Rabu, 09 September 2020

Persilangan Dihibrid
IPA kelas 9, Rabu 9 September 2020

Dihibrid
Persilangan antara tanaman mangga berdaging tebal rasa asam (TTmm) dengan mangga berdaging tipis-rasa manis (ttMM) sebagai berikut:
Parental 1: tebal asam  x  tipis manis
Genotip: TTmm  x  ttMM
Gamet: Tm  x  tM
Filial 1: TtMm (tebal manis)
Parental 2: TtMm  x  TtMm
Genotip: TM, Tm, tM, tm  x  TM, Tm, tM, tm
Filial 2:  
1 TTMM = tebal manis (homozygot)
2 TTMm = tebal manis
2 TtMM = tebal manis
4 TtMm = tebal manis (heterozygot)
1 TTmm = tebal manis
4 Ttmm = tebal asam
1 ttMM = tipis manis
2 ttMm = tipis manis
1 ttmm = tipis asam (homozygot)
Perbandingan genotip F2 adalah:
TTMM : TTMm : TtMM : TtMm : TTmm : Ttmm : ttMM : ttMm : ttmm = 1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1: 2 : 1
Perbandingan fenotip F2 adalah  
Tebal manis : tebal asam : tipis manis : tipis asam = 9 : 3 : 3 : 1

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas maka dapat diketahui bahwa perbandingan fenotip dan genotip pada F2 pada:
1. Monohibrid
Perbandingan genotip
MM : Mm : mm = 1 : 2 : 1
Adapun perbandingan fenotip:
Merah : putih = 3 : 1
2. Dihibrid
Perbandingan genotip F2 adalah:
TTMM : TTMm : TtMM : TtMm : TTmm : Ttmm : ttMM : ttMm : ttmm = 1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1: 2 : 1
Perbandingan fenotip F2 adalah  
Tebal manis : tebal asam : tipis manis : tipis asam = 9 : 3 : 3 : 1

Silahkan dirangkum dengan singkat

Selasa, 08 September 2020

Persilangan Monohibrid
IPA Kelas 9, Selasa 8 September 2020


Dalam pewarisan sifat dikenal beberapa istilah antara lain:
1. Parental : Induk
2. Filial : Keturunan
3. Gamet : Sel Kelamin
4. Fenotip : Ekspresi sifat individu yang tampak oleh indra
5. Genotip : Ekspresi sifat individu yang tak terlihat dan terekdpresi dalam gen
6. Dominan : Sifat yang muncul
7. Resesif : Sifat yang tertutupi

Persilangan bunga berwarna merah dan bunga warna putih menghasilkan bunga berwarna merah. Karena menghasilkan warna merah maka sifat merah dominan (disimbolkan huruf kapital). Bagan persilangannya sebagai berikut:  
Parental 1: merah  x  putih
Genotip: MM  x  mm
Gamet: M  x  m
Filial 1: Merah (Mm)
Parental 2: merah  x  merah
Genotip: Mm  x  Mm
Gamet: M dan m  x  M dan m
Filial 2:  
1 MM = merah
2 Mm = merah
1 mm = putih

Dibaca dan dipahami, dan buat satu contoh soal dan dijawab tentang monohibrid

Senin, 07 September 2020

Hukum Pewarisan Sifat
IPA kelas 9, Senin 7 September 2020

Materi : Pewarisan Sifat
Tujuan Pembelajaran: memahami tentang hukum pewarisan sifat

Hukum pewarisan Mendel adalah hukum mengenai pewarisan sifat pada organismeyang dijabarkan oleh Gregor Johann Mendel dalam karyanya 'Percobaan mengenai Persilangan Tanaman'. Hukum ini terdiri dari dua bagian:
  1. Hukum pemisahan (segregation) dari Mendel, juga dikenal sebagai Hukum Pertama Mendel, dan
  2. Hukum berpasangan secara bebas (independent assortment) dari Mendel, juga dikenal sebagai Hukum Kedua Mendel.

Hukum segregasi bebas menyatakan bahwa pada pembentukan gamet (sel kelamin), kedua gen induk (Parent) yang merupakan pasangan alel akan memisah sehingga tiap-tiap gamet menerima satu gen dari induknya.
Secara garis besar, hukum ini mencakup tiga pokok:
  1. Gen memiliki bentuk-bentuk alternatif yang mengatur variasi pada karakter turunannya. Ini adalah konsep mengenai dua macam alel; alel resisif (tidak selalu tampak dari luar, dinyatakan dengan huruf kecil, misalnya w dalam gambar di sebelah), dan alel dominan (tampak dari luar, dinyatakan dengan huruf besar, misalnya R).
  2. Setiap individu membawa sepasang gen, satu dari tetua jantan (misalnya ww dalam gambar di sebelah) dan satu dari tetua betina (misalnya RR dalam gambar di sebelah).
  3. Jika sepasang gen ini merupakan dua alel yang berbeda (Sb dan sB pada gambar 2), alel dominan (S atau B) akan selalu terekspresikan (tampak secara visual dari luar). Alel resesif (s atau b) yang tidak selalu terekspresikan, tetap akan diwariskan pada gamet yang dibentuk pada turunannya.

Hukum kedua Mendel menyatakan bahwa bila dua individu mempunyai dua pasang atau lebih sifat, maka diturunkannya sepasang sifat secara bebas, tidak bergantung pada pasangan sifat yang lain. Dengan kata lain, alel dengan gen sifat yang berbeda tidak saling memengaruhi. Hal ini menjelaskan bahwa gen yang menentukan e.g. tinggi tanaman dengan warna bunga suatu tanaman, tidak saling memengaruhi.

Dibaca dan dipahami

Jumat, 04 September 2020

Soal latihan
Materi: Perkembangbiakan Pada Hewan
IPA Kekas 9, Jum’at 4 September 2020


Jawablah pertanyaan dibawah ini dan kirimkan ke WA saya


Soal:

1. Apa yang dimaksud dengan membelah diri:

2. Jelaskan tentang fragmentasi dan beri contohnya:

3. Sebutkan macam-macam tekhnologi perkembangbiakan pada hewan:

Kamis, 03 September 2020

Soal Latihan
Materi: Perkembangbiakan Pada Hewan
IPA Kelas 9, Kamis 3 September  2020


Silahkan kalian jawab soal dibawah ini kemudian kirim jawaban ke WA saya


Soal latihan:

1. Sebutkan macam- macam perkembangbiakan pada hewan:

2. Jelaskan perkembangbiakan hewan secara vegetatif dan generatif:

3. Apa yg dimaksud dengan metamorfosis dan sebutkan contohnya:

Rabu, 02 September 2020

Pewarisan Sifat
IPA Kelas 9, Rabu 2 September 2020

Pewarisan sifat atau hereditas merupakan penurunan sifat dari induk (orang tua) kepada keturunannya (anak). Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat ini disebut genetika.Sifat-sifat suatu makhluk hidup diwariskan melalui sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Bagian sel yang bertanggung jawab terhadap penurunan sifat ini terdapat di bagian inti sel (nukleus). Di dalam inti sel terdapat kromosom. Kromosom merupakan benang-benang halus yang berfungsi sebagai faktor pembawa sifat keturunan. Di dalam kromosom terdapat substansi pembawa sifat keturunan yang terdiri atas senyawa kimia yang disebut gen. Gen berfungsi sebagai penentu sifat-sifat suatu makhluk hidup. Kromosom dan gen inilah yang mengendalikan pewarisan sifat pada makhluk hidup.

KROMOSOM
Kromosom adalah materi genetik yang berupa benang-benang halus (kromatin) yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetik kepada keturunannya. Setiap inti sel suatu makhluk hidup memiliki dua jenis kromosom yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom kelamin (gonosom).

  • Kromosom Tubuh
Kromosom tubuh berfungsi untuk menentukan sifat-sifat tubuh suatu organisme. Kromosom tubuh dilambangkan dengan A yang berasal dari kata autosom yang terdiri dari 22 pasang atau berjumlah 44 buah. Autosom terletak pada sel tubuh dan berpasangan sehingga disebut kromosom diploid (ditulis dengan 2n).
  • Kromosom Kelamin
Kromosom kelamin (gonosom) berfungsi untuk menentukan jenis kelamin suatu organisme. Gonosom berjumlah 1 pasang atau 2 buah, gonosom pada laki-laki dilambangkan dengan XY dan pada perempuan dilambangkan dengan XX. Gonosom terletak pada sel kelamin dan tidak berpasangan sehingga disebut kromosom haploid (ditulis dengan n).

GEN
Komposisi dan susunan gen-gen di dalam tubuh makhluk hidup disebut genotipe. Genotipe setiap makhluk hidup berbeda-beda yang dapat menentukan sifat-sifat suatu makhluk hidup tersebut. Pada dasarnya, genotipe adalah sifat pada makhkuk hidup yang tidak terlihat. Genotipe inilah yang nantinya akan memunculkan sifat fenotipe. Fenotipe adalah sifat pada makhluk hidup yang dapat terlihat. Sifat fenotipe merupakan perpaduan antara sifat genotipe dan lingkungannya.


Silahkan dibaca dan dipahami

Selasa, 01 September 2020

Pewarisan Sifat pada Mahluk Hidup
IPA Kelas 9, Selasa 1 September 2020

Materi : Struktur DNA dan RNA
Tujuan Pembelajaran : memahami DNA dan RNA pada mahluk hidup

Pewarisan sifat atau hereditas merupakan penurunan sifat dari induk (orang tua) kepada keturunannya (anak). Ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat ini disebut genetika.Sifat-sifat suatu makhluk hidup diwariskan melalui sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Bagian sel yang bertanggung jawab terhadap penurunan sifat ini terdapat di bagian inti sel (nukleus). Di dalam inti sel terdapat kromosom. Kromosom merupakan benang-benang halus yang berfungsi sebagai faktor pembawa sifat keturunan. Di dalam kromosom terdapat substansi pembawa sifat keturunan yang terdiri atas senyawa kimia yang disebut gen. Gen berfungsi sebagai penentu sifat-sifat suatu makhluk hidup. Kromosom dan gen inilah yang mengendalikan pewarisan sifat pada makhluk hidup.

KROMOSOM
Kromosom adalah materi genetik yang berupa benang-benang halus (kromatin) yang berfungsi sebagai pembawa informasi genetik kepada keturunannya. Setiap inti sel suatu makhluk hidup memiliki dua jenis kromosom yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom kelamin (gonosom).
  • Kromosom Tubuh
Kromosom tubuh berfungsi untuk menentukan sifat-sifat tubuh suatu organisme. Kromosom tubuh dilambangkan dengan A yang berasal dari kata autosom yang terdiri dari 22 pasang atau berjumlah 44 buah. Autosom terletak pada sel tubuh dan berpasangan sehingga disebut kromosom diploid (ditulis dengan 2n).
  • Kromosom Kelamin
Kromosom kelamin (gonosom) berfungsi untuk menentukan jenis kelamin suatu organisme. Gonosom berjumlah 1 pasang atau 2 buah, gonosom pada laki-laki dilambangkan dengan XY dan pada perempuan dilambangkan dengan XX. Gonosom terletak pada sel kelamin dan tidak berpasangan sehingga disebut kromosom haploid (ditulis dengan n).

GEN
Komposisi dan susunan gen-gen di dalam tubuh makhluk hidup disebut genotipe. Genotipe setiap makhluk hidup berbeda-beda yang dapat menentukan sifat-sifat suatu makhluk hidup tersebut. Pada dasarnya, genotipe adalah sifat pada makhkuk hidup yang tidak terlihat. Genotipe inilah yang nantinya akan memunculkan sifat fenotipe. Fenotipe adalah sifat pada makhluk hidup yang dapat terlihat. Sifat fenotipe merupakan perpaduan antara sifat genotipe dan lingkungannya.



Silahkan dirangkum dengan singkat dan kirim ke WA saya