Selasa, 10 September 2019

Contoh Soal Dihibrida dan Bahasanya

Materi IPA kelas IX
Hari Selasa 10 September 2019

Contoh Soal dan Pembahasannya:

1. Tanaman tinggi berbuah manis (TTMM) disilangkan dengan tanaman rendah berbuah masam (ttmm). Berapa persenkah tanaman bergenotip tanaman tinggi berbuah masam dan tanaman rendah berbuah masam bila persilangan sampai F2?

Jawab:

Perbandingan fenotip pada dihibrib =
Tinggi manis : tinggi masam : rendah manis : rendah masam = 9 : 3 : 3 : 1
- Tanaman tinggi berbuah masam = 3/16 X 100%  = 18,75%
- Tanaman rendah berbuah masam = 1/16 X 100%  = 6,25.

2. Jika warna biji kuning (K) dominan terhadap warna biji hijau (k) dan biji kisut (b) memiliki sifat lemah terhadap biji bulat (B). Maka persilangan antara tanaman berbiiji bulat warna kuning (BbKK) dengan tanaman berbiji kisut warna hijau akan menghasilkan keturunan dengan fenotip kisut warna kuning sebesar …
A. 25%
B. 50%
C. 75%
D. 100%

Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
Tanaman berbiji bulat warna kuning (BbKK)
Tanaman berbiji kisut warna hijau (bbkk)
Ditanyakan: Rasio keturunan tanaman berbiji kisut warna kuning = …?
Jawaban:
P= BbKK >< bbkk
Gamet = BK, bK >< bk
F1 BK bK
bk BbKk bbKk
Genotip = 1 BbKk : 1 bbKk
Fenotip = Biji bulat warna kuning : biji kisut warna kuning
Rasio = 50% : 50%

3. Padi bulir bulat berbatang tinggi (BBTT) disilangkan dengan padi bulir panjang berbatang pendek (bbtt). Apabila gen bulir bulat dan batang tinggi memiliki sifat dominan, maka jika tanaman F1 disilangkan dengan sesamanya maka akan memperoleh tanaman F2 yang memiliki sifat bulir bulat berbatang pendek adalah …
A. 6,25%
B. 18,75%
C. 56,25%
D. 76,33%

Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
Bulir bulat batang tinggi (BBTT)
bulir panjang batang pendek (bbtt)
Bulat – tinggi dominan terhadap lonjong – pendek
Ditanyakan: F2 yang memiliki sifat bulir bulat berbatang pendek = …?
P1 = BBTT >< bbtt
Gamet = BT >< bt
F1 BT
bt BbTt
P2 = BbTt >< BbTt
Gamet = BT, Bt, bT, bt >< BT, Bt, bT, bt
F2 BT Bt bT bt
BT BBTT BBTt BbTT BbTt
Bt BBTt BBtt BbTt Bbtt
bT BbTt BbTt bbTT bbTt
bt BbTt Bbtt BbTt bbtt
F2 yang memiliki sifat bulir bulat berbatang pendek yaitu 1BBtt dan 2Bbtt
Rasionya = 3/16 x 100% = 18,75%

4. Perkawinan antara seorang pria berambut keriting kulit sawo matang (KKSS) dengan seorang wanita berambut lurus kulit kuning langsat (kkss) ternyata semua anaknya berambut keriting kuning langsat. Jika salah satu anaknya yang pria menikahi gadis berambut keriting kulit sawo matang maka hasil persilangan tampak seperti ditunjukkan oleh tabel berikut.

KS Ks kS ks
KS 1 2 3 4
kS 5 6 7 8
Individu berambut lurus kulit sawo matang terletak pada kotak nomer …
A. 2
B. 5
C. 7
D. 8

Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui:
Pria berambut keriting kulit sawo matang (KKSS)
Wanita berambut lurus kulit kuning langsat (kkss)
Semua keturunannya berambut keriting kulit kuning langsat (KkSs)
Itu artinya, keriting daminan terhadap lurus dan kuning langsat dominan terhadap sawo matang.
Oleh sebab itu, jika salah satu anaknya yang pria menikah dengan gadis berambut keriting kulit sawo matang (KkSS), maka hasil persilangannya tampak seperti pada tabel berikut:

KS Ks kS ks
KS KKSS KKSs KkSS KkSs
kS KkSS KkSs kkSS kkSs
Sehingga individu berambut lurus kulit sawo matang memiliki genotip = kkSS.

5. Persilangan antara tanaman mangga berdaging tebal – rasa asam (TTmm) dengan mangga berdaging tipis – rasa manis (ttMM) akan menghasilkan tanaman mangga berdaging tebal – rasa manis heterozigotik. Jika tanaman Fdisilangkan dengan sesamanya maka akan diperoleh tanaman bergenotip berdaging tebal – rasa manis homozigotik sebesar …
A. 6,25%
B. 18,75%
C. 56,25%
D. 76,33%

Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
Mangga berdaging tebal rasa – asam (TTmm)
Mangga berdaging tipis rasa – manis (ttMM)
Mangga berdaging tebal – rasa manis (TtMm)
Ditanyakan: Rasio F2 mangga berdaging tebal – rasa manis homozigotik = …?
P= TtMm >< TtMm
Gamet = TM, Tm, tM, tm >< TM, Tm, tM, tm
F2 TM Tm tM tm
TM TTMM TTMm TtMM TtMm
Tm TTMm TTmm TtMm Ttmm
tM TtMM TtMm ttMM ttMm
tm TtMm Ttmm ttMm ttmm
Mangga berdaging tebal rasa manis homozigotik = TTMM
Rasio Mangga berdaging tebal rasa manis homozigotik = 1/16 = 6,25%

6. Persilangan antara tanaman terung berwarna ungu berbatang pendek (Uupp) dengan terung warna hijau berbatang tinggi (uuPp) akan menghasilkan tanaman terung warna ungu berbatang tinggi sebanyak …
A. 25%
B. 30%
C. 50%
D. 75%

Jawaban: A
Pembahasan:
Diketahui:
Terung berwarna ungu berbatang pendek (Uupp)
Terung berwarna hijau berbatang tinggi (uuPp)
Ditanyakan: Rasio F1 terung berwarna ungu berbatang tinggi = …?
Jawaban:
P= Uupp >< uuPp
Gamet = Up, up >< uP, up
F1 Up up
uP UuPp uuPp
up Uupp uupp
Genotip = 1 UuPp : 1 uuPp : 1 Uupp : 1 uupp
Fenotipe = Terung berwarna ungu berbatang tinggi : Terung berwarna hijau berbatang tinggi : Terung berwarna ungu berbatang pendek : Terung berwarna hijau berbatang pendek
Rasio keturunan = 25% : 25% : 25% : 25%
Rasio terung berwarna ungu berbatang tinggi = 25%

Senin, 09 September 2019

Contoh Soal Monohibrida dan Bahasannya

Materi IPA kelas IX
Hari Senin 9 September 2019

Contoh soal dan Bahasannya.

1. Buah mangga berbuah besar dengan genotipe Bb disilangkan dengan buah mangga berbuah kecil yang bergenotip bb. Buah mangga besar dominan terhadap buah mangga kecil. Tentukanlah perbandingan genotipe F1 dan fenotipe F1!

Pembahasan:
Diketahui:


Bb = buah mangga besar
bb = buah mangga kecil
Ditanyakan: Genotip F1 dan fenotipe F1 = …?
Jawaban:
P= Bb >< bb
Gamet = B, b >< b
F1 B b
b Bb bb
Genotipe = Bb : bb
Fenotipe = Buah mangga besar : Buah mangga kecil
Rasio/Perbandingan = 50% : 50%

2. Persilangan antara bunga mawar merah (MM) dengan bunga mawar putih (mm) dengan gen M bersifat dominan penuh terhadap m. Lakukanlah persilangan sampai mendapatkakn F2!

Pembahasan:
Diketahui:
Mawar merah (MM)
Mawar putih (mm)
Merah dominan terhadap putih
Ditanyakan: F2 = …?
Jawaban:
P1 = MM >< mm
Gamet = M >< m
F1 M
m Mm
Genotipe = Mm
Fenotipe = Mawar merah
P2 = Mm >< Mm
Gamet = M, m >< M, m
F2 M m
M MM Mm
m Mm mm
Genotipe = 1 MM : 2 Mm : 1 mm
Fenotipe = 3 Mawar merah : 1 Mawar putih

3. Persilangan antara tanaman bunga mawar merah (MM) dengan bunga mawar putih (mm) ternyata semua keturunannya berwarna merah muda. Bagaimana genotipe dan fenotipe F2 jika F1 disilangkan dengan sesamanya?

Pembahasan:
Diketahui:
Mawar merah (MM)
Mawar putih (mm)
Mawar merah muda (Mm)
Ditanyakan: Genotipe dan fenotipe F2 = …?
Jawaban:
P2 = Mm >< Mm
Gamet = M, m >< M, m
F2 M m
M MM Mm
m Mm mm
Genotipe = 1 MM : 2 Mm : 1 mm
Fenotipe = 1 Mawar merah : 2 Mawar merah muda : 1 Mawar putih

4. Persilangan antara tanaman pagi sore (Mirabilis jelapa) berwarna kuning (KK) dengan tanaman berbunga putih (kk). Ternyata semua keturunannya adalah berbunga kuning muda. Maka bagaimana genotip dan fenotip Fjika F1 disilangkan dengan sesamanya!

Pembahasan:
Diketahui:
Bunga warna kuning (KK)
Bunga warna putih (kk)
Ditanyakan: Genotip dan fenotip F2 = …?
Jawaban:
P1 = KK >< kk
Gamet = K >< k
F1 K
k Kk
Genotip = Kk
Fenotip = Bunga warna kuning muda
P2 = Kk >< Kk
Gamet = K, k >< K, k
F2 K K
K KK Kk
k Kk kk
Genotip = 1 KK : 2 Kk : 1 kk
Fenotip = 1 Bunga warna kuning : 2 Bunga warna kuning muda : 1 Bunga warna putih
Rasio = 25% : 50% : 25%

5. Seorang petani bunga mawar ingin sekali ia membudidayakan tanaman tersebut dengan cara menyilangkan varietas – varietas yang ada. Salah satunya ia menyilangkan mawar kuning dengan mawar putih, namun ternyata semua tanaman F1 adalah mawar kuning muda. Apabila F1 disilangkan dengan sesamanya maka akan diperoleh tanaman F2 yang memiliki perbandingan warna terbanyak adalah …
A. Mawar kuning
B. Mawar puyih
C. Mawar kuning muda
D. Keduanya sama banyak

Jawaban: C

Pembahasan:
Diketahui:
Bunga mawar kuning (KK)
Bunga mawar putih (kk)
Bunga mawar kuning muda (Kk)
Ditanyakan: Perbandingan F2 = …?
Jawaban:
P2 = Kk >< Kk
Gamet = K, k >< K, k
F2 K k
K KK Kk
k Kk kk
Genotip = 1 KK : 2 Kk : 1 kk
Genotip = 1 Bunga mawar kuning : 2 Bunga mawar kuning muda : 1 Bunga mawar putih

Jumat, 06 September 2019

Pewarisan Bentuk Rambut

Materi IPA kelas IX
Hari Jum'at 06 September 2019

Dikendalikan oleh gen C dan c. Gen C (dominan) mengode rambut keriting. Gen c (resesif) mengode rambut lurus. Pada bentuk rambut ada dominasi tidak sempurna, contohnya  apabila seseorang memiliki gen C dan c maka bentuk rambutnya campuran, rambutnya akan menjadi ikal.

Hasil gambar untuk pewarisan bentuk rambut

Kamis, 05 September 2019

Pewarisan Tipe Perlekatan Cuping Telinga

Materi IPA kelas IX
Hari Kamis 05 September 2019

Perlekatan cuping telinga ada 2 macam, yaitu cuping telinga terlepas dan cuping telinga menempel. Cuping telinga terlepas dikontrol oleh gen G dan memiliki genotype GG (homozigot dominan) atau Gg (heterozigot). Cuping telinga menempel memiliki genotype gg ( homozigot resesif).

Rabu, 04 September 2019

Pewarisan Warna Kulit

Materi IPA kelas IX
Hari Rabu 04 September 2019

Warna kulit dikode oleh banyak gen. Namun dapat kita sederhanakan menjadi tiga gen. Misalnya tiga gen tersebut yaitu gen A, B, C yang mengkode pembentukan pigmen kulit yaitu melanin sehingga kulit menjadi gelap. Variasi atau alternatif gen lain pada kulit (alela) yaitu gen a, b, c. Orang yang memiliki gen AABBCC akan memiliki kulit sangat gelap, sedangkan yang memiliki gen aabbcc akan memiliki kulit sangat terang. Orang yang memiliki gen AaBbCc akan memiliki warna kulit sawo matang (tengah-tengah antara sangat gelap dan sangat cerah). Selain akibat gen faktor lingkungan, faktor lain seperti paparan sinar matahari juga berpengaruh pada fenotip warna kulit.
warna kulit

Senin, 02 September 2019

Apa Itu Persilangan Hibrida?

Materi IPA kelas IX hari Senin 02 September 2019

Persilangan dihibrida adalah persilangan yang dilakukan untuk mempelajari penurunan dua ciri atau dua pasang alel. Induk memiliki pasangan alel yang berbeda untuk setiap sifat yang dipertimbangkan. Satu induk memiliki alel dominan homozigot untuk satu sifat sedangkan induk lainnya memiliki alel resesif homozigot untuk sifat tertentu itu. Ketika persilangan dilakukan antara dua induk di atas, semua pada generasi F1 akan sama. Kemudian generasi F1 diserbuki sendiri, dan generasi F2 yang dihasilkan akan menunjukkan rasio fenotip 9: 3: 3: 1 dan rasio genotip 1: 2: 1: 2: 4: 2: 1: 2: 1.

Bapak genetika, Gregor Mendel telah melakukan beberapa persilangan dihibrida selama eksperimennya. Salah satu persilangan dihibridanya melibatkan studi tentang bentuk tanaman kacang polong (bulat atau keriput) dan warna polong (kuning atau hijau). Bulat (R) dan kuning (Y) dominan berkerut (r) dan hijau (y). Induk yang digunakan adalah kuning bundar (RRYY) dan keriput hijau (rryy). Populasi F1 semuanya polong berwarna kuning bulat (RrYy) . Generasi F2 yang dihasilkan dari penyerbukan sendiri dari dua F1, menunjukkan empat fenotipe berbeda dalam rasio 9: 3: 3: 1 seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut:

gambar persilangan dihibrida