Identitas
Nama guru : Septyana Fori
Mata Pelajaran : IPA
Hari/Tanggal : Selasa, 8 September 2026
Fase/Kelas : D/VIII A - VIII B
Materi : Sistem Pencernaan Manusia
Pertemuan : ke 3
Capaian Pembelajaran
Pada akhir fase D Peserta didik mampu menganalisis sistem organ tubuh (pencernaan, jenis-jenis makanan, peredaran darah, ekskresi) dan menjaga kesehatannya.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis tentang jenis-jenis makanan dan sistem pencernaan tubuh manusia dan dapat menyebutkan organ-organ pencernaan manusia
Mindfull (Berkesadaran) : menyajikan masalah kontekstual berupa cerita terjadinya penyakit kekurangan gizi yang berkaitan dengan materijenis-jenis makakanan yang dibutuhkan oleh tubuh manusia
Meaningfull (Bermakna) : mendiskusikan hasil pemikiran mereka
mengenai definisi jenis-jenis makanan dan fungsinya masing-masing dan apa saja organ-organpencernaan manusia
Joyfull (Menyenangkan) : Mengembangkan budaya belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan (ta'zhim), di mana setiap murid dihargai saat berpendapat. Ruang kelas fisik diatur dengan tempat duduk yang fleksibel untuk model pembelajaran Think Pair Share (TPS).
Alur Tujuan Pembelajaran
mendefinisikan jenis-jenis makanan dan fungsinya kemudian Mengklasifikasikan jenis-jenis makanan dan fungsi dari organ pencernaan yang bekerja pada sistem tubuh serta Menganalisis penyakit-penyakit pada sistem ditubuh manusia dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari
MATERI
Anak-anak yang sholeh dan sholeha, sebelum kita membahas materi struktur dan fungsi tubuh pada makhluk hidup ini, mari kita bersyukur atas sebaik-baiknya bentuk penciptaan fisik dan amanah merawat tubuh yang terkandung dalam (QS. At-Tin: 4).
- Al-Khaliq (Maha Menciptakan):
di dunia atau bumi yang kita injak dan akal yang kita gunakan untuk
mempelajari organ-orgqn tubuh manusia terutama sistem pencernaan
adalah ciptaan Allah. jenis-jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh
adalah bukti
bahwa Allah menciptakan alam dan manusia dengan sangat sempurna dan kita
sebaiknya bersyukuratas nikmat yang diberikan
- Al-Malik (Maha Memelihara): Allah menjaga keseimbangan alam. Kemajuan ilmu yang ada di dunia untuk mengetahui organ-organ pencernaan dan fungsinya untuk tubuh manusia ini dan seharusnya kita dapat memelihara dan menjaga dengan sebaik-baiknya
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): jenis-jenis makanan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah
rezeki yang Allah berikan sebagai nikmat. Tugas kita adalah mensyukuri rezeki tersebut
dengan cara yang thayyib (baik) dan tidak melupakan jati diri sebagai identitas yang Allah anugerahkan pada setiap manusia."
Macam-Macam Organ Sistem Pencernaan Manusia & Fungsinya

Artikel Biologi kelas 8 ini membahas tentang macam-macam organ pencernaan manusia, masing-masing fungsinya, serta cara sistem pencernaan manusia bekerja, mulai dari mulut, sampai ke anus.
Ada 10 macam organ sistem pencernaan manusia, yaitu mulut, tenggorokan (faring), kerongkongan (esofagus), lambung, pankreas, hati, empedu, usus halus, usus besar, dan anus.
Macam-Macam Proses Pencernaan Manusia
Secara umum, proses pencernaan manusia terdiri dari 2 jenis, yaitu proses pencernaan mekanis dan proses pencernaan kimiawi. Berikut perbedaannya:
1. Proses Pencernaan Mekanik
Proses pencernaan mekanik adalah proses pencernaan makanan yang dilakukan dengan gerakan-gerakan, seperti mengunyah, menelan, memompa, menghancurkan, dan meremas makanan. Pencernaan mekanik bertujuan untuk mengubah ukuran makanan menjadi lebih kecil, agar lebih mudah diproses di dalam tubuh.
Proses pencernaan mekanik terjadi di dalam mulut dan lambung, tepatnya ketika makanan dihaluskan oleh gerakan otot-otot lambung.
2. Proses Pencernaan Kimiawi
Sementara itu, proses pencernaan kimiawi adalah proses pencernaan makanan yang melibatkan enzim. Pencernaan kimiawi ini bertujuan untuk mengubah partikel makanan yang kecil-kecil menjadi bentuk yang siap diserap oleh tubuh.
Proses pencernaan kimiawi terjadi di mulut, kerongkongan, lambung, hati, pankreas, empedu, dan usus.
Macam-Macam Organ Pencernaan Manusia
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem pencernaan melibatkan serangkaian organ pencernaan. Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut dan berakhir di anus. Berikut adalah ilustrasi gambar sistem pencernaan di dalam tubuh manusia:

1. Mulut
Mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan dan dimulainya proses pencernaan. Ini karena di dalam mulut, terjadi pencernaan secara mekanik oleh gigi dan pencernaan kimiawi oleh enzim amilase.
Gigi berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil, sehingga memudahkan enzim amilase bekerja. Enzim amilase lalu akan menguraikan kandungan pati atau amilum dalam makanan, menjadi gula sederhana yang dapat diserap tubuh.
enzim amilase diproduksi oleh kelenjar ludah. Selain itu, di mulut juga ada lidah yang akan mengaduk makanan, sehingga bisa bercampur dengan enzim amilase. Berikut gambar anatomi atau bagian-bagian mulut pada sistem pencernaan manusia:

2. Tenggorokan dan Kerongkongan
Tenggorokan (faring) merupakan saluran pencernaan yang menghubungkan rongga mulut ke kerongkongan (esofagus). Makanan yang ditelan dari mulut, kemudian masuk melalui tenggorokan, dan diteruskan ke kerongkongan. Pada dinding kerongkongan, terjadi gerakan peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas yang mendorong makanan menuju lambung.
Agar kamu lebih mudah mengetahui letak tenggorokan (faring) dan kerongkongan (esofagus), kamu bisa melihat gambar di bawah ini ya!

3. Lambung
Sistem pencernaan pada manusia selanjutnya adalah lambung. Di lambung, terjadi pencernaan mekanik dan pencernaan kimiawi. Pencernaan mekanik di lambung terjadi saat makanan dihaluskan kembali oleh otot-otot lambung.
Sementara itu, makanan akan mengalami pencernaan kimiawi karena dicerna oleh enzim dalam getah lambung. Getah lambung ini dihasilkan dari sel kelenjar dinding lambung. Nah, getah lambung terdiri dari:
- Pepsin: enzim yang fungsinya memecah protein menjadi asam amino.
- Renin: enzim yang fungsinya mengubah protein menjadi kasein.
- Asam Klorida (HCl): asam yang berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri pada makananan dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
Lambung terdiri dari beberapa bagian, yaitu fundus, badan lambung, kardiak, pilorus, dan otot sfingter. Masing-masing bagian lambung ini punya fungsi khusus. Berikut rinciannya:

Jadi, secara keseluruhan, fungsi lambung di antaranya untuk:
- Mencerna protein,
- Menyimpan makanan (selama 2-5 jam), dan
- Mematikan mikroorgansime berbahaya yang ada di lambung karena ada asam lambung.
4. Pankreas, Hati, dan Empedu
Hati adalah organ pelengkap dalam sistem pencernaan karena akan membentuk cairan empedu yang diperlukan dalam proses pencernaan lemak. Cairan empedu ini berwarna kuning kehijauan yang mengandung garam, kolesterol, dan lesitin. Cairan empedu tersebut, lalu akan ditampung di kantung empedu, sebelum digunakan di usus halus.
Jadi, kantung empedu fungsinya menyalurkan empedu ke usus halus, hati berfungsi untuk menghasilkan empedu.
pankreas berfungsi untuk memproduksi enzim pencernaan untuk mencerna karbohidrat, protein, dan lemak di usus halus. Selain itu, pankreas juga akan menghasilkan senyawa bikarbonat, yang akan menetralkan makanan dari lambung yang sifatnya asam, sehingga tidak melukai dinding usus halus.
Di bawah ini ada gambar letak pankreas, hati, dan kantung empedu dalam tubuh manusia.

5. Usus Halus
Selanjutnya, usus halus merupakan organ pencernaan yang terletak di antara lambung dan usus besar. Bentuknya berupa saluran dengan panjang sekitar 670 cm sampai 760 cm. Nah, usus halus bisa dibedakan lagi menjadi 3 bagian, yaitu duodenum, jejunum, dan ileum.
Duodenum atau usus dua belas jari berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan secara kimiawi. Caranya, makanan dari lambung yang masuk ke duodenum akan dinetralkan dulu oleh senyawa bikarbonat dari pankreas. Lalu, lanjut dicerna menggunakan enzim amilase, lipase, dan tripsin dari pankreas, serta enzim maltase yang dihasilkan usus halus itu sendiri.
Amilase akan memecah amilum jadi maltosa. Maltosanya lalu lanjut dipecah jadi glukosa oleh enzim maltase. Kalau lipase memecah lemak jadi asam lemak dan gliserol. Ini dilakukan dengan bantuan empedu ya, yang akan mengemulsikan lemak sehingga enzim lipase bisa bekerja. Sementara itu, tripsin akan memecah pepton jadi asam amino.
glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino tadi merupakan bentuk zat gizi sederhana yang siap diserap tubuh. Penyerapannya terjadi di bagian usus halus berikutnya yaitu jejunum dan ileum.
Berarti, jejunum (usus kosong) dan ileum (usus penyerapan) sama-sama berfungsi sebagai tempat penyerapan sari makanan atau zat gizi sederhana. Makanya, strukturnya dipenuhi vili atau jonjot usus yang berfungsi memperluas area penyerapan sari makanan.
Berikut adalah gambar bagian-bagian usus halus, meliputi duodenum, jejunum, dan ileum:

6. Usus Besar
Usus besar adalah organ pencernaan yang terhubung dengan usus halus. Sisa makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh, lalu akan diteruskan ke usus besar. Ini karena usus besar berfungsi untuk membusukkan sisa makanan tadi dan mengubahnya menjadi feses, dengan dibantu oleh bakteri Escherichia coli.
di usus besar terdapat beberapa bagian, yaitu:
- Kolon, sebagai tempat pemadatan feses atau penyerapan kembali air dari zat sisa makanan.
- Rektum, sebagai tempat menyimpan feses sementara waktu.
Selain itu, ada pula umbai cacing, yaitu bagian yang berbentuk memanjang seperti cacing. Bagian ini bisa membengkak jika ada sisa makanan yang tersumbat di dalamnya, lalu menimbulkan penyakit usus buntu. Berikut gambar bagian-bagian usus besar yang bisa kamu perhatikan!

7. Rektum dan Anus
Sebelum feses dikeluarkan dari tubuh melalui anus, feses akan disimpan terlebih dulu di dalam rektum. Di rektum ini, sensor akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memutuskan apakah feses peru dikeluarkan atau tidak.
Jika, feses perlu dikeluarkan, anus akan berfungsi sebagai tempat untuk membuang feses atau zat sisa makanan tersebut. Kemudian, otot anus berfungsi menahan dan menjaga feses agar tidak keluar dari rektum sebelum saatnya.
Macam-Macam Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia
setelah mengetahui macam-macam organ dan sistem pencernaan manusia, organ-organ tersebut punya peran yang sangat penting. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan organ pencernaan, supaya tidak menjadi penyakit yang mengganggu aktivitas kita.
berikut ini, ada beberapa penyakit atau gangguan sistem pencernaan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti bakteri pada makanan, stress, atau infeksi. Contoh gangguan sistem pencernaan pada manusia, di antaranya:
- Sariawan: disebabkan oleh luka tergigit, kekurangan vitamin C, dll.
- Konstipasi (sembelit): kesukaran dalam proses defekasi (buang air Abesar).
- Diare: feses yang sangat cair akibat peristaltik terlalu cepat.
- Apendisitis: radang usus buntu.
- Peritonitis: infeksi pada rongga perut.
- Sirosis hati: radang pada hati.
Assesment
Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini
1. Sebutkan organ-organ pencernaan
2. Sebutkan macam-macam bentuk gigi dan fungsinya
3. Sebutkan enzim yang ada di pencernaan
4. Penyakit apa saja yang ada di sistem poencernaan
Kesimpulan materi:
sistem pencernaan, khususnya manusia. Makanan dimulai dengan proses pencernaan di mulut dan berakhir dengan pembuangan sisa-sisa makanan melalui sistem ekskresi. Sistem peredaran darah membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, sementara sistem pernapasan memungkinkan pertukaran gas antara darah dan udara. Semua sistem ini saling berhubungan dan penting untuk mempertahankan kehidupan yang sehat.
Kesimpulan hasil belajar:
Kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan
- Kompetensi yang sudah dikuasai:
Peserta didik telah menunjukan tingkat partisipasi, kehadiran, serta antusias yang sangat baik dalam
mempelajari materi ini, dan mereka juga berani dalam mempresentasikan hasil belajar
- Kompetensi yang perlu ditingkatkan:
Peserta didik harus diberi motivasi dan didorong untuk lebih giat lagi dalam pembelajaran ini,
sehingga mereka benar-benar memahami materi ini untuk menunjang penilaian yang akan diberikan
Kesimpulan tingkat pemahaman
- Peserta didik mulai ingin tahu terhadap meteri ini dan banyak bertanya tentang materi ini, interaksi sesama teman sudah terjalin dengan baik
- Peserta didik juga sudah dapat menyerap materi yang diberikan karena materi ini sangat menarik yang ada dalam kehidupan sehari-hari
- Peserta didik mulai menunjukan kepekaan dengan banyak bertanya tentang materi ini sehingga mereka paham dan sudah siap untuk menerima pendalaman materi selanjutnya
Pengamatan selama proses pembelajaran
Sudah ada interaksi di ruang belajar baik dikelas maupun di lab IPA , suasana belajar terlihat aktif dan terpantau sangat interaktif dan komunikasi berjalan dengan lancar.
Peserta didik juga menunjukan kedekatan
emosional dengan guru, aktif memberikan umpan balik, dan mengikuti
pembelajaran dengan penuh semangat dan rasa ingin tahun yang tinggi
1. Organ-organ Pencernaan
BalasHapusSaluran: Mulut → Faring → Kerongkongan → Lambung → Usus halus → Usus besar → Rektum → Anus
Kelenjar: Kelenjar ludah, Hati, Kantung empedu, Pankreas
2. Bentuk Gigi & Fungsinya
- Gigi seri → Memotong makanan
- Gigi taring → Merobek makanan
- Gigi premolar → Meremas makanan
- Gigi geraham → Menggiling makanan
3. Enzim Pencernaan
- Mulut: Ptialin → amilum → maltosa
- Lambung: Pepsin → protein → pepton; Renin → mengendapkan protein susu
- Pankreas: Amilase → amilum → glukosa; Tripsin → pepton → polipeptida; Lipase → lemak → asam lemak + gliserol
- Usus halus: Erepsin → pepton → asam amino; Maltase, Sukrase, Laktase → mengubah zat gula menjadi glukosa
4. Penyakit pada Pencernaan
Maag, Diare, Sembelit, Apendisitis, Tukak lambung, Disentri, GERD, Wasir
nazwa calysta youhert 8B
• Organ-Organ PencernaanSecara berurutan dari awal masuknya makanan hingga sisa makanan dibuang, organ pencernaan manusia terdiri dari:
BalasHapus1.Mulut: Tempat masuknya makanan dan dimulainya pencernaan mekanis serta kimiawi.
2.Kerongkongan (Esofagus): Saluran penghubung antara mulut dan lambung yang melakukan gerakan peristaltik.
3.Lambung: Tempat menampung dan mencerna makanan secara mekanis (meremas) serta kimiawi (dengan asam dan enzim).
4.Usus Halus: Tempat penyerapan sebagian besar sari-sari makanan (terdiri dari duodenum, jejunum, dan ileum).
5.Usus Besar: Tempat penyerapan air dan pembentukan feses dari sisa makanan
6.Anus: Saluran pelepasan untuk membuang sisa makanan (feses) dari dalam tubuh.
Catatan: Terdapat juga organ aksesori penunjang seperti kelenjar ludah, hati, kantung empedu, dan pankreas.
• Macam-Macam Bentuk Gigi dan FungsinyaGigi manusia terbagi menjadi tiga jenis utama berdasarkan bentuk dan fungsinya:
1. Gigi Seri (Insisivus): Berbentuk pipih tajam seperti kapak, berfungsi untuk memotong makanan.
2. Gigi Taring (Kanius): Berbentuk runcing dan tajam, berfungsi untuk merobek atau mengoyak makanan.
3. Gigi Geraham (Premolar & Molar): Berbentuk lebar dengan permukaan bergelombang, berfungsi untuk mengunyah, menggilas, dan menghaluskan makanan.
• Enzim yang Ada di PencernaanProses kimiawi didukung oleh beberapa enzim utama, di antaranya:
1. Enzim Ptialin (Amilase Mulut): Diproduksi di mulut, berfungsi mengubah amilum (karbohidrat) menjadi maltosa.
2. Enzim Pepsin: Diproduksi di lambung, berfungsi memecah protein menjadi peptone.
3. Enzim Renin: Diproduksi di lambung, berfungsi mengendapkan protein susu (kasein).
4. Enzim Amilase (Pankreas): Diproduksi di pankreas, berfungsi mengubah amilum menjadi glukosa.
5. Enzim Tripsin: Diproduksi di pankreas, berfungsi mengubah peptone menjadi asam amino.
6. Enzim Lipase: Diproduksi di pankreas/lambung, berfungsi memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
• Penyakit pada Sistem PencernaanBeberapa gangguan atau penyakit yang umum menyerang saluran pencernaan adalah:
1. Maag (Gastritis): Peradangan atau iritasi pada dinding lambung akibat asam lambung tinggi.
2. Diare: Gangguan penyerapan air di usus besar sehingga feses menjadi cair dan sering buang air besar.
3. Sembelit (Konstipasi): Kondisi feses mengeras akibat usus besar menyerap terlalu banyak air, sehingga sulit buang air besar.
4. Apendisitis (Usus Buntu): Peradangan atau infeksi pada umbai cacing (apendiks).
5. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD): Asam lambung yang naik kembali ke kerongkongan, menyebabkan rasa terbakar di dada.
CINTA NAYSILA PUTRI 8B
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
BalasHapus2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
Aisyah Ramadhani 8B
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
BalasHapus2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
M Raffa azhar
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
BalasHapus2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
M. Fadhillah umar
8b
NAMA : SYAUQI HAFUZA ZAHWAN
BalasHapusKELAS : 8B
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
Assalamu'alaikum
BalasHapusFazella Qisya Alfariz 8B
No Absen 14
jawaban :
1.Mulut
Kerongkongan
Lambung
Usus halus
Usus besar
Rektum
Anus
2.Gigi seri: Memotong makanan.
Gigi taring: Merobek makanan.
Gigi geraham: Mengunyah dan menghaluskan makanan.
3.Ptialin: Mengubah amilum menjadi maltosa.
Pepsin: Mengubah protein menjadi pepton.
Renin: Mengendapkan kasein susu.
Tripsin: Mengubah protein menjadi asam amino.
Lipase: Mengubah lemak menjadi asam lemak.
4.Mag
Diare
Konstipasi
Gastroenteritis
Apendisitis
assalamualaikum
BalasHapusnama:calia al khaira
kelas:8b
absen:11
Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
BalasHapus2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
rafardhan Athallah akbar 8B
Azzalea Zivanna 8B
BalasHapus1. organ-organ pencernaan :
Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Organ yang membantu proses pencernaan meliputi hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. macam-macam gigi dan fungsinya:
- Gigi seri → memotong makanan.
- Gigi taring → merobek makanan.
- Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. enzim yang ada di pencernaan:
- Amilase → memecah amilum menjadi maltosa.
- Pepsin → memecah protein.
- Renin → mengubah protein menjadi kasein.
- Lipase → memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
- Tripsin → memecah protein/pepton menjadi asam amino.
- Maltase → memecah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit yang ada di sistem pencernaan :
Sariawan, maag, konstipasi (sembelit), diare, apendisitis (radang usus buntu), peritonitis, dan sirosis hati.
nama princhi fili alamsyah kelas 8b
BalasHapus1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
1. Organ-Organ PencernaanSistem pencernaan manusia terdiri dari saluran pencernaan utama dan organ/kelenjar aksesori yang membantu proses pencernaan:Mulut: Tempat masuknya makanan, terjadi pencernaan mekanik (gigi) dan kimiawi (enzim ptialin).Kerongkongan (Esofagus): Saluran penghubung mulut dan lambung yang melakukan gerakan peristaltik untuk mendorong makanan.Lambung: Tempat menampung dan mencerna makanan secara mekanik (meremas) serta kimiawi dengan bantuan asam lambung dan enzim.Usus Halus: Tempat terjadinya pencernaan kimiawi secara maksimal dan penyerapan sari-sari makanan. Terdiri dari usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum).Usus Besar: Tempat penyerapan air dari sisa makanan dan pembusukan sisa makanan dengan bantuan bakteri E. coli.Anus: Lubang pengeluaran sisa pencernaan (feses).
BalasHapus2. Macam-Macam Bentuk Gigi dan FungsinyaGigi manusia terbagi menjadi beberapa jenis dengan bentuk dan fungsi spesifik dalam pencernaan mekanik:Gigi Seri (Insisivus): Berbentuk tegak dengan ujung tajam seperti pahat. Berfungsi untuk memotong makanan.Gigi Taring (Kaninus): Berbentuk runcing dan tajam. Berfungsi untuk merobek atau mengoyak makanan.Gigi Geraham Depan (Premolar): Berpermukaan datar dengan tonjolan. Berfungsi untuk mengunyah dan menggiling makanan.Gigi Geraham Belakang (Molar): Berpermukaan lebar, datar, dan kuat. Berfungsi untuk melumatkan serta menghancurkan makanan menjadi lebih halus.
3. Enzim dalam Sistem PencernaanBerikut adalah beberapa enzim pencernaan utama beserta fungsinya berdasarkan organ tempat disekresikannya:Di Mulut (Kelenjar Ludah):Enzim Ptialin (Amilase Saliva): Mengubah amilum (karbohidrat) menjadi maltosa (gula sederhana).Di Lambung:Enzim Pepsin: Memecah protein menjadi pepton.Enzim Renin: Mengendapkan kasein (protein susu) dari air susu.Di Pankreas & Usus Halus:Enzim Tripsin: Mengubah pepton menjadi asam amino.Enzim Amilase Pankreas: Mengubah amilum menjadi disakarida/glukosa.Enzim Lipase: Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.
4. Gangguan dan Penyakit pada Sistem PencernaanBeberapa penyakit atau gangguan yang sering menyerang saluran pencernaan meliputi:Konstipasi (Sembelit): Kesulitan buang air besar akibat feses terlalu keras karena penyerapan air berlebih di usus besar.Diare: Feses menjadi sangat cair akibat gerakan peristaltik usus yang terlalu cepat, biasanya dipicu oleh infeksi atau iritasi.Apendisitis: Peradangan atau infeksi akut pada umbai cacing (usus buntu).Gastritis (Maag): Peradangan atau iritasi pada dinding lambung akibat produksi asam lambung (HCl) berlebih.Peritonitis: Infeksi berbahaya pada selaput rongga perut (peritoneum).Sirosis Hati: Kerusakan kronis pada jaringan hati yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan mengganggu fungsi metabolisme tubuh.
yesniari najla albiana 8B
kirana fellicia wafa 8b
BalasHapus1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
nama:zaidan naufal a
BalasHapuskelas:8B
Jawaban:
1.Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
Nama :Baruny Jasmine Umayya
BalasHapusKelas :8B
No.Absen :10
1. organ-organ pencernaan mulut kerongkongan (esofagus) lambung usus halus usus besar rektum anus
organ bantu: hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. macam-macam bentuk gigi dan fungsinya gigi seri (insisivus) → memotong makanan gigi taring (kaninus) → merobek makanan gigi geraham depan (premolar) → mengunyah dan menghancurkan makanan gigi geraham belakang (molar) → menghaluskan dan menggiling makanan
3. enzim dalam pencernaan amilase/ptialin → memecah amilum menjadi maltosa pepsin → memecah protein menjadi pepton renin → menggumpalkan protein susu tripsin → memecah protein/pepton menjadi asam amino lipase → memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol maltase → memecah maltosa menjadi glukosa sukrase → memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa laktase → memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa
4. penyakit pada sistem pencernaan diare sembelit/konstipasi maag/gastritis apendisitis (radang usus buntu) tifus disentri wasir/hemoroid keracunan makanan GERD hepatitis
nama Rahmat FAKHRI Wijaya
BalasHapuskelas 8b
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.
Balas
Nama: Afiqah Rahma Putri
BalasHapusKelas: VIII B
Absen: 01
Jawab:
1. organ² pencernaan:
Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam² bentuk gigi dan fungsinya:
• Gigi seri → memotong makanan.
• Gigi taring → merobek makanan.
• Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
• Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
• Pepsin → memecah protein.
• Tripsin → memecah protein.
• Lipase → memecah lemak.
• Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. penyakit pada sistem pencernaan:
Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan
nama:ahsan
BalasHapuskelas:8b
1. Organ-organ pencernaan: Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus. Organ bantu pencernaan yaitu hati, pankreas, dan kantung empedu.
2. Macam-macam bentuk gigi dan fungsinya:
Gigi seri → memotong makanan.
Gigi taring → merobek makanan.
Gigi geraham → mengunyah dan menghaluskan makanan.
3. Enzim yang ada dalam pencernaan:
Amilase → mengubah karbohidrat menjadi gula sederhana.
Pepsin → memecah protein.
Tripsin → memecah protein.
Lipase → memecah lemak.
Maltase → mengubah maltosa menjadi glukosa.
4. Penyakit pada sistem pencernaan: Diare, sembelit/konstipasi, maag/gastritis, apendisitis (radang usus buntu), GERD, dan keracunan makanan.