Selasa, 17 Februari 2026

TANAH DAN KEHIDUPAN

Mata pelajaran             : IPA

Fase/Kelas                   : D / VIII  

Materi                          : TANAH DAN KEHIDUPAN

Pertemuan                   :  1-3

Guru Pengampu          : SEPTYANA FORI

Waktu Pembelajran     : SELASA, 17 FEBRUARI 2026


Capaian Pembelajaran 

Siswa dapat Menghubungkan sifat fisika dan kimia tanah, organisme yang hidup dalam tanah dengan pentingnya tanah untuk keberlangsungan hidup manusia

 

Tujuan Pembelajaran :   Peserta didik dapat memahami tentang:         

                                      1.Menjelaskan komponen tanah

                                      2.Menganalisis sifat fisika dan kimia tanah

                                      3. Menguaraikan peran organisme tanah untuk keberlangsungan kehidupan

                                      4. Menjelaskan peran tanah dan cara melestarikan tanah


Alhamdulilah hari ini, kita bisa bertemu dalam pembelajaran IPA . Semoga dalam proses pembelajaran kita diberikan kemudahan dalam pemahaman amin …

Sebelum memasuki materi hari ini,  tak lupa ibu ingatkan untuk melaksanakan sholat dhuha dan marojaah .

Getaran, gelombang, dan bunyi merupakan satu kesatuan yang saliong berkaitan

cahaya dan alat optik dibagi menjadi dua yaityu alami dan buatan

 

Materi


 Apa Saja Komponen Penyusun Tanah?

Tanah tersusun dari 6 komponen, yaitu batuan, udara, humus, air, mineral, dan komponen organik lainnya. Berikut peran dari masing-masing komponen tanah:

Berikut lapisan – lapisan tanah : 

Bagian paling atas, tumbuhan memperoleh nutrisi berupa air dan mineral dari tanah; namun rentan kehilangan kandungan mineral dan nutrisi akibat kejadian alam seperti hujan, banjir, tanah longsor dan erosi apabila tidak ada tumbuhan yang hidup di atasnya. 

Erosi adalah berpindahnya sebagian lapisan tanah, merupakan bencana alam yang disebabkan oleh manusia, terjadi akibat derasnya arus air yang melewati kawasan bertanah dan mengikis lapisan tanah teratas yang subur serta banyak dihuni organisme tanah. Sehingga yang tersisa adalah tanah kurang subur dan kualitas tanah kurang baik. 

Kebanyakan air menyusup ke dalam tanah yang berlapis-lapis.

 1. Batuan

Batuan adalah bahan padat yang tersusun dari campuran mineral dan senyawa lainnya. Batuan terbentuk secara alami, berasal dari cairan magma yang keluar dari gunung berapi, lalu mengalami proses kristalisasi (pembekuan). Batuan, banyak dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, kerajinan, hingga hiasan kolam atau aquarium.

2. Udara

Ternyata, tanah juga mengandung udara, loh. Biasanya, udara ini terletak di sela-sela atau rongga batuan, di antara partikel-partikel tanah, di antara akar tumbuhan dengan tanah, ataupun di antara akar tumbuhan dengan batu-batuan. Udara dalam tanah dibentuk akibat aktivitas organisme dalam tanah. Udara dalam tanah dibutuhkan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang.

3. Humus

Humus adalah jenis tanah yang sangat subur, karena terbentuk dari pelapukan daun, batang pohon, maupun makhluk hidup lain yang mengalami perombakan oleh organisme dalam tanah. Humus berkontribusi besar bag kesuburan tanah. Selain itu, humus juga dapat meningkatkan kapasitas kandunfan air tanah, mencegah penggerusan tanah, menaikkan aerasi tanah, dan lain sebagainya.

4. Air

Air dalam tanah akan membuat tanah menjadi lembab, dan bermanfaat bagi kelangsungan hidup organisme dalam tanah. Selain itu, air dalam tanah akan diserap oleh tumbuhan untuk proses regenerasi akar dan pertumbuhan tanaman. Manusia juga dapat memanfaatkan air tanah untuk kebutuhan pokok, seperti minum, masak, mandi, dan sebagainya.

5. Mineral

Mineral yang terkandung dalam tanah, biasanya berasal dari pelapukan batuan. Mineral ini bisa berupa ion-ion, seperti kalium, kalsium, magnesium, nitrat, fosfat, atau sulfat. Mineral dalam tanah mempunyai peran yang sangat penting, di antaranya sebagai indikator cadangan sumber hara dan indikator muatan tanah, beserta lingkungan pembentukkannya.



Peran Tanah bagi Kehidupan

peran atau fungsi tanah bagi kehidupan kita

 1. Sebagai alat pertumbuhan tanaman

Ketika kamu menanam padi atau jagung  tentunya kamu bertujuan untuk mendapatkan hasil panen yang bagus  supaya kamu mendapatkan uang yang banyak ketika menjualnya.  agar kamu bisa mendapatkan hasil panen yang baik, tanah memegang peranan penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman.dengan menampung air (kelembaban) dan mempertahankan jumlah pemasukan oksigen di dalam air, sehingga mineral dan nutrisi yang diberikan kepada tanaman memiliki kualitas yang baik.

Selain memberikan nutrisi, tanah juga memberikan perlindungan kepada akar dan tanaman,  Perlindungan yang diberikan memiliki tujuan agar akar tetap tegak saat pertumbuhan berlangsung, juga melindungi tanaman dari erosi dan kerusakan.

 

2. Sistem penyaringan air

  Air tanah berasal dari air hujan yang turun ke tanah. Di permukaan tanah, air memang kotor. Tapi itu hanya sebagian dari air hujan yang turun. Kebanyakan air menyusup ke dalam tanah yang berlapis-lapis.

Lapisan-Lapisan Tanah

Lapisan-lapisan tanah.

 

Debu, bahan kimia dan kotoran lainnya disaring oleh lapisan-lapisan tanah. Lalu pada lapisan tertentu, terdapat air yang bersih dan jernih, yang kemudian bisa kamu gunakan untuk menyiram tanamanmu.

 

3. Penyimpan gas karbon dan gas atmosfer lainnya

Rerumputan dan tumbuhan yang berkualitas dihasilkan dari tanah yang mendaur ulang nutrisi dan gas-gas hasil dari efek rumah kaca, seperti Fosfor (P), Nitrogen (N), dan karbondioksida (CO2)

Selain menghasilkan rerumputan yang berkualitas, dengan menampung gas-gas tersebut, tanah juga berperan untuk mengurangi gas yang dihasilkan dari efek rumah kaca yang sedang terjadi saat ini.

 

4. Habitat untuk serangga dan organisme lainnya

peran tanah - habitat para serangga

 Bagi serangga dan organisme lainnya, tanah menjadi tempat tinggal untuk mendapatkan udara dan makanan yang mereka butuhkan. Selain itu, serangga juga membutuhkan tempat untuk bertelur dan menetaskan telurnya.

 Peran Organisme Tanah bagi Kehidupan

Peran tanah sangat penting untuk membantu kebutuhan kita. Sebabnya, kita harus menjaga kesehatan tanah. dalam membantu meningkatkan kualitas dan kinerja tanah. Kita dibantu oleh organisme-organisme yang tinggal di tanah.  simak gambar berikut untuk mengetahui peran organisme tanah!

Peran Organisme Tanah

Peran organisme tanah.

Di samping itu, terdapat juga peran organisme tanah yang membantu memaksimalkan kinerja tanah. Hal ini menunjukkan adanya interaksi di dalam sebuah ekosistem, yang membuktikan bahwa selama kita hidup, akan selalu ada yang namanya kerja sama.

 

Proses pembentukan tanah dapat dikelompokkan menjadi beberapa tahap utama, yaitu sebagai berikut.

  • Pelapukan Fisik

Terjadi karena adanya proses mekanis, seperti perubahan suhu, pembekuan, dan tekanan akibat akar tanaman menyebabkan pecahan fisik batuan menjadi fragmen yang lebih kecil.

  • Pelapukan Kimia

Terjadi karena adanya reaksi kimia antara air, gas, dan mineral dalam batuan induk menyebabkan perubahan struktur kimia dan mineral. Contoh umum termasuk oksidasi (misalnya, karat pada besi) dan hidrolisis (pemecahan mineral oleh air).

  • Pelapukan Biologis

Terjadi karena adanya aktivitas organisme hidup, seperti akar tanaman dan mikroba, menghasilkan bahan organik yang kemudian mengubah sifat kimia dan struktur tanah.

Proses Pelunakan Struktur

Proses dimana batu yang telah pecah menjadi pecahan yang lebih kecil akan mengalami pelunakan. Hal ini disebabkan oleh air dan udara saling mengikis batuan kecil-kecil tersebut. Dalam proses ini air dan udara akan masuk melewati celah-celah batuan yang akan melunakan batuan kecil tersebut. Dalam proses pelunakan akan menciptakan sebuah tempat hidup bagi mikroba dan lumut. Hal ini dikarenakan rongga dan permukaan batuan yang terkikis oleh air dan udara akan menjadi tempat makhluk hidup untuk tumbuh. Proses dari pelunakan batuan kecil ini membutuhkan waktu yang cukup lama, akan tetapi lebih cepat dari pada proses pelapukan batuan.

Proses Tumbuhan Tanaman Perintis

Setelah melewati proses pelunakan dari struktur batuan yang lebih kecil. Tahapan selanjutnya adalah proses tumbuhnya keanekaragaman hayati tenaman perintis. Tumbuhan yang hidup disini adalah naman yang ukurannya lebih besar dari pada lumut. Tumbuhan sudah mempunyai akar yang masuk melalui celah batuan yang lunak. Hal ini disebabkan batuan yang lunak tersebut kaya akan kondisi air yang ada di dalam batuan tersendiri. Asam humus yang ada di dalam batuan akan mengalir melalui celah batuan dan akan membuat batuan tersebut menjadi lapuk sempurna. Pada proses ini biasanya sering disebut dengan pelapukan biologis.

Proses Penyuburan

Proses penyuburan adalah suatu proses dimana batuan yang telah menjadi tanah mendapatkan bahan-bahan organik dari organisme di atasnya. Tanah yang semula hanya mempunyai kandungan mineral saja, dalam proses ini akan mengalami penggemburan, yaitu proses dimana tanah akan bertambah subur seiring adanya pelapukan organik. Organisme tanah juga akan berpengaruh terhadap proses terbentuknya tanah.    

Sifat Fisik dan Kimia Tanah

Sifat fisik tanah adalah sifat yang dapat dilihat atau diamati secara langsung, seperti tekstur tanah, struktur tanah, konsistensi tanah, warna, suhu, drainase, dll.

  1. Tekstur tanah, salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan tanah dalam menyerap air.
  2. Struktur tanah, faktor yang berperan dalam mempengaruhi bentuk, ukuran, dan kepadatan tanah.
  3. Konsistensi tanah, merupakan karakteristik tanah yang akan menunjukkan gaya kohesi dan adhesi tanah pada berbagai kelembapan.
  4. Warna tanah, perbedaan warna tanah disebabkan oleh organisme tanah dan bahan organik di dalam tanah.
  5. Suhu tanah, semakin tinggi suhu tanah, maka akan semakin tinggi juga mikrobiologi dan perkecambahan yang dapat terjadi.

Sifat Kimia Tanah

Sifat kimia tanah adalah sifat yang tidak bisa diamati secara langsung, seperti struktur atau penyusun tanah: unsur hara, pH, dll.

  1. Unsur hara, merupakan unsur kimia (nutrisi) yang diperlukan tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang.
  2. pH tanah, sifat kimia yang menunjukkan derajat keasaman tanah. Normalnya pH tanah berkisar antara 6,6 – 7,5.

Organisme Penyusun Tanah

Organisme tanah ini contohnya cacing, ia berada pada lapisan tanah bagian atas di bawah permukaan tanah. Berikut ini macam-macam organisme tanah.

Dekomposer

Peranan yang satu ini sangat penting bagi ekosistem. Dekomposer atau organisme pengurai akan melakukan penguraian terhadap bahan organik yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup, misalnya jasad yang sudah mati, daun-daun dan ranting yang jatuh ke tanah. Nah, bahan-bahan itu kemudian diuraikan menjadi lebih sederhana untuk menghasilkan unsur-unsur nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium. Unsur-unsur tersebut sangat penting bagi tumbuhan, yaitu sebagai pupuk. Contoh dekomposer adalah bakteri, cacing, dan fungi.

Selain itu, ada beberapa senyawa yang dihasilkan oleh dekomposer tidak bisa langsung digunakan oleh tumbuhan. Diperlukan organisme lain seperti mikoriza atau jamur untuk menguraikannya menjadi senyawa lain agar tumbuhan bisa memanfaatkannya.

Pengurai Polutan

Organisme tanah juga berperan dalam menguraikan polutan di dalam tanah  bahwa di dalam tanah ada banyak sekali polutan seperti limbah pertanian (pestisida), limbah rumah tangga (detergen), dan limbah pabrik. Semua itu jika berlebihan akan buruk bagi tumbuhan. Misalnya sayuran yang ditanam di sekitar tempat pembuangan limbah pabrik harus diwaspadai kandungannya, sayuran yang harusnya baik bagi tubuh, justru bisa menjadi racun.

Untuk menguraikan polutan tersebut, dibutuhkan organisme tanah yang banyak juga untuk mempercepat proses penguraian limbah agar zat-zat berbahaya bisa segera diuraikan menjadi zat yang tidak berbahaya.

Pemberi Pengaruh pada Tekstur

Organisme tanah dapat mempengaruhi struktur tanah lho. Sebelumnya kita udah membahas struktur-struktur tanah yang dilihat dari teksturnya, komposisi, dll.

Membuat Tanah Gembur

struktur tanah lempung, lumpur, dan pasir. Ketiganya memiliki tingkatan partikel yang berbeda-beda.  perbedaan tersebut dikarenakan adanya bahan organik yang dihasilkan oleh organisme tanah. Lendir yang dihasilkan oleh organisme tanah akan menyatu dan membentuk gumpalan-gumpalan tanah.

Organisme tanah bisa membuat pori-pori untuk menggemburkan tanah. Kalau tanah gembur, maka tanaman juga akan tubuh dengan subur.

Manfaat Tanah Bagi Kehidupan

Setelah mengetahui pengertian tanah dan strukturnya, sekarang mari kita bahas tentang manfaatnya bagi kehidupan. Tentu ada banyak sekali manfaat yang diberikan oleh tanah, khususnya bagi kita makhluk hidup. ada lima manfaat besar tanah bagi kehidupan, yaitu: keanekaragaman hayati, produktivitas pertanian, penyedia air bersih dan pencegah banjir, mitigasi perubahan iklim, dan bisnis.

 

EVALUASI:

Setelah kalian membacamateri diatas silahkan kalian kerjakan tugas dibawah ini
 
- Gambarkan lapisan-lapisan tanah serta beri keterangannya
- Sebutkan macam-macam tekstur tanah

Dikerjakan di buku latihan dan dikumpulkan
 
 
 
KESIMPULAN
 
- Tanah adalah komponen penting dalam kelangsungan hidup di bumi, misalnya tumbuhan.
 
- Peran tanah bagi makhluk hidup yaitu : tempat hidup hewan dan bakteri; penyedia kebutuhan dan
  penunjang kesehatan manusia; penyedia dan penyaring air.  
 
-Dekomposer : Organisme tanah melakukan dekomposisi atau penguraian bahan-bahan organik yang 
  berasal dari sisa makhluk hidup. Misalnya, daun-daun yang jatuh ke tanah, ranting-ranting, dan jasad
  hewan yang telah mati menjadi materi organik yang lebih sederhana; Membantu pelapukan bantuan 
  menjadi bahan anorganik atau mineral tanah.   
 
 
REFERENSI
 
- Buku Paket IPA Kelas
 
- https://www.ruangguru.com/blog/peran-tanah-dan-organisme-tanah 

- https://wwwscribd.com/document/499437520/9-Tanah-dan-keberlangsungan-kehidupan



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar