Selasa, 11 Agustus 2026

PERUBAHAN FISIKA DAN KIMIA ZAT

Identitas

Nama guru          : Septyana Fori

Mata Pelajaran    : IPA

Hari/Tanggal       : Kamis, 20 Agustus 2026

Kelas                   : VII A - VII E

Materi                 : Perubahan Fisika dan Kimia Zat

 

Capaian Permbelajaran:

Peserta didik mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia, dan menganalisis konsep suhu, kalor, perpindahan kalor, dan dampaknya pada pemuaian zat..

 

Tujuan Pembelajaran:

peserta didik memahami proses identifikasi makhluk hidup, sifat dan karakteristik zat, sistem

organisasi kehidupan, interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya,  serta menunjukkan adab

bersyukur atas nikmat keteraturan alam semesta ciptaan Allah SWT dengan benar.

 

KAITAN CP PADA ADAB DAN AL-QURAN

Peserta didik telah membaca tentang zat dan perubahannya dan mampu mengidentifikasi sifat zat serta membedakan perubahan fisika dan kimia. Secara spiritual peserta didik diarahkan untuk mensyukuri dan mengagumi kebesaran Allah SWT dan Memahami ketetapan Allah (Sunnatullah) atas perubahan materi di alam semesta (QS. Yasin: 82).

 Surat Yasin Ayat 82: Arti, Tafsir, dan Kandungan

 Artinya:
"Sesungguhnya ketetapan-Nya, jika Dia menghendaki sesuatu, Dia hanya berkata kepadanya, 'Jadilah!' Maka, jadilah (sesuatu) itu."          

Surat ini menegaskan tentang kemahakuasaan Allah SWT dalam menciptakan segala sesuatu dengan sangat mudah

 

 Materi Pembelajaran :

PERUBAHAN FISIKA DAN KIMIA

Sifat-Sifat Zat

Sifat zat dibedakan menjadi dua, yaitu secara fisika dan kimia. Kita bahas satu-persatu, ya.

A. Sifat Fisika Zat

Sifat fisika suatu zat berkaitan dengan penampilan atau keadaan fisis zat tersebut, di antaranya:

1. Wujud zat

Masih ingat dengan percobaan di atas? Dari percobaan di atas tadi kita jadi tahu ya kalau wujud suatu zat terbagi menjadi tiga, yaitu padat, cair, dan gas. Nah, wujud zat juga dapat berubah ke wujud lain.

Apa aja sih bentuk perubahannya? Eits! Tahan dulu ya. Kita akan membahasnya di bagian perubahan bentuk zat. Jadi, pastikan kamu membaca artikel ini sampai tuntas.

2. Warna

Warna merupakan salah satu sifat fisika yang dapat kamu amati secara langsung, nih. Setiap zat memiliki warna yang berbeda-beda. Bahkan, warna bisa menjadi faktor yang digunakan untuk membedakan antara zat satu dengan zat yang lainnya.

Contohnya, batu bara berwarna hitam, kayu berwarna coklat, besi berwarna abu-abu keperakan, dan masih banyak lagi.

3. Kelarutan

Kelarutan adalah kemampuan suatu zat untuk larut dalam pelarut. Air merupakan pelarut untuk zat-zat terlarut. Apakah semua zat dapat larut? Jawabannya, enggak.

Kita ambil dua contoh kasus, misalkan ada dua gelas berisi air. Gelas pertama, kamu campur dengan garam, sedangkan gelas kedua kamu campur dengan minyak. Lalu, aduk dan lihat perbedaannya. Hasilnya, garam pada gelas pertama lama kelamaan akan hilang karena larut dengan air. Sementara itu, minyak pada gelas kedua tidak dapat larut dengan air, sehingga membentuk dua lapisan terpisah.

sifat dan perubahan zat 2

 

4. Daya hantar listrik

Suatu zat atau benda digolongkan menjadi dua berdasarkan kemampuannya dalam menghantarkan listrik, yaitu konduktor dan isolator. Benda yang dapat menghantarkan listrik dengan baik disebut konduktor.

Contohnya benda-benda yang terbuat dari logam, seperti besi, alumunium, tembaga, kawat, dsb. Sementara itu, benda yang tidak dapat menghantarkan listrik disebut isolator. Contohnya, benda-benda non-logam, seperti kain, plastik, karet, kayu, dsb.

5. Kemagnetan

Berdasarkan sifat kemagnetannya, benda juga digolongkan menjadi dua, yaitu benda magnetik dan benda non-magnetik. Benda magnetik adalah benda yang dapat ditarik oleh magnet, sedangkan benda non-magnetik adalah benda yang tidak dapat ditarik oleh magnet. Umumnya, benda-benda logam akan memiliki sifat magnetik dan kebalikannya, benda non-logam akan memiliki sifat non-magnetik.

 

B. Sifat Kimia Zat

Sifat kimia suatu zat berkaitan dengan perubahan kimia yang dialami oleh zat tersebut, antara lain:

1. Mudah terbakar

Coba sebutkan benda apa aja yang memiliki sifat mudah terbakar? Kertas, kayu, kain, bensin, minyak tanah, gas elpiji, dan masih banyak lagi, ya.

Umumnya, benda-benda tersebut terbakar karena adanya interaksi langsung dengan api. Bahan-bahan yang mudah terbakar merupakan bahan yang mudah bereaksi dengan oksigen dan menimbulkan kebakaran. Bahkan, jika reaksi kebakaran yang ditimbulkan amat cepat, hal ini dapat menyebabkan ledakan

2. Berkarat

Reaksi antara logam dengan air dan oksigen dapat menimbulkan karat pada logam tersebut. Oleh karena itu, sesuatu yang terbuat dari logam, seperti besi dan seng akan mudah berkarat bila terkena air dan udara pada waktu yang cukup lama.

Contohnya pada pagar besi. Siapa yang pagar rumahnya terbuat dari besi? Kalau kamu perhatikan, seiring waktu, pagar itu akan berkarat.  biasanya, pagar besi selalu dilapisi cat untuk memperlambat proses pengaratan.

time lapse besi berkarat

Proses perkaratan pada besi (sumber: Joris Kingma via YouTube)

 

3. Mudah meledak

Interaksi antara zat yang mudah meledak dengan udara, api, atau cahaya matahari dapat menimbulkan ledakan.

4. Beracun

Beberapa zat bisa berubah menjadi sangat beracun ketika mengalami reaksi kimia tertentu. Contohnya adalah gas karbon monoksida (CO). Gas ini dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna dari atom karbon.

Gas karbon monoksida sulit sekali dideteksi karena wujudnya yang tidak berwarna dan tidak berbau. Apabila seseorang menghirup gas karbon monoksida, maka akan menyebabkan aliran oksigen dalam darah tidak lancar, gagal bernafas, hingga kematian. 

perbedaan sifat kimia dan fisika pada zat

 

Perubahan Wujud Zat


A. Perubahan Fisika Zat

Perubahan fisika adalah perubahan bentuk dan ukuran suatu zat, tapi tidak menghasilkan zat jenis baru. Beberapa contoh peristiwa yang termasuk ke dalam perubahan fisika, antara lain membeku, mencair, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal.

peristiwa perubahan fisika

 

Selain itu, zat yang mengalami perubahan fisika dapat kembali ke bentuk semula. Misalnya, air pada botol 1 mula-mula cair, kemudian dibekukan hingga menjadi es yang wujudnya padat. Jika es itu dipanaskan, maka lama kelamaan akan meleleh dan kembali cair, seperti wujud semula.

 

B. Perubahan Kimia Zat

Selanjutnya, ada perubahan kimia. Perubahan kimia adalah perubahan bentuk dan ukuran suatu zat, serta menghasilkan zat baru. Beberapa contoh peristiwa perubahan kimia yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari kita, di antaranya besi yang berkarat, kayu menjadi lapuk, makanan dan minuman yang menjadi basi, daging yang membusuk, dan masih banyak lagi.

Contoh perubahan kimia di atas tidak hanya mengubah bentuk dan ukuran zat, tapi juga menghasilkan zat baru. Meskipun begitu, selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelum reaksi akan tetap sama dengan massa zat sesudah reaksi.

ciri perubahan fisika dan kimia

 

Assesment

Untuk memahami materi diatas silahkan kerjakan latihan dibawah ini

1. Apa yang dimaksud dengan Zat

2. Sebutkan wujud gas dan sifatnya masing-masing

3. Sebutkanciri-ciri perubahan fisika dan kimia

4. Sebutkan contoh-contoh perybahan bentuh zat


Jawaban:

1.  Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Zat terbagi menjadi beberapa macam wujud (bentuk) dan bisa berubah bentuk. 

2. Wujud Zat dan Sifatnya

  • Padat: Bentuk dan volume tetap, jarak antarpartikel sangat rapat.
  • Cair: Bentuk berubah mengikuti wadah, volume tetap, jarak antarpartikel agak renggang.
  • Gas: Bentuk dan volume berubah mengikuti wadah, jarak antarpartikel sangat renggang

3. Ciri-ciri perubahan fisika adalah tidak menghasilkan zat baru, dapat kembali ke wujud semula (reversible), dan hanya mengubah bentuk, ukuran atau wujud. Sebaliknya, perubahan kimia membentuk zat baru, bersifat tetap (irreversible), serta ditandai perubahan warna, suhu, gas atau endapan

4.Contohnya meliputi es batu yang mencair (fisika), air mendidih menjadi uap, kayu yang dibakar menjadi arang (kimia), dan besi yang berkarat. 

 

Kesimpulan awal:

Zat adalah sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Zat terbagi menjadi beberapa macam wujud (bentuk) dan bisa berubah bentuk. 

-  Wujud Zat dan Sifatnya

  • Padat: Bentuk dan volume tetap, jarak antarpartikel sangat rapat.
  • Cair: Bentuk berubah mengikuti wadah, volume tetap, jarak antarpartikel agak renggang.
  • Gas: Bentuk dan volume berubah mengikuti wadah, jarak antarpartikel sangat renggang
  • -  Ciri-ciri perubahan fisika adalah tidak menghasilkan zat baru, dapat kembali ke wujud semula (reversible), dan hanya mengubah bentuk, ukuran atau wujud. Sebaliknya, perubahan kimia membentuk zat baru, bersifat tetap (irreversible), serta ditandai perubahan warna, suhu, gas atau endapan

    Kesimpulan akhir:

    - Zat di dunia ada 3 yaitu cair, padat dan gas

    - Contoh menyublim adalah kapur barus

    - Contoh membeku adalah air yang menjadi es batu7

    - Contoh  mengkristal adalah pembuatan garam menggunakan air laut yang bersih

    - Perubahan fisika dan kimia di temukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain karat pada besi, larutan gula

     

    Referensi:

    - Buku IPA kelas 7 penerbit Masmedia

    - https://www.ruangguru.com/blog/sifat-dan-perubahan-bentuk-zat

    - https://id.wikipedia.org/wiki/Perubahan_wujud_zat

    - https://www.kompas.com/skola/read/2021/12/16/201500569/perubahan-fisika-dan-kimia--ciri-ciri-dan-contoh-dan-manfaatnya  


    Refleksi:

    Untuk materi ini siswa kelas 7A-7E  sebagian besar sudah memahaminnya, untuk yang belum memahaminnya membaca kembali materi ini dirumah dan pada pertemuan selanjutnya akan ditanyakan secara lisan


    Wassalamualaikum Warrohmatullahi Wabarrokatuh

     



     

     

     

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar