Identitas
Nama guru : Septyana Fori
Mata Pelajaran : IPA
Hari/Tanggal : Rabu, 9 September 2026
Fase/Kelas : D/VIII A - VIII B
Materi : Sistem Pencernaan Manusia
Pertemuan : ke 3
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, ekskresi) dan menjaga kesehatannya.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis tentang jenis-jenis makanan dan sistem pencernaan tubuh manusia dan dapat menyebutkan organ-organ pencernaan manusia
Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit kekurangan gizi yang berkaitan dengan materijenis-jenis makakanan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia
Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka
mengenai definisi jenis-jenis makanan dan fungsinya masing-masing dan apa saja organ-organpencernaan manusia
Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).
Alur Tujuan Pembelajaran
mendefinisikan jenis-jenis makanan dan fungsinya kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis makanan dan fungsi dari organ pencernaan yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari
MATERI
Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah merawat tubuh yang terkandung dalam (QS. At-Tin: 4).
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan):
di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk
mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem pencernaan
adalah ciptaan Allah. jenis-jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh
adalah bukti
bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita
sebaiknya bersyukuratas nikmat yang diberikan
- Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ pencernaan dan fungsinya untuk tubuh manusia ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): jenis-jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah
rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut
dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."
Macam-Macam Organ Sistem Pencernaan Manusia & Fungsinya

Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang macam-macam organ pencernaan manusia, masing-masing fungsinya, serta cara sistem pencernaan manusia bekerja, mulai dari mulut, sampai ke anus.
Ada 10 macam organ sistem pencernaan manusia, yaitu mulut, tenggorokan (faring), kerongkongan (esofagus), lambung, pankreas, hati, empedu, usus halus, usus besar, dan anus.
Macam-Macam Proses Pencernaan Manusia
Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri dari 2 jenis, yaitu proses pencernaan mekanis dan proses pencernaan kimiawi. Berikut perbedaannya:
1. Proses Pencernaan Mekanik
Proses pencernaan mekanik adalah proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan, seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil, agar lebih mudah diproses di dalam tubuh.
Proses pencernaan mekanik terjadi di dalam mulut dan lambung, tepatnya ketika makanan dihaluskan oleh gerakan otot-otot lambung.
2. Proses Pencernaan Kimiawi
Sementara itu, proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan untuk mengubah partikel makanan yang kecil-kecil menjadi bentuk yang siap diserap oleh tubuh.
Proses pencernaan kimiawi terjadi di mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, empedu, dan usus.
Macam-Macam Organ Pencernaan Manusia
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem pencernaan melibatkan serangkaian organ pencernaan. Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia:

1. Mulut
Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan pencernaan kimiawi oleh enzim amilase.
Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh.
enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah. Selain itu, di mulut juga ada lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia:

2. Tenggorokan dan Kerongkongan
Tenggorokan (faring) merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut, kemudian masuk melalui tenggorokan, dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.
Agar kamu lebih mudah mengetahui letak tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus), kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya!

3. Lambung
Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Pencernaan mekanik di lambung terjadi saat makanan dihaluskan kembali oleh otot-otot lambung.
Sementara itu, makanan akan mengalami pencernaan kimiawi karena dicerna oleh enzim dalam getah lambung. Getah lambung ini dihasilkan dari sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari:
- Pepsin: enzim yang fungsinya memecah protein menjadi asam amino.
- Renin: enzim yang fungsinya mengubah protein menjadi kasein.
- Asam Klorida (HCl): asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian lambung ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya:

Jadi, secara keseluruhan, fungsi lambung di antaranya untuk:
- Mencerna protein,
- Menyimpan makanan (selama 2-5 jam), dan
- Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung.
4. Pankreas, Hati, dan Empedu
Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Cairan empedu ini berwarna kuning kehijauan yang mengandung garam, kolesterol, dan lesitin. Cairan empedu tersebut, lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus.
Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus, hati berfungsi untuk menghasilkan empedu.
pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus.
Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia.

5. Usus Halus
Selanjutnya, usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum.
Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri.
Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino.
glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum.
Berarti, jejunum (usus kosong) dan ileum (usus penyerapan) sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan.
Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum:

6. Usus Besar
Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh, lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi dan mengubahnya menjadi feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli.
di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu:
- Kolon, sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan.
- Rektum, sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu.
Selain itu, ada pula umbai cacing, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan!

7. Rektum dan Anus
Sebelum feses dikeluarkan dari tubuh melalui anus, feses akan disimpan terlebih dulu di dalam rektum. Di rektum ini, sensor akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memutuskan apakah feses peru dikeluarkan atau tidak.
Jika, feses perlu dikeluarkan, anus akan berfungsi sebagai tempat untuk membuang feses atau zat sisa makanan tersebut. Kemudian, otot anus berfungsi menahan dan menjaga feses agar tidak keluar dari rektum sebelum saatnya.
Macam-Macam Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia
setelah mengetahui macam-macam organ dan sistem pencernaan manusia, organ-organ tersebut punya peran yang sangat penting. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan organ pencernaan, supaya tidak menjadi penyakit yang mengganggu aktivitas kita.
berikut ini, ada beberapa penyakit atau gangguan sistem pencernaan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia, di antaranya:
- Sariawan: disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll.
- Konstipasi (sembelit): kesukaran dalam proses defekasi (buang air Abesar).
- Diare: feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu cepat.
- Apendisitis: radang usus buntu.
- Peritonitis: infeksi pada rongga perut.
- Sirosis hati: radang pada hati.
Assesment
Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini
1. Sebutkan organ-organ pencernaan
2. Sebutkan macam-macam bentuk gigi dan fungsinya
3. Sebutkan enzim yang ada di pencernaan
4. Penyakit apa saja yang ada di sistem poencernaan
Kesimpulan materi:
sistem pencernaan, khususnya manusia. Makanan dimulai dengan proses pencernaan di mulut dan berakhir dengan pembuangan sisa-sisa makanan melalui sistem ekskresi. Sistem peredaran darah membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, sementara sistem pernapasan memungkinkan pertukaran gas antara darah dan udara. Semua sistem ini saling berhubungan dan penting untuk mempertahankan kehidupan yang sehat.
Kesimpulan hasil belajar:
Kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan
- Kompetensi yang sudah dikuasai:
Peserta didik telah menunjukan tingkat partisipasi, kehadiran, serta antusias yang sangat baik dalam
mempelajari materi ini, dan mereka juga berani dalam mempresentasikan hasil belajar
- Kompetensi yang perlu ditingkatkan:
Peserta didik harus diberi motivasi dan didorong untuk lebih giat lagi dalam pembelajaran ini,
sehingga mereka benar-benar memahami materi ini untuk menunjang penilaian yang akan diberikan
Kesimpulan tingkat pemahaman
- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik
- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari
- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya
Pengamatan selama proses pembelajaran
Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar.
Peserta didik juga menunjukan kedekatan
emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar