                    9E

Jam                           : 08.30 - 09.30

                                   10.40 - 11.40

 

HUKUM COULOMB, MEDAN LISTRIK, BEDA POTENSIAL, DAN ENERGI LISTRIK

 

IPA KELAS 9, Senin  1 November 2021

 

KD : Memahami konsep dasar Listrik Dinamis dan Statis

Tujuan : Siswa dapat memahami tentang listrik statis serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari

Assalamualaikum wr wb

Anak-anak ibu yang sholeh dan sholeha apa kabarnya......baik ya, sudah mengerjakan sholat dhuha dan murojoah pagi ini...... Alhamdullilah. Baiklah anak-anak pertemuan kali ini ibu akan menberikan materi tentang listrik dinamis dan statis serta manfaat bagi kehidupan sehari-hari, tetap semangat dan jaga kesehatan terima kasih.

 

HUKUM COULOMB

Bunyi hukum Coulomb adalah besarnya gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak antara dua benda yang bermuatan listrik akan sebanding dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda.
Dua benda yang bermuatan listrik sejenis (posifit dengan positif) akan tolak menolak sedangkan dua muatan yang tidak sejenis (positif dengan negatif) akan tarik menarik.

Rumus hukum coulomb  sebagai berikut :

Fc = k. Q1 x Q2/r2  

 dimana k = nilai konstanta coulomb yang besarnya 9 x 109 Nm2/c2

 Contoh soal

Dua benda bermuatan listrik sejenis masing-masing Q1 = 5 x 10-4 C dan Q2  = 5 x 10-4 C dipisahkan pada jarak 5 cm. Tentukanlah besarnya gaya coulomb di antara dua muatan tersebut. (k = 9 x 109 Nm2/c2 )

Penyelesaian

Diketahui : Q1 = 5 x 10-4 C
                Q2  = 5 x 10-4 C
                r   = 5 cm (dijadikan satuan meter sehingga r = 5 x 10-2 m )
                k   =  9 x 109 Nm2/c2

Ditanya : Fc = ?

Jawab:
Fc = k. Q1 x Q2/r2
     = 9 x 109 Nm2/c2 . (5 x 10-4 C) (5 x 10-4 C)/ (5 x 10-2 m)2
    = 9 x 109 x 5 x 10-4  x 5 x 10-4  / 25 x 10-4
   
   = (boleh dikalikan dulu 9 x 5 x 5, kemudian dibagi 25. Atau bisa juga 5 x 5 kemudian dibagi 25 sedangkan bilangan pangkatnya dijumlahkan. Nah, disini kita pilih cara  5 x 5 dibagi 25 maka hasilnya 1 ). Sehingga;

    = 9 x 109  x 1 x 10-8  / 10-4 
    =9 x 109 + (-8) + (+4)
    = 9 x 105 N
 
MEDAN LISTRIK
 
 
 

Rumus Medan Listrik

2 Rumus Medan Listrik dan Efeknya 114

Keterangan:

E: kuat medan listrik (N/C)

k: konstanta Coulomb (9 x 109 Nm2C2)

Q: besar muatan listrik (N)

r: jarak suatu titik ke muatan (M)


Contoh Soal Medan Listrik
1. Tentukan besar dan arah medan listrik pada titik M bila terdapat sebuah muatan +8 mikro Coulomb berada 10 cm dari titik M bila diketahui k = 9 x 109 Nm2C−2 dan 1 mikro Coulomb = 10−6 C
Pembahasan
Diketahui:
contoh-soal-medan-listrik-dan-pembahasan-1


contoh-soal-medan-listrik-dan-pembahasan-2

 BEDA POTENSIAL

Beda potensial atau biasa disebut tegangan listrik adalah perbedaan jumlah elektron yang berada pada suatu arus listrik.

Perbedaan jumlah elektron ini dapat disebabkan karena adanya penumpukan elektron pada satu sisi sumber arus listrik dan di sisi lain jumlah elektronnya lebih sedikit.

Dua benda yang mempunyai beda potensial dapat menyebabkan terjadinya arus listrik, dengan syarat kedua benda tersebut dihubungkan oleh suatu penghantar.

Hubungan antara energi listrik, muatan listrik, dan beda potensial listrik secara matematik dirumuskan sebagai berikut.

Dengan :

V  = beda potensial listrik (satuan Volt, V)

W = energi listrik (satuan Joule, J)

Q  = muatan listrik (satuan Coulomb, C)

Contoh Soal :

Soal 1

Muatan sebesar 4 Coulomb akan dipindahkan dari titik A ke B dengan usaha sebesar 10 Joule. Hitunglah beda potensial antara titik A dan B!

Penyelesaian :

Diketahui :

Q = 4 C

W = 10 J

Ditanyakan :

V = … ?

Jawab :

V = W/Q

V = 10/ 4

V = 2,5 V

Jadi, beda potensial antara titik A dan B adalah sebesar 2,5 Volt.

 

ENERGI LISTRIK 

 

Energi listrik atau tenaga listrik adalah salah satu jenis energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik atau energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan ampere (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain. Energi listrik menjalankan peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran, mesin industri, kereta api listrik, lampu umum, alat pemanasan, memasak, dan lain-lain.

Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Satuan pokok energi listrik adalah Joule, satuan lain adalah KWh (Kilowattjam). Listrik untuk industri dan perumahan dihasilkan dari pembangkit listrik, misalnya: PLTA, PLTB, PLTD (diesel), PLTM, PLTS (surya), PLTU, dan lainnya. 

 

Setelah kalian membaca materi diatas silahkan kelian kerjakan tugas dibawah ini 

Buatlah satu contoh soal hukum coloumb dan jawabannya:

Kirimkan ke WA ibu

Terima kasih

Wassalamualaikum wr wb